-->

Monday, May 4, 2026

Bupati Herman Bacakan Amanat Mendikdasmen pada Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Kunci Kemajuan Bangsa


















RIAUFAKTA.ID, GALERI FOTO – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir, Jalan Akasia Tembilahan, Senin (4/5/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung Bupati Indragiri Hilir, Herman, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti Herman, serta dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, tokoh pendidikan, serta peserta didik dari berbagai jenjang.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herman membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti. Dalam pidatonya, disampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus meneguhkan semangat dalam membangun pendidikan nasional yang lebih maju dan bermartabat.

“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia, menumbuhkan fitrah serta potensi manusia agar menjadi insan yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, sehat, mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab,” ujar Bupati saat membacakan sambutan Menteri.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto. Pendidikan dinilai menjadi jalan utama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan berdaya saing.

Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan lima kebijakan strategis, di antaranya pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan karakter, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata.


Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat, mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam mendukung kemajuan pendidikan serta mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Bupati Indragiri Hilir Herman bersama Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir Katerina Susanti Herman turut melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait implementasi program wajib belajar 13 tahun yang mencakup 1 tahun pendidikan pra sekolah, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini di Kabupaten Indragiri Hilir.

Sunday, May 3, 2026

Bupati Inhil Dan Ketua PMI Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan Dalam HUT PPNI Dan Hari Perawat



















RIAUFAKTA.ID, GALERI FOTO - Momen Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke - 52 , bagi Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, adalah momen mengingat dedikasi dan perjuangan dari organisasi profesi ini dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. 

Dalam pengabdiannya, perawat tidak hanya memberi perawatan medis, tapi juga menghadirkan empati, kesabaran dan ketulusan hati.

"Kehadiran perawat yang profesional akan berdampak langsung pada kualitas kesehatan masyarakat kita. Dan kami, Pemkab Inhil, akan berupaya mendukung peningkatan kompetensi, kesejahteraan dan fasilitas kerja bagi para perawat," ujar Bupati Inhil saat hadir dalam peringatan HUT PPNI di RSUD Puri Husada, Tembilahan, Minggu (3/5) siang.  



Di Inhil, semarak HUT PPNI yang disejalankan dengan Hari Perawat Dunia ini, diisi dengan giat Donor Darah dan Sunat Mass

al, sebagai bentuk sinergi memberi layanan kesehatan bagi masyarakat. 

"Kegiatan donor darah diikuti 150 orang, berasal dari para perawat dan masyarakat umum, sedangkan khitan masal pesertanya berjumlah 65 orang," imbuh Herman.

Ketua PMI Inhil, Katerina Susanti yang turut hadir dalam perayaan tersebut, merasa bersyukur melihat kerjasama PPNI, PMI dan masyarakat, dalam upaya memenuhi kebutuhan darah di Inhil. 

"Semoga sinergi ini terus terjalin dan stok darah kita selalu tersedia dan siap digunakan bagi pasien yang butuh pertolongan. Terimakasih kepada seluruh pendonor atas keikhlasannya, percayalah, kebaikan yang Bapak/Ibu tanam hari ini, akan berbuah manis di masa mendatang," tutur Katerina Susanti. 

Lebih lanjut Ketua PMI jelaskan, selain berdampak baik menolong sesama, mendonorkan darah juga memiliki manfaat tersendiri bagi tubuh si pendonor. 

"Salahsatunya dapat mengeluarkan sel darah yang sudah tua dan merangsang pertumbuhan sel darah baru, yang berdampak positif bagi tubuh sehingga membuat kita lebih bugar dan sehat," lanjut Ketua PMI. 


Perayaan HUT PPNI dan Hari Perawat Dunia makin meriah, dengan hadirnya Bupati dan Ketua PMI dalam sesi pembagian doorprize.

Bupati Inhil Herman Dorong Konsolidasi Politik di Muscab IX PPP: Tekankan Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat















RIAUFAKTA.ID, GALERI FOTO – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menegaskan pentingnya konsolidasi partai politik dan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Indragiri Hilir, Minggu (3/5/2026), di Aula Hotel Elite Tembilahan.

Dalam sambutannya, Bupati Herman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab IX PPP sebagai momentum strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus mengevaluasi kinerja partai.

“Musyawarah cabang ini merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh, memperkuat konsolidasi internal, serta merumuskan program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tegas Herman.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh elemen, termasuk partai politik. Oleh karena itu, kolaborasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan partai politik dinilai menjadi kunci dalam mendorong kemajuan daerah.

