-->

Saturday, October 24, 2026

HUT Ke - 59 Tahun Sambu Group, Karyawan PT RSUP Gelar kegiatan Sumbangan Sosial di Panti Bhakti Lansia


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Sambu Group, karyawan PT Riau Sakti United Plantations (RSUP), Divisi Perkebunan Pulau Burung, menggelar kegiatan sumbangan sosial di Panti Bhakti Lansia, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial keluarga besar perusahaan terhadap masyarakat, khususnya para lansia yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Aksi sosial tersebut juga sejalan dengan semangat HUT ke-59 Sambu Group yang mengusung tema “Tangguh Beradaptasi, Tumbuh Bersama untuk Bangsa.”

Manager PT Riau Sakti United Plantations Divisi Perkebunan Pulau Burung, Amiruddin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kepedulian sosial dalam menyambut hari jadi perusahaan yang diperingati setiap 5 Desember.

Menurutnya, kegiatan berbagi bukan semata-mata berasal dari manajemen perusahaan, melainkan juga tumbuh dari inisiatif dan kepedulian seluruh keluarga besar karyawan.

“Peringatan hari jadi perusahaan selalu menjadi momentum bagi kami untuk berbagi dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama seluruh keluarga besar karyawan, sekaligus ungkapan rasa syukur atas perjalanan perusahaan hingga saat ini,” ujar Amiruddin.

Ia menjelaskan, keluarga besar perusahaan memiliki sekitar 15.800 karyawan yang beraktivitas di kawasan seluas lebih dari 2.200 hektare, belum termasuk anggota keluarga karyawan.

Dengan jumlah tersebut, Amiruddin menilai semangat kebersamaan dan kepedulian sosial perlu terus dipelihara agar keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Ada filosofi yang selalu kami tanamkan kepada rekan-rekan di lapangan. Ketika kita merasa kesulitan, ingatlah bahwa masih ada saudara kita yang menghadapi kesulitan lebih besar. Karena itu, kita harus senantiasa bersyukur dan berbagi dengan sesama, sekecil apa pun yang kita miliki,” tuturnya.

Ia menegaskan, perubahan kondisi ekonomi maupun naik turunnya harga hasil perkebunan tidak seharusnya mengurangi semangat untuk membantu sesama.

“Harga hasil kebun bisa naik dan turun, tetapi semangat berbagi jangan sampai ikut turun. Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan hari ini membawa manfaat dan menjadi keberkahan bagi semua pihak,” tambahnya.

Amiruddin juga menyampaikan apresiasi kepada pengelola Panti Bhakti Lansia yang telah menerima kunjungan keluarga besar perusahaan. Ia berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Pembina Panti Bhakti Lansia, Hj. Katerina Susanti, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh karyawan PT RSUP Divisi Perkebunan Pulau Burung.

Ia berharap hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus diperkuat, tidak hanya melalui kegiatan sosial, tetapi juga lewat kolaborasi dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan, perhatian, dan bantuan yang diberikan hari ini. Semoga silaturahmi dan kerja sama yang baik ini terus berlanjut serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya di Kecamatan Pulau Burung dan wilayah sekitarnya,” ujar Katerina.

Dalam kesempatan tersebut, Katerina juga mendorong terbukanya peluang kerja sama di bidang kesehatan masyarakat, terutama untuk memperluas akses vaksinasi HPV bagi perempuan, penanganan stunting, serta dukungan bagi anak-anak dengan penyakit bawaan yang membutuhkan pengobatan rutin.

Ia berharap perusahaan dapat menjajaki kemitraan bersama pemerintah kecamatan dan TP PKK untuk mencari solusi yang dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.

Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat dibutuhkan agar program sosial tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Bea Cukai Tembilahan Gelar Sri Gemilang Customs Award 2026, Apresiasi Sinergi Mitra dan Kontribusi Pengguna Jasa


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN — Bea Cukai Tembilahan menggelar Malam Anugerah Sri Gemilang Customs Award Tahun 2026 pada Rabu (21/10), bertempat di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tembilahan, Jalan Jenderal Sudirman No. 48, Tembilahan Kota, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Kegiatan berkonsep malam penganugerahan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada mitra kerja dan pengguna jasa yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bea Cukai Tembilahan.

Selain mempererat sinergi antarpemangku kepentingan, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung penerimaan negara, pengawasan, pelayanan, serta perekonomian daerah.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, mitra kerja, dan pengguna jasa. Dalam sambutannya, Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Eko Budi Setiawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra kerja serta pengguna jasa atas kepercayaan, dukungan, dan kolaborasi yang telah terjalin dengan Bea Cukai Tembilahan.

“Penghargaan ini bukan semata-mata tentang siapa yang menerima piala atau siapa yang namanya disebut di atas panggung. Lebih dari itu, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan bahwa kemajuan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh apa yang dikerjakannya sendiri, tetapi juga oleh kualitas kemitraan yang dibangunnya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Eko Budi Setiawan juga memaparkan capaian kinerja Bea Cukai Tembilahan hingga Triwulan III Tahun 2026. Realisasi penerimaan mencapai Rp32,29 miliar dari target sebesar Rp28,38 miliar atau 113,78 persen. Pada fungsi pengawasan, Bea Cukai Tembilahan telah melakukan penindakan terhadap 3,59 juta batang rokok ilegal, sekitar 3,17 kilogram sabu, dan 1.118 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal, serta berbagai barang ilegal lainnya.

Nilai barang hasil penindakan tersebut mencapai Rp10,84 miliar, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp4,53 miliar. Di bidang fasilitasi kepabeanan, nilai devisa yang difasilitasi tercatat sebesar Rp1,42 triliun. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Bea Cukai Tembilahan dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, dan fasilitasi secara berimbang untuk mendukung kepentingan negara dan perekonomian.

Pada kesempatan tersebut, Bea Cukai Tembilahan memberikan apresiasi kepada mitra kerja dari unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, dan mitra pelayanan kepelabuhanan. Apresiasi diberikan antara lain atas dukungan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi kantor, sinergi penindakan narkotika dan barang kena cukai, koordinasi penyelesaian kewajiban kepabeanan atas entitas sitaan, pendampingan dalam pelaksanaan tugas kepabeanan dan cukai, serta dukungan terhadap pengawasan obat dan makanan impor dan kekarantinaan.

Apresiasi juga diberikan atas kontribusi dalam pengelolaan anggaran, aset negara, penerimaan negara, edukasi perpajakan, analisis sarana pengangkut laut, serta koordinasi pelayanan kepelabuhanan yang aman, sehat, dan optimal. Para penerima apresiasi meliputi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Polres Indragiri Hilir, Polres Indragiri Hulu, Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, Kodim 0314/Indragiri Hilir, Sub Detasemen Polisi Militer 1/3-2 Tembilahan, Balai Pengawas Obat dan Makanan Indragiri Hulu, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Tembilahan, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan melalui Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Tembilahan, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Rengat, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Pekanbaru, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Rengat, Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Tembilahan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Tembilahan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Tembilahan, serta Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan.

Selain apresiasi kepada mitra kerja, penghargaan juga diberikan kepada pengguna jasa atas kontribusi terhadap penerimaan negara, aktivitas ekspor, kepatuhan, dan pelaksanaan kegiatan kepabeanan.

