-->

Friday, October 30, 2026

RTLH TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil di Kuala Lemang Masuki Tahap Finishing, Dapur hingga Pengecatan Rumah Dikebut


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0314/Inhil terus menunjukkan progres yang signifikan di lapangan. Memasuki hari ke-penghujung Oktober, pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik salah satu warga Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, atas nama Amrah Deni, kini telah memasuki tahap pembuatan dapur, pengecatan, serta pengerjaan teras, Sabtu (31/10/26).

Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil bersama dengan masyarakat setempat tampak bahu-membahu mempercepat penyelesaian sejumlah titik krusial pada bangunan tersebut. Kehadiran para prajurit TNI di tengah-tengah warga terlihat begitu kompak dalam merampungkan detail-detail akhir dari hunian yang selama ini dinanti-nantikan oleh keluarga Amrah Deni.

Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil melalui Pasiter Kapten Arh Sumaryono menyampaikan bahwa pengerjaan RTLH ini sudah berada pada fase finishing atau penyelesaian akhir. Setelah struktur utama, dinding, dan atap rampung pada pekan sebelumnya, kini fokus pengerjaan diarahkan pada sektor fungsional rumah seperti penyempurnaan ruang dapur, pengecatan dinding agar tampak bersih dan asri, serta penataan teras depan rumah.

”Saat ini progres pembangunan RTLH milik Bapak Amrah Deni terus dikebut. Anggota Satgas bersama warga fokus pada pembuatan dapur, pengecatan tembok, dan perapian teras agar rumah tidak hanya layak huni dan kokoh, tetapi juga sehat dan nyaman untuk ditempati,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik rumah, Amrah Deni, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukur atas progres rumahnya yang kini hampir rampung. Dirinya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada jajaran Kodim 0314/Inhil dan seluruh pihak yang terlibat dalam program TMMD ke-130 ini.

”Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Kodim 0314/Inhil serta warga yang telah membantu membangun rumah kami. Pengerjaannya sekarang sudah sampai tahap pengecatan dan pembuatan dapur, bentuk perhatian ini sangat berarti bagi masa depan keluarga kami,” ungkap Amrah Deni dengan penuh rasa syukur.

Melalui percepatan pembangunan RTLH ini, diharapkan seluruh sasaran fisik TMMD ke-130 di Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, dapat selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik, sehingga dapat segera diserahterimakan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Pembangunan MCK dan Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil di Desa Kuala Lemang Masuki Tahap Finishing


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Memasuki penghujung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130, Satuan Tugas (Satgas) Kodim 0314/Inhil terus mengebut pengerjaan sasaran fisik. Kali ini, progres pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan sumur bor di Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, telah memasuki tahap finishing penting, Sabtu (31/10/2026).

Pekerjaan yang saat ini tengah difokuskan meliputi pengecatan dinding, pemasangan keramik, pelamir (lamir), serta pemasangan sistem penyaringan khusus untuk menghilangkan bau pada air sumur bor agar layak dan aman digunakan oleh masyarakat sekitar.

Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil melalui Pasiter Kapten Arh Sumaryono menyampaikan bahwa pengerjaan fasilitas sanitasi dan air bersih ini sudah menunjukkan progres yang sangat signifikan.

”Saat ini personel Satgas bersama warga sedang merampungkan tahap akhir pembangunan MCK dan sumur bor. Mulai dari pengecatan, pemasangan keramik, pelamir, hingga penanganan kualitas air sumur bor agar bebas dari bau dan siap dikonsumsi maupun dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Kehadiran fasilitas MCK dan sumur bor ini menjadi salah satu sasaran fisik unggulan yang sangat dinantikan oleh warga Desa Kuala Lemang. Selama ini, akses terhadap sanitasi yang layak dan sumber air bersih di beberapa titik kerap menjadi kendala bagi warga setempat.

Dengan dilakukannya penanganan khusus penjernihan air sumur bor, diharapkan fasilitas umum ini dapat berfungsi secara optimal dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa Kuala Lemang.

