-->

Hukrim


Sosial

Pemerintahan

Imigrasi

Terbaru

Thursday, April 9, 2026

Bupati Inhil Pimpin Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan, Dorong Percepatan Infrastruktur 2026


















GALERI FOTO, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, memimpin Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Periode Maret Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Aula Kantor Bapperida Inhil, Kamis (09/04/2026) Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Inhil, Tantawi Jauhari, serta Asisten II Setda Inhil, Dwi Budianto.

Rapat tersebut diikuti seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta unsur terkait lainnya dalam rangka pengendalian dan percepatan pelaksanaan pembangunan daerah.

Bupati H. Herman menegaskan bahwa evaluasi realisasi fisik dan keuangan tahun 2026 difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur, dengan mendorong peningkatan dukungan anggaran dari pemerintah pusat guna memperkuat sektor pertanian serta mobilitas masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa meskipun sebagian perencanaan masih mengacu pada tahun sebelumnya, realisasi fisik dan keuangan harus tetap dipacu secara maksimal guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Evaluasi ini bukan sekadar capaian angka, tetapi bagaimana program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Saya minta seluruh OPD bergerak cepat, fokus, dan menuntaskan kegiatan yang masih tertinggal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK), dengan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap batas waktu penyerapan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“DAK memiliki tenggat waktu yang ketat. Jangan sampai ada keterlambatan. OPD pengelola harus lebih proaktif dan memastikan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu,” tambahnya.

Adapun poin-poin utama dalam evaluasi realisasi fisik dan keuangan Tahun 2026 meliputi:

Percepatan Anggaran: Mendorong optimalisasi akses dan penyerapan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi guna memperkuat pembangunan daerah.

Peningkatan Infrastruktur: Memprioritaskan pembangunan jalan dan jembatan sebagai penunjang distribusi hasil pertanian dan konektivitas wilayah.

Kepatuhan Administrasi: Menghindari penumpukan realisasi fisik dan penyerapan anggaran di akhir tahun dengan tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku.

Dampak Pembangunan: Menegaskan bahwa setiap program yang dilaksanakan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memaksimalkan anggaran agar berdampak langsung bagi masyarakat.

Rapat evaluasi ditutup dengan penyampaian langkah-langkah tindak lanjut dari masing-masing OPD, serta penegasan komitmen bersama dalam meningkatkan capaian kinerja pembangunan hingga akhir Tahun Anggaran 2026.

Wednesday, April 8, 2026

Kepala Badan Kesbangpol Zailani Taja Pengukuhan Pengurus FPK dan FKUB 2025-2030 dan Silahturahmi Bersama Forkopimda Inhil



















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Indragiri Hilir, Zailani Taja Pengukuhan Pengurus FPK dan FKUB 2025-2030 dan Silahturahmi Bersama Forkopimda Kabupaten Indragiri hilir, (8/4/26) di Gedung Daerah Engku Kelana, Tembilahan.

Bupati Indragiri Hilir, Herman, menegaskan pentingnya peran Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial dan merawat keberagaman di daerah. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pengukuhan pengurus FPK masa bakti 2026–2030 dan FKUB periode 2025–2030 yang dirangkai dengan silaturahmi bersama Forkopimda, Rabu (8/4) di Gedung Daerah Engku Kelana, Tembilahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herman hadir mengenakan kemeja batik rapi dan menyampaikan sambutan dengan penekanan kuat pada pentingnya persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indragiri Hilir.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar untuk menjadi jembatan dialog dan perekat persatuan di tengah masyarakat,” tegas Herman.

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir merupakan miniatur Indonesia yang dihuni oleh beragam suku, budaya, dan agama. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan anugerah yang harus dijaga dan dikelola dengan baik agar menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.

Dalam arahannya, Bupati Herman menyampaikan tiga pesan utama kepada pengurus yang baru dikukuhkan.