Kategori penghargaan mencakup importir penyumbang Bea Masuk terbesar, pengusaha Kawasan Berikat penyumbang Bea Masuk terbesar, eksportir penyumbang Bea Keluar terbesar, eksportir dengan nilai devisa ekspor terbesar, pengangkut terbaik, pengusaha Kawasan Berikat terpatuh dan terbaik, Liaison Officer (LO) terbaik, eksportir teraktif, eksportir pendatang baru, eksportir dengan kepatuhan izin muat terbaik, serta penghargaan bagi pelaku usaha dengan kontribusi terbaik dalam kegiatan ekspor UMKM.

Penerima penghargaan pengguna jasa antara lain PT Sumatera Timurindonesia, PT Pulau Sambu (Guntung), CV Andi Jaya Mandiri, PT Lompo Battang Group, PT Pulau Sambu (Kuala Enok), Samsuri Hadinata dari PT Pulau Sambu Guntung, PT Riau Sakti United Plantations, CV Lompo Harapan, PT Indoma Lestari Mandiri, CV Solop Lestari, PT Bekawan Agro Mandiri, dan CV Harapan Prima Lestari. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi dan kepatuhan pengguna jasa dalam mendukung kegiatan kepabeanan dan cukai di wilayah kerja Bea Cukai Tembilahan.

Tidak hanya menjadi malam apresiasi, kegiatan ini juga menghadirkan pertunjukan Gambus dan partisipasi komunitas musisi Indragiri Hilir. Kehadiran seni dan musik daerah tersebut menjadi wujud dukungan terhadap pelestarian budaya serta ruang bagi kreativitas masyarakat lokal untuk berkembang dan dikenal lebih luas.

Melalui penyelenggaraan Sri Gemilang Customs Award Tahun 2026, Bea Cukai Tembilahan berharap hubungan kemitraan yang telah terbangun dapat semakin erat dan berkembang menjadi kolaborasi yang berkelanjutan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pelayanan yang berkualitas, pengawasan yang bertanggung jawab, peningkatan kepatuhan, serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Indragiri Hilir dan sekitarnya.

Sebagaimana disampaikan Kepala Kantor dalam sambutannya, penghargaan yang paling bermakna bukan hanya yang diterima pada malam penganugerahan, melainkan kepercayaan yang terus dijaga dan manfaat yang dapat dihadirkan setelah acara berakhir.

Thursday, October 15, 2026

Triwulan III 2026 Melejit, Bea Cukai Tembilahan Catat Penerimaan Rp 32 Miliar dan Selamatkan Negara dari Kerugian Rp 10,8 Miliar


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Tembilahan kembali menorehkan prestasi gemilang pada kinerja Triwulan III Tahun 2026. Hingga akhir September 2026, realisasi penerimaan negara di wilayah kerjanya tercatat mencapai Rp 32.291.916.000. Angka ini melampaui target yang telah ditetapkan sebesar Rp 28.380.317.000, atau mencatatkan persentase capaian yang impresif sebesar 113,78 persen.

Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Eko Budi Setiawan, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti komitmen nyata instansi dalam mengawal perekonomian negeri. "Capaian Triwulan III ini adalah hasil dari kerja keras seluruh jajaran serta sinergi yang luar biasa. Kami terus mengoptimalkan penerimaan negara melalui sektor Bea Masuk, Bea Keluar, serta Cukai, sembari tetap menjaga iklim investasi daerah melalui kemudahan fasilitas," ujar Eko dalam keterangan resminya, Selasa (13/10/2026).

Dari sisi rincian penerimaan, kontribusi terbesar disumbang oleh sektor perdagangan luar negeri. Bea Masuk tercatat merealisasikan Rp 17.103.456.000, sementara Bea Keluar menyumbang Rp 13.480.144.000. Di sisi lain, penerimaan dari Cukai mencapai Rp 1.426.192.000 dan denda sebesar Rp 282.124.000. Kombinasi optimalisasi ini menunjukkan bahwa aktivitas ekspor dan impor di wilayah Indragiri Hilir dan sekitarnya terus bergerak dinamis.

Tak hanya unggul dalam penerimaan, Bea Cukai Tembilahan juga menunjukkan taringnya dalam fungsi pengawasan dan penindakan. Sepanjang Triwulan III, kantor ini berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp 10.843.306.800 dari peredaran barang ilegal. Salah satu sorotan utama adalah penindakan rokok ilegal sebanyak 3.586.080 batang, serta minuman etil alkohol (MMEA) ilegal sebanyak 1.118,23 liter yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Eko Budi Setiawan juga menyoroti keberagaman barang ilegal yang berhasil diamankan, yang mencerminkan ancaman lintas sektor yang dihadapi Bea Cukai. "Penindakan kami tidak hanya pada barang dagangan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Kami mengamankan Narkotika Psikotropika dan Prekursor (NPP) jenis Diazepam dan Sabu, serta barang langka seperti Sirip Hiu seberat ± 5,87 KG, dan berbagai obat ilegal," jelasnya.

Di sisi lain, fungsi asistensi dan fasilitas kepabeanan terus digencarkan untuk mendukung kemudahan berusaha. Hingga Triwulan III, nilai devisa yang difasilitasi mencapai Rp 1.418.092.669.717. Selain itu, Bea Cukai Tembilahan memberikan insentif berupa Penangguhan Bea Masuk sebesar Rp 52.069.240.575, Penangguhan BMAD Rp 7.968.251.262, serta fasilitas PPh Tidak Dipungut dan PPN Tidak Dipungut yang masing-masing bernilai miliaran rupiah untuk menjaga *cash flow* pelaku usaha.

Komitmen pelayanan ini juga dituangkan secara langsung melalui kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar pada 1 Oktober 2026 lalu. Dengan tema optimalisasi kinerja pelayanan, forum ini menjadi wadah strategis bagi Bea Cukai Tembilahan untuk menyerap aspirasi pengguna jasa dan menyamakan persepsi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.

Menutup paparannya, Eko Budi Setiawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh *stakeholder* dan masyarakat. "Terima kasih atas kolaborasi yang telah terbangun. Kami menyadari pencapaian ini tidak lepas dari peran serta masyarakat yang semakin peduli. Ke depan, Bea Cukai Tembilahan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan demi wujudkan Bea Cukai yang makin baik dan berkelanjutan," pungkas Eko.

Sunday, October 11, 2026

Hari HUT Sambu Group Ke 59 Tahun, Turnamen Bola Voli Resmi dibuka


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Sambu Group ke-59, turnamen bola voli resmi dibuka pada Sabtu, 10 Oktober 2026. 

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di dua lokasi berbeda, dengan laga final dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 18 Oktober 2026. Turnamen bola voli putra dilaksanakan di Desa Air Tawar, Sungai Guntung, Kateman, sedangkan turnamen bola voli putri digelar di Kecamatan Pulau Burung.

Kegiatan olahraga berskala daerah ini diikuti oleh 32 tim putra dan 16 tim putri yang memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar Rp75 juta.

Acara pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri oleh jajaran manajemen perwakilan perusahaan serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pulau Burung dan Kecamatan Kateman. Di lokasi Pulau Burung, pihak perusahaan diwakili oleh Humas PT Riau Sakti United Plantations (RSUP) Divisi Industri, Andi Ferial. 