Pengerjaan tahap akhir ini ditargetkan selesai tepat waktu sebelum penutupan resmi TMMD ke-130, sehingga dapat segera diserahterimakan dan langsung dimanfaatkan oleh warga untuk mendukung pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Thursday, October 29, 2026

​Gandeng BPBD Inhil, Satgas TMMD Kodim 0314/Inhil Genjot Edukasi Pencegahan Karhutla bagi Warga Keritang

 


RIAUFAKTA.ID, KERITANG - Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 0314/Inhil terus mengoptimalkan kegiatan non-fisik melalui penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat. Pada hari Jumat, 30 Oktober 2026, Kodim 0314/Inhil menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai bahaya dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kepada warga Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang.

Penyuluhan yang dipusatkan di balai desa setempat ini menghadirkan perwakilan BPBD Inhil, Bapak Kusno, sebagai pemateri utama. Kegiatan ini dihadiri oleh personel Satgas TMMD, perangkat desa, serta puluhan warga Desa Kuala Lemang yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.

Dalam pemaparannya, Bapak Kusno menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengantisipasi ancaman Karhutla, mengingat wilayah Kabupaten Inhil memiliki karakteristik lahan yang rentan terbakar saat musim kemarau.

"Pencegahan Karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau aparat keamanan saja. Kesadaran kolektif dari masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar adalah kunci utamanya," ujar Kusno di hadapan warga.

Selain memberikan edukasi mengenai larangan membakar hutan dan lahan beserta sanksi hukumnya, narasumber juga memaparkan langkah-langkah deteksi dini, teknik pemadaman awal secara mandiri menggunakan peralatan sederhana, serta pentingnya pelaporan cepat kepada aparat setempat jika ditemukan titik api.

Sementara itu, Komandan Kodim 0314/Inhil di Wakili Pasiter Kapten Arh Sumaryono menyampaikan bahwa sasaran non-fisik seperti penyuluhan Karhutla ini merupakan bagian penting dari sinergi lintas sektoral. Tujuannya tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana lingkungan di wilayah pedesaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman warga Desa Kuala Lemang semakin meningkat, sehingga tercipta kewaspadaan bersama guna mewujudkan wilayah Kabupaten Indragiri Hilir yang aman, tangguh, dan bebas dari bencana kabut asap.


Kerja Nyata Tanpa Banyak Kata! Satgas TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil Lanjutkan Pembangunan RTLH di Kuala Lemang



RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0314/Inhil terus menunjukkan perkembangan. Pada Jumat (30/10/26), 

Pengerjaan RTLH di Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, telah memasuki tahap pengerjaan bagian dapur dan teras.

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian pembangunan rumah agar dapat memberikan kenyamanan dan kelayakan hunian bagi penerima manfaat. Personel Satgas TMMD terus melaksanakan pekerjaan secara bertahap dengan mengutamakan kualitas dan ketepatan pengerjaan di lapangan.

Pengerjaan bagian dapur dan teras tidak hanya melengkapi bangunan secara fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan hunian yang lebih fungsional untuk menunjang kebutuhan dan aktivitas sehari-hari keluarga penerima bantuan.

Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil terus menunjukkan komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas tempat tinggal yang lebih layak.

Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Setiap tahapan pembangunan yang dikerjakan merupakan bagian dari pengabdian untuk menghadirkan perubahan positif serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah pedesaan.

Dengan terus berlanjutnya pengerjaan RTLH tersebut, diharapkan pembangunan dapat segera rampung sehingga rumah yang dibangun mampu menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman, aman, dan layak bagi keluarga penerima manfaat.

Bupati Inhil Resmikan Layanan Cath Lab dan Buka Proctorship Radiovaskuler di RSUD Puri Husada


 

RIAUAKTA.ID, GALERI OTO – Bupati Indragiri Hilir, Herman,secara resmi meresmikan pelayanan Catheterization Laboratory (Cath Lab) sekaligus membuka pelaksanaan proctorship radiovaskuler di UPTD RSUD Puri Husada Tembilahan, Jumat (30/10/2026).