Pertama, FPK dan FKUB diminta menjadi “penyejuk” atau cooling system dalam masyarakat dengan berperan aktif meredam potensi konflik, serta menangkal isu-isu intoleransi dan hoaks yang dapat memecah belah persatuan.

Kedua, pentingnya sinergi dan kolaborasi antara FPK, FKUB, pemerintah daerah, serta Forkopimda. Ia menekankan bahwa hubungan harmonis antara ulama, tokoh adat, dan pemerintah merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Ketiga, Herman mengajak seluruh elemen untuk terus merawat silaturahmi dan memperkuat komunikasi. Menurutnya, berbagai persoalan akan lebih mudah diselesaikan apabila dibangun dengan semangat kekeluargaan dan keterbukaan.

“Masalah seberat apa pun akan terasa ringan jika dikomunikasikan dengan baik dalam suasana kebersamaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kata Herman, berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada penguatan pembauran kebangsaan dan moderasi beragama. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh masyarakat dapat hidup dengan aman, nyaman, serta bebas menjalankan ibadah dan aktivitas sosial.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Herman mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Indragiri Hilir yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.

Kodim 0314 Inhil Bersama Bupati Inhil Meninjau Lokasi Pembangunan Yon TP 953/Harimau Rawa


















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Komandan Kodim (Dandim) 0314/Indragiri Hilir (Inhil), Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., bersama Bupati Inhil dan perwakilan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI meninjau lokasi pembangunan Yon TP 953/Harimau Rawa, yang berada di Kelurahan Harapan Tani, Kecamatan Kempas, Rabu (8/4/26).

Kegiatan peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan serta progres awal pembangunan satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 953/Harimau Rawa agar berjalan optimal sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Kemhan RI I Gusti Ayu Nyoman, S.T., M.T. (Kataloger Ahli Madya Puskod Baloghan Kemhan), serta sejumlah pejabat dari jajaran TNI AD, di antaranya Srendam XIX Letkol Inf Yulianri Napitupulu (Pabandyaprog Srendam), Sertu Wabil Hadi (Ba Ops Srendam), Slogdam XIX Mayor Czi Monang (Pabanda Faskon Slogdam), Zidam XIX Kapten Czi Kasora (Kasirenkon Zidam), dan Topdam XIX Serda Sembiring.

Selain itu, hadir pula para perwira Kodim 0314/Inhil, Penjabat (Pj) Camat Kempas, Lurah Harapan Tani, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung kondisi lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan Yon TP 953/Harimau Rawa.

Selain itu, juga dilaksanakan penyerahan surat hibah lahan dari pemilik kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan satuan tersebut.

"Dengan adanya peninjauan ini, diharapkan seluruh tahapan pembangunan Yon TP 953/Harimau Rawa dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat strategis bagi pertahanan wilayah serta pembangunan daerah di Kabupaten Indragiri Hilir," ujarnya

Pasar Bom Pulau Kijang di Jalan Pahlawan Hangus Terbakar Si Jago Merah


















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Kebakaran hebat terjadi di kawasan Pasar Bom, Pulau Kijang, pada Pukul 11.10 wib, Rabu (8/4/26).

Kejadian kebakaran Jalan Pahlawan Pasar Bom RT 01 dan 02 RW 04 kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Jalan tengah RT 01 dan 02 RW 0 4 kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, dan Jalan.Tepi laut RT 01 dan 02 RW 04 kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, sekitar 80 unit rumah masyarakat terbakar .

Api yang berkobar besar disertai asap pekat terlihat membumbung tinggi dan dapat disaksikan dari jarak cukup jauh oleh warga sekitar.

Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian masyarakat. Sejumlah warga tampak memadati lokasi kejadian, baik untuk menyaksikan maupun berupaya membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api serta tebalnya asap menjadi kendala utama dalam upaya penanganan awal.