Turut hadir perwakilan Forkopimcam, antara lain perwakilan Kapolsek Pulau Burung, Yanser Lase; perwakilan Danramil Pulau Burung, Siswanto; Camat Pulau Burung, Razali, S.E.; serta Kepala Desa Pulau Burung, Riswan Khaidir.

Saturday, October 10, 2026

Amankan Triliunan Rupiah Barang Ilegal, Bea Cukai Tembilahan Benteng Wilayah Pesisir Riau


   

RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) terus memperketat pengawasan di seluruh penjuru tanah air demi mengantisipasi maraknya peredaran barang ilegal serta tindak pidana penyelundupan. Langkah tegas ini terbukti dari masifnya hasil penindakan yang dicatat oleh jajaran Bea Cukai di tingkat nasional maupun daerah.

Berdasarkan data penindakan nasional pada periode 28 September hingga 4 Oktober 2026, Bea Cukai berhasil mencatatkan 263 penindakan dengan total nilai barang tangkapan mencapai Rp25,48 miliar. Adapun secara akumulatif sejak awal tahun 2026 hingga 4 Oktober 2026, jajaran kepabeanan telah melakukan 24.569 penindakan dengan nilai barang illegal yang berhasil diamankan menembus angka Rp14,67 triliun.

Fokus pengawasan mingguan Bea Cukai menyasar beragam jenis komoditas rawan yang kerap diselundupkan. Ragam komoditas tersebut meliputi rokok ilegal, narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP), obat-obatan tertentu tanpa izin, pembawaan uang tunai melebihi batas, hingga perak ilegal.

Pengawasan terhadap bahaya peredaran gelap narkotika juga menjadi prioritas utama penegakan hukum. Hingga 4 Oktober 2026, Bea Cukai secara akumulatif telah berhasil menggagalkan 1.284 kasus NPP dengan menyita barang bukti seberat 11,27 ton, sebuah capaian vital yang diperkirakan mampu menyelamatkan lebih dari 24,37 juta jiwa generasi muda Indonesia dari ancaman narkoba.

Menanggapi capaian penindakan nasional tersebut, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tembilahan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal wilayah perairan Kabupaten Indragiri Hilir dan sekitarnya dari ancaman masuknya barang-barang ilegal.

Kepala Bea Cukai Tembilahan, Eko Budi Setiawan, menyampaikan bahwa sebagai salah satu benteng pengawasan di perbatasan perairan Riau, pihak KPPBC Tembilahan rutin meningkatkan sinergi lintas instansi dan memperketat patroli laut. Hal ini dilakukan demi mengantisipasi pemanfaatan jalur-jalur tikus oleh para pelaku kejahatan.

Eko Budi Setiawan menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap komoditas unggulan penindakan seperti rokok ilegal dan narkotika yang kerap memanfaatkan geografis wilayah pesisir. Penindakan terukur yang dilakukan jajaran Bea Cukai Tembilahan tidak hanya bertujuan mengamankan penerimaan negara, tetapi juga melindungi masyarakat serta industri dalam negeri dari persaingan usaha yang tidak sehat.

Bea Cukai Tembilahan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif dengan melaporkan setiap indikasi pelanggaran kepabeanan dan cukai di lingkungan sekitar. Dengan kerja sama masyarakat dan pengawasan terpadu, keamanan wilayah perbatasan dari ancaman komoditas ilegal dapat terus terjaga secara optimal.

Tuesday, August 18, 2026

Semarak Kemerdekaan, KSOP Kelas IV Tembilahan Perkuat Kekompakan dan Semangat Pengabdian



RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa semarak di lingkungan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan. Beragam perlombaan digelar dengan penuh antusiasme dan keceriaan, menghadirkan suasana berbeda di tengah rutinitas pelayanan dan tugas kedinasan.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran pegawai KSOP Kelas IV Tembilahan dengan semangat kebersamaan. Adu ketangkasan, kekompakan, hingga aksi-aksi kocak para peserta sukses mengundang gelak tawa dan menciptakan suasana penuh keakraban di lingkungan kantor.

Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, menyampaikan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan seluruh jajaran.

Menurut Feriland, semangat kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari. Kekompakan antarpersonel, kata dia, diperlukan agar seluruh jajaran mampu bekerja secara solid dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut.

“Semangat kemerdekaan harus kita implementasikan dalam pekerjaan, salah satunya melalui kekompakan, kedisiplinan, dan semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar KSOP Kelas IV Tembilahan,” ujar Feriland.

Ia menambahkan, semangat perjuangan para pahlawan hendaknya menjadi inspirasi bagi insan perhubungan untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Khususnya dalam bidang transportasi laut, KSOP Kelas IV Tembilahan berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi mendukung konektivitas dan kelancaran aktivitas transportasi maritim.

Bagi keluarga besar KSOP Kelas IV Tembilahan, kemeriahan perayaan kemerdekaan menjadi pengingat bahwa keberhasilan dalam menjalankan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kerja sama dan semangat kolektif. Dari suasana penuh tawa dan kebersamaan, tumbuh energi positif untuk kembali menjalankan tugas dengan lebih solid dan profesional.

Dengan semangat HUT ke-81 Republik Indonesia, keluarga besar KSOP Kelas IV Tembilahan meneguhkan komitmen untuk terus melaju, meningkatkan kualitas pelayanan, serta berkontribusi bagi kemajuan sektor transportasi maritim Indonesia. Nusantara Baru, Indonesia Maju. Merdeka! ????????

Sunday, August 9, 2026

DPD PW MOI Inhil dan MPKN akan Surati Kementerian Soal Kepastian Harga Kelapa




RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN — DPD PW MOI Inhil dan Masyarakat Peduli Kelapa Nusantara (MPKN) berkomitmen akan terus memperjuangkan nasib petani kelapa di Kabupaten Indargiri Hilir ditengah anjloknya harga komoditas tersebut.

Sebagai bentuk keseriusan, PW MOI Inhil dan MPKN akan berkirim surat ke beberapa kementrian terkait, guna menindaklunjuti persoalan yang dihadapi oleh para petani kelapa. 

"Insya allah MOI Inhil dan MPKN akan berkirim surat resmi kepada kementrian terkait dalam waktu dekat, " kata Fitra Minggu, 09/08/2026.

Namun Fitra belum merinci perihal apa saja yang akan di kirimkan kepada kementrian. Menurutnya ada beberapa perihal yang akan di sampaikan sebagai lampiran nantinya. 

"Saat ini kita masih dalam tahap awal pengumpulan data, nanti akan kita sampaikan kepada publik apa saja yang kita lampirkan, " lanjutnya. 

Soal apakah surat resmi yang nantinya akan dikirimkan oleh MOI Inhil dan MPKN akan ditindaklanjuti oleh kementrian, Fitra optimis hal tersebut akan menjadi atensi oleh pemerintah pusat. 

"Dengan dukungan MPKN sebagai organisasi yang mewadahi perjuangan nasib para petani kelapa di jakarta, kami yakin dan optimis permohonan kami akan di tindak lanjuti," pungkasnya.

Diketahui MPKN telah berdiri sejak tahun 2024 silam dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor AHU-0006954. AH. 01.07 yang ditetapkan di Jakarta pada 22 Juli 2024 oleh Menteri Hukum dan HAM. Organisasi yang mewadahi petani kelapa tersebut dimotori oleh M. Said Bakhri sebagai ketua umum MPKN bersama seorang purnawirawan jenderal bintang dua serta beberapa pendiri lainnya. 