“Pemerintah daerah sangat membutuhkan dukungan dan peran aktif dari seluruh elemen, termasuk partai politik. Sinergi dan kolaborasi harus terus diperkuat demi kemajuan Indragiri Hilir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Herman berharap pelaksanaan Muscab IX PPP dapat berjalan lancar, tertib, dan kondusif, serta menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, seluruh pihak memiliki tujuan yang sama, yakni bekerja keras dan cerdas untuk memajukan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam mewujudkan Indragiri Hilir yang hebat dan gemilang dengan pertanian terpadu menuju masyarakat sejahtera,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Herman mengajak seluruh peserta Muscab untuk menjalankan musyawarah dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan kepentingan bersama.


Acara Muscab IX PPP Kabupaten Indragiri Hilir ini turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pengurus DPW PPP Provinsi Riau, pengurus DPC PPP Inhil, KPU, Bawaslu, tokoh masyarakat, alim ulama, serta para kader dan simpatisan PPP.

Saturday, May 2, 2026

Wakil Bupati Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Kloter 11, Doa dan Harapan Mengiringi dari Tanah Inhil




















RIAUFAKTA.ID, GALERI FOTO  – Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Minggu (3/5/2026), saat Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, bersama unsur Forkopimda secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji Kloter 11 keberangkatan kedua tahun 1447 H/2026 M.

Sebanyak 173 jamaah calon haji asal Indragiri Hilir diberangkatkan menuju Tanah Suci dalam sebuah prosesi yang sarat makna spiritual. Di hadapan para jamaah, tokoh agama, serta undangan yang hadir, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mulia yang diberikan Allah SWT kepada para tamu-Nya.

Dalam sambutannya, Yuliantini menegaskan bahwa keberangkatan haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan panggilan suci yang penuh keberkahan. Ia mengingatkan bahwa kesempatan tersebut merupakan anugerah istimewa yang tidak semua orang dapatkan, sehingga harus disyukuri dan dijalani dengan penuh keikhlasan.

“Perjalanan ini adalah panggilan suci. Luruskan niat semata-mata karena Allah SWT, tinggalkan segala kepentingan duniawi, dan manfaatkan setiap waktu untuk beribadah,” ujarnya.


Lebih lanjut, Yuliantini juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan, kedisiplinan, serta mematuhi seluruh aturan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, haji yang mabrur tidak hanya tercermin dari ibadah selama di sana, tetapi juga dari perubahan sikap dan akhlak setelah kembali ke tanah air.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Semoga segala upaya yang dilakukan bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” tambahnya.


Wakil Bupati berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta keselamatan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.


keberangkatan jamaah calon haji Kloter 11 Kabupaten Indragiri Hilir pun secara resmi dilepas. Lambaian tangan keluarga yang ditinggalkan berpadu dengan doa yang mengiringi langkah para jamaah menuju Baitullah—menjadi saksi betapa perjalanan ini bukan hanya tentang jarak, tetapi tentang iman, harapan, dan pengabdian kepada Sang Pencipta.

Wakil Bupati Inhil Tinjau Kesiapan Kapal Ferry Angkutan CJH Inhil

 IMG-20260502-WA0092 














RIAUFAKTA.ID, GALERI FOTO – Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, S.Sos., M.Si., meninjau langsung kesiapan kapal pengangkut calon jamaah haji (CJH) di Pelabuhan Lasdap Tembilahan, Sabtu siang (2/5/2026).

Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan proses keberangkatan jamaah menuju embarkasi.

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan, serta Kabag Kesra Setda Inhil.

Sebanyak 173 CJH asal Kabupaten Indragiri Hilir yang tergabung dalam Kloter 11 dijadwalkan berangkat menuju embarkasi Batam pada Minggu pagi (3/5/2026). Mereka akan menggunakan kapal Ferry Dumai Line 9 bersama para pendamping.

Dalam keterangannya, Wakil Bupati Yuliantini menyampaikan bahwa hasil peninjauan menunjukkan seluruh persiapan berjalan dengan baik tanpa kendala berarti. Ia juga menegaskan bahwa akan dilakukan penyemprotan disinfektan pada kapal guna memastikan kondisi tetap steril dan aman bagi kesehatan jamaah.

“Alhamdulillah, dari hasil pengecekan tidak ditemukan kendala. Nantinya juga dilakukan penyemprotan disinfektan agar jamaah terhindar dari kuman penyakit,” ujarnya.

Ia berharap seluruh proses keberangkatan dapat berjalan aman dan lancar, serta para jamaah senantiasa diberikan kesehatan hingga tiba di tujuan dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Thursday, April 9, 2026

Bupati Inhil Pimpin Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan, Dorong Percepatan Infrastruktur 2026


















GALERI FOTO, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, memimpin Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Periode Maret Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Aula Kantor Bapperida Inhil, Kamis (09/04/2026) Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Inhil, Tantawi Jauhari, serta Asisten II Setda Inhil, Dwi Budianto.

Rapat tersebut diikuti seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta unsur terkait lainnya dalam rangka pengendalian dan percepatan pelaksanaan pembangunan daerah.