Acara yang berlangsung di aula RSUD Tembilahan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, serta perwakilan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yakni Tri Hartono Rianto,(mewakili Kementerian Kesehatan dan Direktur Keuangan RS Harapan Kita Jakarta).

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang diwakili oleh Zulkifli, Direktur RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau yang diwakili oleh dr. Dyah Siswanti Estiningah, serta Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Inhil. Kegiatan ini juga diikuti oleh tim pengampu jejaring dari RS Harapan Kita (di antaranya dr. Doni Firman,  Nanang Raharja, Tini Suminarti, Ahmad Ari Yansyah,dan Abdul Azis jajaran direksi beserta tenaga kesehatan RSUD Puri Husada Tembilahan, para dokter spesialis, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Herman menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam kepada Presiden Republik Indonesia serta Menteri Kesehatan RI atas perhatian besar dan dukungan nyata terhadap pengembangan layanan kesehatan di daerah.

"Kehadiran alat Cath Lab melalui program SIHREN Kementerian Kesehatan ini bukan sekadar bantuan peralatan medis, melainkan sebuah investasi penting bagi keselamatan masyarakat dan penguatan sistem rujukan di daerah," ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah membutuhkan pelayanan yang cepat, tepat, serta didukung teknologi modern dan tenaga kesehatan yang kompeten.

"Dengan hadirnya fasilitas Cath Lab ini, masyarakat Indragiri Hilir kini bisa mendapatkan layanan diagnostik dan tindakan intervensi jantung lebih dekat tanpa harus dirujuk ke luar daerah. Hal ini tentu menghemat waktu penanganan serta meminimalkan beban biaya perjalanan keluarga pasien," tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar fasilitas canggih tersebut dikelola secara profesional, aman, berkelanjutan, dan selalu berorientasi pada keselamatan pasien.

"Saya berharap seluruh tenaga medis yang bertugas dapat terus menjunjung tinggi profesionalisme, etika profesi, serta memberikan pelayanan terbaik dengan rasa kepedulian dan sepenuh hati," tuturnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan dan pernyataan resmi pembukaan pelayanan Cath Lab oleh Bupati Inhil, kemudian ditutup dengan peninjauan langsung fasilitas kesehatan serta melihat pelaksanaan tindakan medis di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Transformasi Nyata di Ujung Pelosok: Asa Baru Warga Kuala Lemang Lewat Sentuhan TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil



RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0314/Indragiri Hilir (Inhil) terus menunjukkan progres yang signifikan dan menggembirakan di lapangan. Fokus pembangunan fisik, khususnya rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit di Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, kini telah memasuki tahap krusial, yakni pemasangan dinding, pengecetan, hingga pembuatan teras rumah, Kamis (29/10/2026).

Kehadiran program TMMD ini disambut penuh suka cita oleh warga setempat, salah satunya adalah Arfan, seorang warga penerima manfaat pembangunan RTLH. Rumah yang dulunya memprihatinkan kini perlahan bertransformasi menjadi hunian yang kokoh, sehat, dan layak huni berkat kerja keras sinergis antara satuan tugas (Satgas) TMMD Kodim 0314/Inhil dan masyarakat.

Di lokasi kegiatan, para prajurit TNI bersama warga tampak bahu-membahu merampungkan detail-detail bangunan. Mulai dari merapikan dinding, melapisinya dengan cat dinding agar tampak asri, hingga mencor bagian teras depan rumah agar pemilik merasa lebih nyaman saat beristirahat.

Arfan, dengan mata berkaca-kaca, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas uluran tangan dan kepedulian jajaran Kodim 0314/Inhil melalui program TMMD ini.

”Kami sekeluarga tidak menyangka rumah kami bisa menjadi sebagus dan senyaman ini. Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI Kodim 0314/Inhil dan semua pihak yang sudah bekerja keras membangun tempat tinggal kami. Ini mimpi yang menjadi kenyataan,” ungkap Arfan penuh haru.