"Kita optimis meskipun baru 2 tahun berdiri organisasi ini berkomitmen untuk memperjuangkan nasib petani kelapa di kabupaten Indragiri hilir, apalagi ketua umum MPKN adalah putra asli inhil yang telah lama meniti karir di jakarta," tutup Fitra.

Saturday, August 8, 2026

Tempat Ngopi di Tembilahan, Kedai Kopi Cik Inoy Coffee Shop Bisa Jadi Pilihan



RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Bagi masyarakat kota Tembilahan tentu sudah tidak asing dengan kedai kopi,sejatinya kedai kopi menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat Indragiri Hilir.

Selain menjadi ajang silaturahmi,atau hanya sekedar untuk bersantai melepas lelah,kedai kopi juga menjadi wadah para penggunanya untuk berdiskusi terkait hal-hal yang krusial sekedar untuk menambah wawasan bagi para Minggu (09/08/26).

Bahkan kedai kopi juga bisa menjadi pilihan untuk membicarakan urusan bisnis,isu politik,ekonomi,hingga budaya, walau hanya di bahas secara ringan di sertai canda dan tawa di temani dengan kopi atau teh telor serta menu-menu makanan lain nya.

Untuk itu Kedai kopi Cik Inoy Coffee Shop adalah salah satu alternatif yang wajib kamu coba.kedai kopi Cik Inoy Coffee Shop buka dari jam 07.00 hingga pukul 23.00 wib.

Dengan berbagai varian jenis makanan dan cemilan santai serta minuman terbaik yang dapat di pilih sesuai dengan selera,hal ini di maksudkan demi kepuasan para pelanggan setia.

Dengan lokasi yang cukup strategis Kedai kopi Cik Inoy Coffee Shop terletak persis di jalan Semampau (didepan Martha Cake Tembilahan ini sangat mudah sekali untuk di temukan.

Harga-harga menu nya pun terbilang relatif murah,ramah di kantong serta area parkir yang cukup luas dan pastinya gratis. membuat para pengunjung betah untuk singgah walau hanya sekedar makan atau menikmati gurihnya minum kopi hitam di Cik Inoy Coffee Shop tersebut.

Selain minuman, makanan seperti Capcay, Soto Ayam, serta menu lain seperti Ayam Penyet, Udang Goreng Balado dan Ikan Asin Balado menjadi pilihan alternatif bagi para pelanggan di kedai Cik Inoy Coffee Shop.

Bagi para pecinta Cik Inoy Coffee Shop juga menawarkan kopi dengan aroma yang khas di olah dari tangan-tangan terlatih sehingga kopi yang di sajikan menjadi menu Favorit bagi pengunjung setia kedai Cik Inoy Coffee Shop itu sendiri.

Monday, June 29, 2026

Bea Cukai Tembilahan Pemantauan Harga Rokok dan Edukasi Rokok Ilegal


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui KPPBC TMP C Tembilahan terus mengintensifkan kegiatan Pemantauan Harga Transaksi Pasar (HTP) hasil tembakau sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan di bidang cukai sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan ciri-ciri rokok ilegal. 

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak menjadi konsumen yang lebih bijak dengan tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga memperhatikan legalitas produk yang dibeli.

Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Eko Budi Setiawan, mengatakan bahwa pemantauan Harga Transaksi Pasar dilakukan untuk memastikan harga jual rokok di pasaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Langkah tersebut juga bertujuan menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat serta mencegah praktik penjualan rokok di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.

"Melalui kegiatan HTP, kami ingin memastikan harga rokok yang beredar sesuai aturan. Kepatuhan terhadap ketentuan cukai merupakan bagian penting dalam menjaga penerimaan negara yang nantinya akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan," ujar Eko Budi Setiawan.

Selain melakukan pemantauan harga, petugas Bea Cukai Tembilahan juga memberikan edukasi kepada pedagang dan masyarakat mengenai cara mengenali rokok ilegal. 

Edukasi ini dinilai penting agar masyarakat tidak menjadi sasaran peredaran produk hasil tembakau yang melanggar ketentuan perundang-undangan.

Eko Budi Setiawan menjelaskan bahwa terdapat beberapa ciri rokok ilegal yang perlu dikenali masyarakat, di antaranya menggunakan pita cukai palsu yang memiliki warna atau desain berbeda dari aslinya, 

menggunakan pita cukai bekas yang tampak sobek atau kusut, menggunakan pita cukai yang tidak sesuai dengan jenis produk atau nama perusahaan, hingga rokok yang dijual tanpa pita cukai sama sekali.

Menurutnya, peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara karena mengurangi penerimaan cukai, tetapi juga menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat bagi pelaku usaha yang telah mematuhi seluruh ketentuan. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk tidak membeli maupun mengedarkan rokok ilegal.

Ia juga mengajak masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli produk hasil tembakau. "Harga boleh menjadi pertimbangan, tetapi legalitas adalah pilihan yang menentukan. Dengan memilih rokok yang legal, masyarakat telah berkontribusi dalam mendukung penerimaan negara dan pembangunan yang berkelanjutan," tegas Eko.

Melalui kegiatan Pemantauan Harga Transaksi Pasar dan edukasi mengenai rokok ilegal yang dilakukan secara berkesinambungan, Bea Cukai Tembilahan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan di bidang cukai terus meningkat. 

Dengan demikian, peredaran rokok ilegal dapat ditekan, persaingan usaha tetap sehat, dan penerimaan negara dari sektor cukai dapat terus terjaga demi mendukung pembangunan nasional.



Tuesday, June 23, 2026

Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal dan Kerugian Negara Diselamatkan Rp 2,46 M





RIAUFAKTA ID, TEMBILAHAN - Bea Cukai Tembilahan melaksanakanı kegiatan pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil penindakan di bidang kepebeanan dan cukai senilai Rp4 65 miliar pada Rabu (24/6). Dari kegiatan tersebut, potensi penerimaan negara sebesar Rp2,46 miliar berhasil diamankan sebagai wujud komitmen Bea Cukai dalam melindungi masyarakat dan menegakkan ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai

Kegatan yang dibuka oleh Kepala KIPPBC TMP C Tembilahan, Eke Budi Setiawan, tersebut turut dihadini oleh Bupati Indragiri Hilir serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instarisi vertikal, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan terkait

Barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan yang dilakukan sepanjang tahun 2025 hingga tahun 2026 di wilayah kerja Bea Cukai Tembilahan yang meliputi Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Indragiri Hulu, dan Kabupaten Kuantan Singingi

Sebelum dimusnahkan, seluruh barang tersebut telah ditetapkan sebagai Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan memperoleh persetujuan pemusnahan dari Kementerian Keuangan melalui Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara serta Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Pekanbaru sesuai ketentuan yang berlaku

Adapun surat persetujuan tersebut adalah Surat Persetujuan Menten Keuangan Nomor S-94/MK/KN 4/2026 tanggal 6 Mei 2020 dan Surat Nomor S-114/MK/KN 4/2026 tanggal 3 Juni 2026, serta surat persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru melalui Surat Nomor S-114/MK/KNL, 0303/2026 tanggal 18 Mei 2026 dan Surat Nomor 8-124/MK/KNL0303/2026 tanggal 8 Juni 2026.