Bupati H. Herman menegaskan bahwa evaluasi realisasi fisik dan keuangan tahun 2026 difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur, dengan mendorong peningkatan dukungan anggaran dari pemerintah pusat guna memperkuat sektor pertanian serta mobilitas masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa meskipun sebagian perencanaan masih mengacu pada tahun sebelumnya, realisasi fisik dan keuangan harus tetap dipacu secara maksimal guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Evaluasi ini bukan sekadar capaian angka, tetapi bagaimana program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Saya minta seluruh OPD bergerak cepat, fokus, dan menuntaskan kegiatan yang masih tertinggal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK), dengan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap batas waktu penyerapan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“DAK memiliki tenggat waktu yang ketat. Jangan sampai ada keterlambatan. OPD pengelola harus lebih proaktif dan memastikan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu,” tambahnya.

Adapun poin-poin utama dalam evaluasi realisasi fisik dan keuangan Tahun 2026 meliputi:

Percepatan Anggaran: Mendorong optimalisasi akses dan penyerapan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi guna memperkuat pembangunan daerah.

Peningkatan Infrastruktur: Memprioritaskan pembangunan jalan dan jembatan sebagai penunjang distribusi hasil pertanian dan konektivitas wilayah.

Kepatuhan Administrasi: Menghindari penumpukan realisasi fisik dan penyerapan anggaran di akhir tahun dengan tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku.

Dampak Pembangunan: Menegaskan bahwa setiap program yang dilaksanakan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memaksimalkan anggaran agar berdampak langsung bagi masyarakat.

Rapat evaluasi ditutup dengan penyampaian langkah-langkah tindak lanjut dari masing-masing OPD, serta penegasan komitmen bersama dalam meningkatkan capaian kinerja pembangunan hingga akhir Tahun Anggaran 2026.

Tuesday, April 7, 2026

Herman Tekankan Peran FPK dan FKUB sebagai ‘Pendingin’ Konflik, Perkuat Persatuan di Inhil






















GALERI FOTO, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir, Herman, menegaskan pentingnya peran Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial dan merawat keberagaman di daerah. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pengukuhan pengurus FPK masa bakti 2026–2030 dan FKUB periode 2025–2030 yang dirangkai dengan silaturahmi bersama Forkopimda, Rabu (8/4) di Gedung Daerah Engku Kelana, Tembilahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herman hadir mengenakan kemeja batik rapi dan menyampaikan sambutan dengan penekanan kuat pada pentingnya persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indragiri Hilir.



“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar untuk menjadi jembatan dialog dan perekat persatuan di tengah masyarakat,” tegas Herman.

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir merupakan miniatur Indonesia yang dihuni oleh beragam suku, budaya, dan agama. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan anugerah yang harus dijaga dan dikelola dengan baik agar menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.

Dalam arahannya, Bupati Herman menyampaikan tiga pesan utama kepada pengurus yang baru dikukuhkan.

Pertama, FPK dan FKUB diminta menjadi “penyejuk” atau cooling system dalam masyarakat dengan berperan aktif meredam potensi konflik, serta menangkal isu-isu intoleransi dan hoaks yang dapat memecah belah persatuan.

Kedua, pentingnya sinergi dan kolaborasi antara FPK, FKUB, pemerintah daerah, serta Forkopimda. Ia menekankan bahwa hubungan harmonis antara ulama, tokoh adat, dan pemerintah merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Ketiga, Herman mengajak seluruh elemen untuk terus merawat silaturahmi dan memperkuat komunikasi. Menurutnya, berbagai persoalan akan lebih mudah diselesaikan apabila dibangun dengan semangat kekeluargaan dan keterbukaan.

“Masalah seberat apa pun akan terasa ringan jika dikomunikasikan dengan baik dalam suasana kebersamaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kata Herman, berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada penguatan pembauran kebangsaan dan moderasi beragama. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh masyarakat dapat hidup dengan aman, nyaman, serta bebas menjalankan ibadah dan aktivitas sosial.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Herman mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Indragiri Hilir yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.

Inhil Berduka, Bupati Inhil, Herman Bergerak Cepat Instruksikan Penyaluran Logistik untuk 106 Rumah Korban Kebakaran Pulau Kijang




















GALERI FOTO, TEMBILAHAN – Rasa prihatin mendalam disampaikan Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, menyusul musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Bom, Kecamatan Reteh, pada rabu (8/4/2026). Sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah, Bupati langsung menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menerjunkan bantuan logistik darurat bagi para korban.