Pukul 14.00 wib api berhasil di padamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan oleh Damkar Inhil dan Balakar Reteh dibantu warga dan Pukul 16.00 wib masih dilakukan pendinginan.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Begitu pula dengan jumlah kerugian yang ditimbulkan, yang masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan, sekaligus memberikan ruang bagi petugas dalam menjalankan tugasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Diharapkan api dapat segera dipadamkan dan situasi kembali terkendali.

KKSS Inhil Hibahkan Lahan untuk Pembangunan Batalyon Infanteri Yonif TP














RIAUFAKTA.ID, KEMPAS - Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Indragiri Hilir menghibahkan lahan seluas 75 hektare untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 953/Harimau Rawa TNI Angkatan Darat di Riau.

Lahan tersebut diserahkan oleh Ketua BPD KKSS Inhil, H. M. Haris, dalam seremoni di Kelurahan Harapan Tani Kecamatan Kempas. Acara dihadiri perwakilan Kementerian Pertahanan, Bupati Inhil Herman, serta jajaran TNI dan pengurus KKSS.

Haris menegaskan hibah itu bukan semata atas nama pribadi, melainkan juga atas nama organisasi. “Ini kontribusi kami, baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari organisasi KKSS,” ujarnya.

Penggunaan lahan untuk fasilitas militer—seperti markas, pos keamanan, dan sarana latihan—dapat dikategorikan sebagai kemaslahatan publik. 

Kehadiran satuan TNI dinilai berkaitan langsung dengan aspek keamanan masyarakat, yang dalam konteks tertentu masuk dalam kepentingan umum.

Karena itu, hibah tersebut dapat dimaknai sebagai sedekah jariyah—amal yang pahalanya terus mengalir selama manfaatnya dirasakan. 

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan, amal yang tidak terputus setelah seseorang wafat salah satunya adalah sedekah jariyah.

Menariknya, hibah ini tidak sepenuhnya bersifat personal. 

Pernyataan Haris yang menyebut keterlibatan organisasi membuka tafsir bahwa kontribusi tersebut merupakan amaliyah kolektif. Artinya, nilai kebaikan dari hibah itu berpotensi tidak hanya dinisbatkan kepada individu, tetapi juga kepada komunitas yang terlibat di dalamnya.

Meski demikian, di luar dimensi religius, pembangunan satuan teritorial baru tetap menyisakan sejumlah pertanyaan. 

Pemerintah dan Kementerian Pertahanan belum memaparkan secara rinci urgensi strategis pembentukan batalyon di wilayah tersebut, termasuk kajian dampak sosial, lingkungan, dan tata ruang.

Klaim bahwa kehadiran Yonif akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan keamanan daerah juga masih membutuhkan pembuktian melalui perencanaan yang transparan dan partisipatif.

Di satu sisi, hibah ini dipandang sebagai kontribusi besar bagi negara dan masyarakat. 

Di sisi lain, implementasinya akan menjadi ujian apakah proyek pertahanan dapat berjalan selaras dengan kepentingan publik yang lebih luas—baik secara sosial, ekologis, maupun tata kelola.

Tuesday, April 7, 2026

Herman Tekankan Peran FPK dan FKUB sebagai ‘Pendingin’ Konflik, Perkuat Persatuan di Inhil






















GALERI FOTO, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir, Herman, menegaskan pentingnya peran Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial dan merawat keberagaman di daerah. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pengukuhan pengurus FPK masa bakti 2026–2030 dan FKUB periode 2025–2030 yang dirangkai dengan silaturahmi bersama Forkopimda, Rabu (8/4) di Gedung Daerah Engku Kelana, Tembilahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herman hadir mengenakan kemeja batik rapi dan menyampaikan sambutan dengan penekanan kuat pada pentingnya persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indragiri Hilir.



“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar untuk menjadi jembatan dialog dan perekat persatuan di tengah masyarakat,” tegas Herman.

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir merupakan miniatur Indonesia yang dihuni oleh beragam suku, budaya, dan agama. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan anugerah yang harus dijaga dan dikelola dengan baik agar menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.

Dalam arahannya, Bupati Herman menyampaikan tiga pesan utama kepada pengurus yang baru dikukuhkan.