Sementara itu, pihak Satgas TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil optimis bahwa seluruh target sasaran fisik, termasuk kelima unit RTLH di Desa Kuala Lemang ini, dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas pengerjaan yang maksimal. Semangat gotong royong yang terus berkobar setiap harinya menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat di Kabupaten Indragiri Hilir tetap kokoh dalam membangun kesejahteraan di tingkat desa.

Wednesday, October 28, 2026

Bupati Inhil jadi Narasumber Forum Rehabilitasi Mangrove, Harapkan Ekosistem Pulih, Ekonomi Masyarakat Pesisir Meningkat


RIAUFAKTA.ID, GALERI FOTO - Lebih dari 130.000 hektare (ha) luas hutan mangrove terbentang di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), bukan hanya sebagai benteng alami pesisir, kawasan ini juga jadi penjaga kebun kelapa dan tempat berkembangnya biota laut, yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Upaya menjaganya tetap lestari, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, hadir sebagai narasumber dari Forum Komunikasi Daerah Rehabilitasi Mangrove dan Keberlanjutan Provinsi Riau, sebuah ruang diskusi menyusun langkah-langkah menjaga alam dan kesejahteraan masyarakat pesisir. 

Selain Bupati Inhil sebagai narasumber, hadir sebagai Keynote Speaker, Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi sekaligus Ketua Tim Pelaksana Kelompok Kerja Mangrove Daerah, dan rasumber lainnya yakni, plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, Koordinator Pusat Unggulan Iptek Gambut dan Kebencanaan Universitas Riau, Eng. Sigit Sutikno dan Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) Riau, Muhammad Arif Fachrurozi.

Bupati Inhil Herman tuturkan, sebagian wilayah hutan mangrove mengalami kerusakan, disebabkan penebangan liar hingga kikisan ombak yang merusak garis pantai.  Akibatnya kebun kelapa ikut rusak, ekonomi masyarakat terpukul. 

“Sedih rasanya, ketika melihat kelapa yang biasa menjulang kini tinggal batangnya saja. Alhamdulillah ada bantuan dari Kementerian Kehutanan dan Balai Wilayah Sungai berupa tanggul pemecah gelombang. Jadi, ketika air masuk ia meninggalkan lumpur dan material lain hingga menumpuk jadi daratan baru, di sinilah akan ditanam kembali pohon mangrove,” Bupati Inhil menjelaskan dalam Forum yang berlangsung Kamis (29/10) pagi di Hotel Prime Park, Pekanbaru. 

Dukungan juga didapat melalui M4CR, proyek nasional yang digagas Kementerian Kehutanan, bertujuan merehabilitasi ekosistem mangrove yang terdegradasi, memperkuat ketahanan wilayah pesisir dari bencana, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita libatkan kelompok  masyarakat dalam penanaman bibit mangrove, pembersihan, serta pemeliharaan tanaman dengan sistem upah harian. Ada juga pembinaan, pelatihan dan pendampingan dalam budidaya ramah lingkungan seperti budidaya udang, kepiting dan usaha alternatif pesisir lainnya, mereka juga diberi jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap PPIU M4CR Riau, Muhammad Arif Fachrurozi.

Kebermanfaatan Proyek ini diharapkan Bupati Inhil terus berlanjut demi memperbaiki kawasan yang rusak dan memperluas areal hutan mangrove. 

Harapan senada juga disampaikan plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, M. Job Kurniawan. M4CR dinilainya telah melakukan langkah perbaikan yang sesuai budaya dan geografis kabupaten masing-masing. 

“Jika hutan mangrove baik di atasnya, maka baik pula kehidupan di bawah lautnya, mari kita jaga mangrove yang telah ditanam dan jangan ada lagi yang melakukan penebangan hanya demi uang,” pesan plt. DLHK Riau.

Berdiskusi dengan lintas sektor, Bupati Herman harapkan, menguatnya kolaborasi dalam mendukung rehabilitasi mangrove dan meningkatnya ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Inhil yang memiliki kawasan mangrove terluas di Riau.

© Copyright 2019 Riaufakta.id | All Right Reserved