Total nilai barang yang dimusnahkan diperkirakan mencapai Rp4 649.961.500,00 dengan potensi kerugian negara yang berhasil diamankan sebesar Rp2.460.733 830,00 Adapun barang yang dimusnahkan terdiri atas

1) 3.119 440 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKCHT);

2) 1.105,46 iter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA)

3) 1.137 pos tekstil dan produk tekstil

4) 166 pos aksesoris dan perlengkapan (tas, dompet, jam tangan dsb)

5) 89 pos kosmetik.

Pemusnahan dilakukan dengan berbagai metode sesuai karakteristik barang, yaitu pemotongan menggunakan mesin pemotong untuk Barang Kena Cukai Hasil Tembakau, penggilasan untuk Minuman Mengandung Etil Alkohol dan kosmetik, serta pembakaran untuk barang-barang lainnya. Metode tersebut dilakukan guna memastikan barang-barang hasil penindakan tidak lagi memiliki nilai ekonomis dan tidak dapat digunakan maupun diedarkan kembali

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tembilahan, Eko Budi Setiawan, menegaskan bahwa pemusnahan Barang yang Menjadi

Mak Negara ini merupakan bentuk nyata komitmen Bea Cukal dalam menjalankan fungsi pengawasan serta melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal

“Pemusnahan ini merupakan bentuk akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Negara sekaligus wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat, menciptakan persaingan usaha yang sehat, dan mengamankan hak-hak negara. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi Bea Cukai dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan terkait,” ujar Eko Budi.

Eko Budi menambahkan bahwa peredaran barang ilegal masih menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama karena tidak hanya berdampak pada penerimaan negara, tetapi juga berpotensi merugikan pelaku usaha yang patuh serta masyarakat sebagai konsumen.

“Peredaran barang ilegal masih menjadi tantangan bersama. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk tidak membeli, menggunakan, maupun mengedarkan barang illegal serta turut melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran. Dengan demikian, iklim usaha yang sehat dan berkeadilan dapat terus terjaga,” tambah Eko Budi

Bea Cukai bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai guna melindungi masyarakat, menjaga iklim usaha yang sehat, serta mengoptimalkan penerimaan negara. Sinergi yang terjalin dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci dalam menekan peredaran barang ilegal di wilayah kerja Bea Cukai Tembilahan.

Saturday, May 16, 2026

Perkuat koordinasi antara Bea Cukai dan pengguna jasa, Bea Cukai Tembilahan Gelar Kegiatan Coffee Morning


















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN – Kantor Bea Cukai Tembilahan menggelar kegiatan _Coffee Morning_ bersama para stakeholder di wilayah kerja, kamis (14 /5/26). 

Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum diskusi strategis untuk memperkuat koordinasi antara Bea Cukai dan pengguna jasa.

Dalam pertemuan tersebut, Bea Cukai Tembilahan dan para stakeholder membahas berbagai kendala operasional di lapangan. Mulai dari proses kepabeanan, kelancaran arus barang, hingga upaya peningkatan potensi ekspor komoditas unggulan daerah turut menjadi topik utama. Forum ini diharapkan mampu memangkas hambatan birokrasi melalui komunikasi yang lebih terbuka.

Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan, Eko Budi Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam menghadirkan pelayanan yang responsif dan adaptif. Menurutnya, mendengar langsung keluhan dan masukan dari stakeholder adalah langkah penting untuk memperbaiki kualitas layanan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan prosedur yang kami jalankan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan. Komunikasi yang kuat menjadi dasar untuk pelayanan yang tepat,” ujar Eko Budi Setiawan saat membuka acara.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa Bea Cukai Tembilahan terus berupaya memberikan asistensi teknis kepada pelaku usaha, khususnya yang bergerak di sektor ekspor. Pendampingan ini meliputi pemahaman regulasi, tata cara ekspor, hingga pemanfaatan fasilitas kepabeanan yang dapat menekan biaya logistik.

Sebagai bentuk penguatan budaya integritas, seluruh stakeholder yang hadir juga melakukan penandatanganan Komitmen Integritas Tolak dan Lapor Gratifikasi. Penandatanganan ini menjadi penegasan bersama untuk menolak segala bentuk gratifikasi dan melaporkan jika terjadi indikasi pelanggaran.

Dalam kesempatan yang sama, Bea Cukai Tembilahan membagikan kartu informasi berisi tautan dan nomor WhatsApp layanan pengaduan serta informasi. Hal ini dimaksudkan agar pengguna jasa dapat dengan mudah mengakses bantuan dan menyampaikan keluhan secara langsung.

Eko Budi Setiawan menegaskan bahwa sinergi, komunikasi, dan komitmen integritas akan terus dijaga agar Bea Cukai Tembilahan dapat menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan pengguna jasa. Ia berharap forum seperti _Coffee Morning_ dapat digelar secara rutin untuk menjaga kesinambungan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di Indragiri Hilir.

Saturday, May 9, 2026

Dr Rony Lesmana Hadiri Kegiatan Silaturahmi Yang digelar Kodim 0314 Inhil di Guntung




















RIAUFAKTA.ID, GUNTUNG - dr. Ronny Lesmana menghadiri kegiatan silaturahmi yang digelar Dandim 0314/Inhil, Wahib Mustofa Fathurrahman bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LIV Dim 0314/Inhil, unsur Forkopimcam, instansi terkait, serta tokoh masyarakat Kecamatan Kateman, di Guntung, Sabtu (09/05/26).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momentum penting mempererat hubungan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat persatuan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian penting dalam membangun kekompakan lintas sektor demi menjaga daerah tetap aman dan kondusif.

“Silaturahmi seperti ini bukan hanya pertemuan biasa, tetapi bentuk nyata memperkuat persatuan dan kebersamaan demi menjaga daerah tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.

Kehadiran dr. Ronny Lesmana dalam kegiatan tersebut turut menjadi perhatian. Ia menilai komunikasi yang terjalin antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat merupakan langkah strategis dalam memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menjaga marwah daerah.

masukkan script iklan disini

Menurutnya, daerah tidak akan mampu berkembang apabila seluruh unsur berjalan sendiri-sendiri tanpa semangat gotong royong dan kepedulian bersama.

“Silaturahmi ini bukan hanya tentang duduk bersama secara formal, tetapi tentang bagaimana seluruh elemen daerah menyatukan visi menjaga keharmonisan. Ketika TNI, pemerintah, tokoh masyarakat, dan Forkopimcam berdiri dalam satu barisan, maka daerah akan semakin kuat dan masyarakat akan merasakan hadirnya rasa aman serta keadilan,” ungkap dr. Ronny Lesmana.

Ia juga menegaskan bahwa tantangan pembangunan saat ini membutuhkan kepemimpinan yang mampu merangkul semua pihak dan menghapus ego sektoral.

“Yang dibutuhkan masyarakat hari ini adalah kekompakan, kepedulian, dan keberanian untuk saling merangkul. Saya melihat semangat persatuan itu tumbuh dalam kegiatan ini, dan itu menjadi modal besar untuk membangun Kecamatan Kateman yang lebih solid dan harmonis,” tambahnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh elemen untuk terus memperkuat komunikasi, menjaga kondusivitas wilayah, serta merawat persatuan demi masa depan Kecamatan Kateman yang aman, damai, dan bermartabat.