Data terbaru mencatat dampak kerusakan yang cukup masif, dengan total 106 rumah terdampak yang terdiri dari:

79 Unit Rumah Hangus Terbakar (Rata dengan tanah)

9 Unit Rumah Rusak Berat

19 Unit Rumah Rusak Ringan 

Menanggapi skala bencana tersebut, Bupati Herman memerintahkan pendistribusian paket bantuan pangan segera agar kebutuhan dasar warga yang kehilangan tempat tinggal tetap terpenuhi. BPBD Inhil telah menyalurkan 106 paket bantuan yang dialokasikan untuk setiap kepala keluarga terdampak, dengan rincian per paket sebagai berikut:

1. Beras 5 kg

2. Gula 1 Kg

3. Ikan Kaleng 1 Kaleng

4. Mie Instan 1 Kardus

5. Minyak Goreng 1 Liter

6. Susu Kaleg 1 Kaleng

7 . Teh Celup

Bupati Herman menegaskan bahwa bantuan tahap awal ini hanyalah langkah pembuka. Saat ini, beliau tengah memimpin langsung koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Baznas Kabupaten Inhil, serta melakukan komunikasi intensif dengan Dinsos Provinsi Riau dan Baznas Provinsi Riau.

"Kami merasakan duka yang dialami saudara-saudara kita di Pulau Kijang. Saat ini fokus utama adalah memastikan warga tidak kekurangan bahan makanan, Saya sedang berkoordinasi dengan pihak Provinsi agar bantuan yang mengalir ke Pulau Kijang bisa lebih maksimal dan komprehensif," ujar Bupati Herman.

Mengingat besarnya kerugian materiil yang diderita masyarakat, Bupati juga mengetuk pintu hati para pelaku usaha dan seluruh lapisan masyarakat Indragiri Hilir untuk bahu-membahu mengulurkan tangan.

"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Saya sangat mengharapkan kepedulian dari pihak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Inhil serta kedermawanan seluruh masyarakat untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Pulau Kijang. Solidaritas kita adalah kekuatan bagi mereka untuk bangkit kembali," pungkasnya.

Monday, April 6, 2026

Menjaga Bahasa Ibu, Bupati Inhil Dorong Kelestarian Bahasa Melayu Sebagai Warisan Budaya


















GALERI FOTO, TEMBILAHAN - Berdasarkan data Badan Bahasa, Indonesia mengalami penurunan jumlah bahasa daerah setiap tahun akibat minimnya penerus. Karena itu, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, menyatakan komitmen Pemerintah Daerah untuk menjaga kelestarian Bahasa Melayu Riau agar tak terkikis zaman. 

Antisipasi penurunan tersebut, pemerintah daerah bersama Balai Bahasa Provinsi Riau menggelar Bimbingan Teknis Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) Tahun 2026. 

Bimtek ini diharap Bupati menjadi langkah pertumbuhan pemahaman serta keterampilan dalam mengajarkan Bahasa Melayu secara menarik, inovatif dan kontekstual kepada peserta didik. 

“Kami meyakini bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap bahasa daerah sejak dini. Dengan demikian, keterlibatan Kepala Sekolah dan Guru sangat penting, bukan hanya sebagai peserta Bimtek, melainkan Agen Perubahan di lingkungan masing-masing untuk melestarikan Bahasa Melayu sebagai identitas daerah kita,” harap Bupati Inhil Herman, saat membuka resmi Bimtek Guru Utama RBD yang berlangsung Selasa (7/4) pagi di Hotel Inhil Pratama Tembilahan.

Bupati menyadari, sebagai jati diri bangsa, bahasa mencerminkan nilai, adat istiadat dan cara pandang hidup masyarakat melayu. Pelestariannya berarti menjaga warisan untuk generasi bangsa, agar tak kehilangan akar budaya di tengah arus globalisasi.

“Bahasa Melayu juga menjadi fondasi pembentuk karakter generasi muda. Melalui Bahasa Melayu, nilai-nilai sopan santun, etika dan norma sosial diajarkan secara alami dalam menciptakan insan berbudaya dan berakhlak mulia,” lanjut Bupati Inhil.

Pentingnya menjaga kelestarian bahasa daerah juga disampaikan Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Umi Kulsum, ia mengungkapkan fakta bahwa kepunahan bahasa daerah di Indonesia semakin kritis.

“Dari 700 bahasa, 11 di antaranya sudah punah, terutama di Papua dan Maluku. Penyebab utamanya adalah kurangnya pewarisan bahasa ke generasi muda, dominasi asing, dan anggapan bahwa bahasa daerah ketinggalan zaman,” tutur Umi Kulsum. 

Oleh sebab itu, Balai Bahasa Provinsi Riau menggalakkan Bimtek RBD dengan menghadirkan narasumber sejumlah Maestro Budaya dan Bahasa, dengan harapan peserta dapat menguasai tentang Penulisan Aksara Arab Melayu, Mendongeng, Pidato, Tembang Tradisi, Membuat Cerpen, serta Membuat dan Membaca Puisi.

© Copyright 2019 Riaufakta.id | All Right Reserved