Pertama, FPK dan FKUB diminta menjadi “penyejuk” atau cooling system dalam masyarakat dengan berperan aktif meredam potensi konflik, serta menangkal isu-isu intoleransi dan hoaks yang dapat memecah belah persatuan.

Kedua, pentingnya sinergi dan kolaborasi antara FPK, FKUB, pemerintah daerah, serta Forkopimda. Ia menekankan bahwa hubungan harmonis antara ulama, tokoh adat, dan pemerintah merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Ketiga, Herman mengajak seluruh elemen untuk terus merawat silaturahmi dan memperkuat komunikasi. Menurutnya, berbagai persoalan akan lebih mudah diselesaikan apabila dibangun dengan semangat kekeluargaan dan keterbukaan.

“Masalah seberat apa pun akan terasa ringan jika dikomunikasikan dengan baik dalam suasana kebersamaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kata Herman, berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada penguatan pembauran kebangsaan dan moderasi beragama. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh masyarakat dapat hidup dengan aman, nyaman, serta bebas menjalankan ibadah dan aktivitas sosial.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Herman mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Indragiri Hilir yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.

Inhil Berduka, Bupati Inhil, Herman Bergerak Cepat Instruksikan Penyaluran Logistik untuk 106 Rumah Korban Kebakaran Pulau Kijang




















GALERI FOTO, TEMBILAHAN – Rasa prihatin mendalam disampaikan Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, menyusul musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Bom, Kecamatan Reteh, pada rabu (8/4/2026). Sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah, Bupati langsung menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menerjunkan bantuan logistik darurat bagi para korban.

Data terbaru mencatat dampak kerusakan yang cukup masif, dengan total 106 rumah terdampak yang terdiri dari:

79 Unit Rumah Hangus Terbakar (Rata dengan tanah)

9 Unit Rumah Rusak Berat

19 Unit Rumah Rusak Ringan 

Menanggapi skala bencana tersebut, Bupati Herman memerintahkan pendistribusian paket bantuan pangan segera agar kebutuhan dasar warga yang kehilangan tempat tinggal tetap terpenuhi. BPBD Inhil telah menyalurkan 106 paket bantuan yang dialokasikan untuk setiap kepala keluarga terdampak, dengan rincian per paket sebagai berikut:

1. Beras 5 kg

2. Gula 1 Kg

3. Ikan Kaleng 1 Kaleng

4. Mie Instan 1 Kardus

5. Minyak Goreng 1 Liter

6. Susu Kaleg 1 Kaleng

7 . Teh Celup

Bupati Herman menegaskan bahwa bantuan tahap awal ini hanyalah langkah pembuka. Saat ini, beliau tengah memimpin langsung koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Baznas Kabupaten Inhil, serta melakukan komunikasi intensif dengan Dinsos Provinsi Riau dan Baznas Provinsi Riau.

"Kami merasakan duka yang dialami saudara-saudara kita di Pulau Kijang. Saat ini fokus utama adalah memastikan warga tidak kekurangan bahan makanan, Saya sedang berkoordinasi dengan pihak Provinsi agar bantuan yang mengalir ke Pulau Kijang bisa lebih maksimal dan komprehensif," ujar Bupati Herman.

Mengingat besarnya kerugian materiil yang diderita masyarakat, Bupati juga mengetuk pintu hati para pelaku usaha dan seluruh lapisan masyarakat Indragiri Hilir untuk bahu-membahu mengulurkan tangan.

"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Saya sangat mengharapkan kepedulian dari pihak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Inhil serta kedermawanan seluruh masyarakat untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Pulau Kijang. Solidaritas kita adalah kekuatan bagi mereka untuk bangkit kembali," pungkasnya.

Peristiwa

International

Galeri Foto

Kesbangpol

Kodim 0314 Inhil

Advertorial

Berita

Riau

© Copyright 2019 Riaufakta.id | All Right Reserved