Friday, May 8, 2026

Mengukir Dedikasi di Bumi Lancang Kuning, Komitmen Kuat PNS Baru Bea Cukai Tembilahan untuk Negeri


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Suasana khidmat dan penuh kebanggaan Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C (TMP C) Tembilahan hari ini. Sebuah momen bersejarah bagi para pegawai yang secara resmi dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui rangkaian acara pengambilan sumpah/janji dan transmisi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Acara ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan titik tolak penting yang menandai dimulainya babak baru dalam pengabdian mereka kepada negara kamis (07/05) 

Momentum pengambilan sumpah dan janji jabatan tersebut ditekankan sebagai awal dari sebuah amanah besar yang harus dipikul dengan penuh tanggung jawab. Setiap kata yang terucap di hadapan hukum dan Tuhan Yang Maha Esa menjadi ikatan batin yang kuat bagi setiap individu untuk berkomitmen menjalankan tugas negara. Hal ini menegaskan bahwa status PNS bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan gerbang masuk menuju dedikasi yang lebih luas dan mendalam bagi kemajuan institusi dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan, Eko Budi Setiawan, dalam berbagainya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pegawai yang telah resmi diangkat. Ia menekankan bahwa menyewa ini merupakan bukti kepercayaan negara terhadap kompetensi dan karakter para pegawai. Menurut Eko, momen ini harus dijadikan refleksi diri untuk senantiasa meningkatkan kualitas kinerja dan menjaga nama baik instansi di mata publik.

“Pengambilan sumpah/janji dan pengangkatan PNS ini bukan sekedar seremoni, tapi awal dari amanah dan pengabdian yang lebih besar,” ujar Eko Budi Setiawan. Pernyataan tersebut menjadi inti dari pesan moral yang ingin disampaikan kepada seluruh jajaran staf, khususnya bagi mereka yang baru saja menyandang status PNS. Eko mengingatkan bahwa setiap langkah ke depan harus dilanda kesadaran bahwa mereka adalah ujung tombak pelayanan negara di wilayah Tembilahan dan sekitarnya.

Lebih lanjut, Kepala Kantor menjelaskan bahwa Kewenangan menjadi pilar utama yang tidak boleh goyah dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara. Dalam lingkungan Bea Cukai yang bersinggungan langsung dengan regulasi kepabeanan dan cukai, godaan dan tantangan etika sering kali muncul. Oleh karena itu, Eko menghitung agar setiap pegawai menjunjung tinggi profesionalisme dan tanggung jawab, serta menolak segala bentuk praktik yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.

Selain aspek integritas, fokus pada kualitas pelayanan juga menjadi sorotan utama dalam arahannya. Pengangkatan sebagai PNS merupakan awal perjalanan pengabdian untuk memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, masyarakat, dan negara. Eko berharap para pegawai dapat menghadirkan pelayanan yang berkualitas, cepat, dan transparan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran Bea Cukai Tembilahan sebagai fasilitator perdagangan dan pelindung masyarakat.

Dengan amanah yang diberikan, pegawai diharapkan terus bekerja secara profesional serta mengabdi sepenuh hati. Eko Budi Setiawan menambahkan bahwa dedikasi tanpa pamrih adalah kunci untuk membangun citra positif instansi. Ia mengajak seluruh pegawai, baik yang lama maupun yang baru dilantik, untuk bersinergi menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, bersih, dan berorientasi pada hasil demi kepentingan nasional yang lebih luas.

Acara ditutup dengan doa dan harapan agar para pegawai yang telah resmi diangkat menjadi PNS di lingkungan KPPBC TMP C Tembilahan dapat senantiasa amanah dan ekosistem. Selamat atas pencapaian ini, semoga setiap langkah pengabdian mereka senantiasa berkahi dan memberikan dampak positif bagi negeri. Komitmen untuk menjaga integritas dan memberikan pelayanan terbaik akan terus menjadi panduan utama dalam setiap tindakan mereka di masa depan.

Friday, May 1, 2026

Lewat Customs Visit Customer, Bea Cukai Tembilahan Perkuat Kepatuhan dan Asistensi Pengguna Jasa dalam Peningkatan Kontribusi Penerimaan Negara



















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN – Bea Cukai Tembilahan melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) ke Sambu Group yang berlokasi di Guntung, Kabupaten Indragiri Hilir, pada 14–16 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan sekaligus penguatan hubungan kemitraan dengan pengguna jasa.

Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan beserta jajaran dengan agenda utama factory visit untuk melihat secara langsung proses bisnis perusahaan. Dalam kegiatan tersebut, tim Bea Cukai meninjau alur produksi mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, hingga produk akhir yang siap dipasarkan ke dalam dan luar negeri.

Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas pelayanan dan pengawasan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memahami secara langsung proses bisnis pengguna jasa sehingga pelayanan dan pengawasan yang kami berikan dapat lebih tepat sasaran. Kami juga berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan asistensi guna mendukung kelancaran operasional serta meningkatkan kepatuhan di bidang kepabeanan dan cukai,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan, Eko Budi Setiawan.

Melalui kunjungan ini, Bea Cukai memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses bisnis industri pengolahan berbasis kelapa yang dijalankan oleh Sambu Group. Pemahaman tersebut menjadi landasan penting dalam memberikan pelayanan, asistensi, dan pengawasan yang adaptif terhadap kebutuhan industri.

Sambu Group sendiri merupakan kelompok usaha yang terdiri dari PT Pulau Sambu (Guntung), PT Pulau Sambu (Kuala Enok), dan PT Riau Sakti United Plantation, yang bergerak di sektor pengolahan kelapa terpadu dari hulu hingga hilir.

Menyoroti peran strategis perusahaan, Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan juga menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi Sambu Group.

“Sambu Group memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian daerah, khususnya di Indragiri Hilir, melalui penyerapan tenaga kerja dan pengembangan industri hilirisasi kelapa. Di tingkat nasional, kontribusi perusahaan dalam kegiatan ekspor juga turut mendukung peningkatan devisa negara,” tambah Eko BS.

Sebagai salah satu pelaku industri pengolahan kelapa terkemuka, Sambu Group telah berkontribusi dalam meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah sekaligus memperluas jangkauan pasar ekspor Indonesia ke berbagai negara.

Kontribusi Sambu Group juga tercermin dari capaian penerimaan negara di bidang kepabeanan. Tercatat, total realisasi penerimaan Bea Masuk dari seluruh entitas Sambu Group mencapai Rp4,57 miliar atau berkontribusi sekitar 25,8% dari total target penerimaan Bea Masuk KPPBC TMP C Tembilahan yang sebesar Rp17,76 miliar.

Pelaksanaan CVC ini juga menjadi sarana komunikasi langsung antara Bea Cukai dan pelaku usaha, khususnya dalam memberikan pendampingan terkait ketentuan kepabeanan dan cukai, termasuk pemanfaatan fasilitas Kawasan Berikat Mandiri yang mendukung kelancaran kegiatan ekspor.

Ke depan, Bea Cukai Tembilahan berharap kegiatan Customs Visit Customer dapat terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha, meningkatkan kepatuhan, serta mendorong optimalisasi pelayanan demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Hari Buruh Internasional, PT Pulau Sambu Grup Laksanakan Penanaman Bibit Pohon


















 


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026, buruh bersama manajemen PT Pulau Sambu Group melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon di Parit 10, Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Jumat (1/5/26) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Penanaman pohon tersebut menjadi simbol sinergi antara pekerja dan perusahaan dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperingati momentum May Day secara positif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kateman Akapriadi, SH, Kapolsek Kateman Kompol Bachtiar, S.H., M.H, perwakilan Danramil 06 Kateman Sertu Edi Dzalukhu, Kepala Desa Air Tawar Khalilullah Almuharram, perwakilan Humas PT Pulau Sambu Group Ade Barza, Ketua SPTP PT PSG Deni Sianipar, Ketua STI PT STI E. Nainggolan, serta sekitar 60 orang karyawan PT Sambu Group.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua SPTP PT PSG, Humas Sambu Group, serta Camat Kateman. 

Kapolsek Kateman KOMPOL Bachtiar S.H, M.H mengatakan  bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus mempererat hubungan antara buruh, manajemen, dan pemerintah.serta TNI /Polri Ucapnya. 

Selanjutnya dilakukan penyerahan bibit pohon secara simbolis oleh Forkopimcam Kateman kepada pihak manajemen dan perwakilan buruh dari Persatuan Serikat Buruh PT Sambu Group serta Persatuan Buruh Serikat Independen PT STI.

Kegiatan inti berupa penanaman  bibit pohon dipimpin langsung oleh Forkopimcam bersama manajemen dan karyawan. Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi kelapa, mangga, rambutan, dan kelengkeng.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekaligus menjadi contoh peringatan May Day yang produktif dan berdampak positif bagi masyarakat.

Wednesday, April 22, 2026

Energi Positif dan Dialog Terbuka, Bea Cukai Tembilahan Perkuat Kebersamaan





















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Mengawali hari kerja dengan semangat baru, seluruh pegawai Bea Cukai Tembilahan melaksanakan kegiatan senam bersama pada Senin (13/04). Aktivitas ini bukan sekadar rutinitas olahraga, melainkan wadah untuk membangun semangat kebersamaan sekaligus menjaga kebugaran fisik.

Kegiatan fisik ini menjadi langkah strategis dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan produktif. Gerakan-gerakan senam yang dilakukan bersama-sama berhasil memecahkan kebekuan dan memunculkan energi positif yang menyelimuti seluruh area kantor sejak pagi buta.

Kebersamaan yang terbangun melalui aktivitas fisik tersebut kemudian dilanjutkan ke dalam suasana yang lebih substansial. Suasana akrab tersebut menjadi jembatan yang baik untuk memasuki sesi berikutnya, yaitu kegiatan bertajuk "Pimpinan Mendengar".

Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen pimpinan untuk membuka ruang komunikasi dua arah yang seluas-luasnya. Dalam forum ini, seluruh staf diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun gagasan inovatif secara langsung dan terbuka kepada atasan.

Kepala Bea Cukai Tembilahan, Eko Budi Setiawan, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya interaksi yang hangat dan profesional. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menghapus sekat-sekat yang tidak perlu antara pimpinan dan bawahan demi terciptanya kerja sama tim yang solid.

"Melalui senam bersama dan dialog terbuka ini, kita tidak hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga mempererat ikatan emosional dan profesional. Komunikasi yang lancar adalah kunci untuk memahami setiap permasalahan dan mencari solusi terbaik bersama-sama," ujar Eko Budi Setiawan.

Lebih lanjut dijelaskan, setiap aspirasi dan masukan yang disampaikan dalam kegiatan ini akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan penting dalam merumuskan kebijakan serta langkah strategis ke depan. Hal ini dilakukan guna memastikan arah organisasi selalu tepat dan diterima dengan baik oleh seluruh elemen.

Dengan sinergi yang semakin kuat dan komunikasi yang konstruktif, Bea Cukai Tembilahan optimis dapat terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Upaya ini merupakan bagian dari kontribusi nyata untuk mewujudkan visi #BeaCukaiMakinBaik.

Kantor Bea Cukai Tembilahan Merayakan Capaian Kinerja Triwulan I 2026




















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Kantor Bea Cukai Tembilahan menutup kinerja awal tahun 2026 dengan torehan prestasi yang sangat membanggakan.

Berdasarkan laporan capaian kinerja hingga 31 Maret 2026, instansi ini berhasil melampaui target penerimaan negara yang ditetapkan untuk Triwulan I.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh dan kepercayaan seluruh stakeholders yang telah bersinergi bersama Bea Cukai Tembilahan dalam menjalankan tugas dan fungsi kepabeanan serta cukai di wilayah kerjanya.

Secara total, realisasi penerimaan negara mencapai angka Rp9.993.881.000, jauh melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp6.922.255.512. 

Capaian ini setara dengan persentase keberhasilan sebesar 144,4%. Kontribusi penerimaan tersebut berasal dari berbagai pos pendapatan, meliputi Bea Masuk sebesar Rp5.503.046.000, Bea Keluar sebesar Rp4.149.652.000, serta penerimaan dari sektor Cukai sebesar Rp267.086.000 dan Denda administrasi sebesar Rp272.124.000. 

Angka positif ini menjadi indikator kuat bagi kesehatan perdagangan dan kepatuhan pelaku usaha di wilayah Indragiri Hilir.

Di sisi pengawasan, Bea Cukai Tembilahan juga menunjukkan ketegasan dalam melindungi masyarakat dan negara dari arus barang ilegal. 

Selama periode Januari hingga Maret 2026, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan rokok ilegal sebanyak 795.680 batang dan Minyak Mentah Eceran (MME) ilegal sebanyak 1.105,46 liter.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang elektronik sebanyak 24 Pieces dan berbagai barang lainnya sebanyak 21 Pieces yang masuk secara tidak sah melalui jalur-jalur rawan penyelundupan.

Upaya penindakan tegas terhadap barang ilegal ini memberikan dampak signifikan bagi keuangan negara. Total nilai barang hasil penindakan mencapai Rp1.334.236.800. 

Lebih importantly, tindakan preventif dan represif ini berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp644.540.155. 

Keberhasilan ini membuktikan bahwa strategi pengawasan yang diterapkan, baik melalui intelijen maupun patroli rutin, berjalan efektif dalam membentangi pintu-pintu masuk ilegal di wilayah pesisir Tembilahan.

Tidak hanya berfokus pada aspek penerimaan dan pengawasan, Bea Cukai Tembilahan juga terus mengoptimalkan peranannya dalam memfasilitasi perdagangan (trade facilitation).

Hingga akhir Triwulan I, nilai devisa yang tercatat mencapai Rp355.493.502.640, yang mencerminkan tingginya aktivitas ekspor-impor di wilayah tersebut.

Fasilitas kepabeanan juga diberikan secara maksimal untuk mendukung iklim usaha, berupa penangguhan Bea Masuk Modal (MM) sebesar Rp18.332.667.710 dan Bea Masuk Atas Dasar Averaging (BMAD) sebesar Rp2.753.899.066.

Dukungan terhadap likuiditas perusahaan juga diwujudkan melalui fasilitas perpajakan yang tidak dipungut saat impor. 

Tercatat, Pajak Penghasilan (PPh) yang tidak dipungut mencapai Rp9.463.154.989, sedangkan Pajak Pertambahan Nilai (PPn) yang tidak dipungut mencapai angka signifikan sebesar Rp41.424.677.820.

Fasilitas-fasilitas ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan mengurangi beban biaya logistik dan modal bagi para importir dan industri di kawasan Tembilahan.

Menanggapi capaian luar biasa ini, Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan, Eko Budi Setiawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak.

"Hasil kinerja Triwulan I tahun 2026 ini menjadi motivasi besar bagi kami. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan seluruh stakeholders. 

Sinergi yang terbangun baik dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, maupun pelaku usaha adalah kunci utama dari keberhasilan ini," ujar Eko Budi Setiawan. Ia menegaskan bahwa angka 144,4% bukan titik akhir, melainkan pemicu untuk bekerja lebih keras.

Bea Cukai Tembilahan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat sistem pengawasan secara berkelanjutan.

Eko Budi Setiawan menambahkan, "Kami akan senantiasa mengoptimalkan penerimaan dan pemberian fasilitas kepabeanan demi mewujudkan pelayanan yang semakin prima. 

Target kami adalah menciptakan ekosistem kepabeanan yang bersih, efisien, dan mampu mendukung perekonomian daerah sekaligus menjaga kedaulatan negara dari ancaman barang ilegal.

" Dengan semangat baru ini, Bea Cukai Tembilahan siap menghadapi tantangan di triwulan-triwulan berikutnya untuk mencetak kinerja yang lebih baik lagi.

Saturday, April 11, 2026

Ketua PJID Riau JB Gian B Marbun Silaturahmi Bersama Awak Media dan Pemuda Guntung

















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Suasana penuh keakraban terlihat dalam pertemuan Ketua PJID Provinsi Riau, JB Gian B Marbun, bersama awak media dan tokoh pemuda Guntung yang berlangsung santai sambil ngopi bersama.

Kegiatan tersebut digelar di Kedai Kopi Mahkota, Jalan Lingkar Tembilahan, dan dihadiri oleh sejumlah jurnalis dari berbagai media. Dalam suasana santai namun penuh makna, para peserta berdiskusi ringan terkait berbagai isu pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang diskusi terbuka. Para awak media dan tokoh pemuda saling bertukar pikiran, menyampaikan pandangan, serta memberikan masukan demi kemajuan daerah ke depan.

Ketua PJID Riau, JB Gian B Marbun, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa sinergi antara media dan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, sangat penting dalam mengawal pembangunan yang berkelanjutan dan transparan.

Sementara itu, Borkat Siregar selaku tokoh pemuda Guntung menilai kegiatan tersebut membawa dampak positif. Ia menegaskan pentingnya peran pemuda dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga komunikasi yang baik dengan insan pers.

Pertemuan ini sangat baik dan membawa nilai positif. Kita bisa saling bertukar pikiran demi kemajuan Indragiri Hilir ke depan, ujarnya.

Diharapkan, melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara media, tokoh masyarakat, dan pemuda semakin solid, sehingga mampu berkontribusi nyata dalam mendorong pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Indragiri Hilir.

Wednesday, April 8, 2026

KKSS Inhil Hibahkan Lahan untuk Pembangunan Batalyon Infanteri Yonif TP














RIAUFAKTA.ID, KEMPAS - Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Indragiri Hilir menghibahkan lahan seluas 75 hektare untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 953/Harimau Rawa TNI Angkatan Darat di Riau.

Lahan tersebut diserahkan oleh Ketua BPD KKSS Inhil, H. M. Haris, dalam seremoni di Kelurahan Harapan Tani Kecamatan Kempas. Acara dihadiri perwakilan Kementerian Pertahanan, Bupati Inhil Herman, serta jajaran TNI dan pengurus KKSS.

Haris menegaskan hibah itu bukan semata atas nama pribadi, melainkan juga atas nama organisasi. “Ini kontribusi kami, baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari organisasi KKSS,” ujarnya.

Penggunaan lahan untuk fasilitas militer—seperti markas, pos keamanan, dan sarana latihan—dapat dikategorikan sebagai kemaslahatan publik. 

Kehadiran satuan TNI dinilai berkaitan langsung dengan aspek keamanan masyarakat, yang dalam konteks tertentu masuk dalam kepentingan umum.

Karena itu, hibah tersebut dapat dimaknai sebagai sedekah jariyah—amal yang pahalanya terus mengalir selama manfaatnya dirasakan. 

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan, amal yang tidak terputus setelah seseorang wafat salah satunya adalah sedekah jariyah.

Menariknya, hibah ini tidak sepenuhnya bersifat personal. 

Pernyataan Haris yang menyebut keterlibatan organisasi membuka tafsir bahwa kontribusi tersebut merupakan amaliyah kolektif. Artinya, nilai kebaikan dari hibah itu berpotensi tidak hanya dinisbatkan kepada individu, tetapi juga kepada komunitas yang terlibat di dalamnya.

Meski demikian, di luar dimensi religius, pembangunan satuan teritorial baru tetap menyisakan sejumlah pertanyaan. 

Pemerintah dan Kementerian Pertahanan belum memaparkan secara rinci urgensi strategis pembentukan batalyon di wilayah tersebut, termasuk kajian dampak sosial, lingkungan, dan tata ruang.

Klaim bahwa kehadiran Yonif akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan keamanan daerah juga masih membutuhkan pembuktian melalui perencanaan yang transparan dan partisipatif.

Di satu sisi, hibah ini dipandang sebagai kontribusi besar bagi negara dan masyarakat. 

Di sisi lain, implementasinya akan menjadi ujian apakah proyek pertahanan dapat berjalan selaras dengan kepentingan publik yang lebih luas—baik secara sosial, ekologis, maupun tata kelola.

Tuesday, March 24, 2026

LAMR Inhil Angkat Bicara Terkait Aktivitas di Pantai Solop dan dinilai Telah Melanggar Norma Adab Serta Nilai-Nilai Adat Istiadat Melayu



















RIAUFAKTA.ID, TENMBILAHAN - Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) dan Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) angkat bicara terkait aktivitas keramaian yang terjadi di Pantai Solop dan dinilai telah melanggar norma adab, kesopanan, serta nilai-nilai adat istiadat Melayu.

Ketua DPH LAMR Inhil, Datuk Seri Asmadi, SH, menegaskan bahwa setiap ruang publik di daerah Melayu harus tetap berlandaskan pada nilai budaya, agama, dan kearifan lokal yang telah lama dijunjung tinggi oleh masyarakat.

“Kami sangat menyayangkan apabila ada kegiatan atau perilaku di ruang publik yang tidak mencerminkan adab dan kesopanan sesuai dengan nilai-nilai Melayu. Negeri ini dikenal dengan marwahnya sebagai negeri beradat dan beragama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MKA LAMR Inhil, Datuk Seri Muammar Khadafi, menilai bahwa fenomena tersebut harus menjadi perhatian serius dan ditindaklanjuti secara konkret oleh seluruh pihak terkait.

“Adat Melayu sangat menjunjung tinggi nilai kesantunan, etika, dan norma sosial. Jika hal-hal yang melanggar itu dibiarkan, maka dikhawatirkan akan merusak tatanan nilai yang selama ini kita jaga bersama,” tegasnya.

Ia juga menambahkan pentingnya langkah tegas dari pemerintah dan penyelenggara kegiatan.

“Kami meminta adanya evaluasi dan pengawasan secara menyeluruh terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali di kemudian hari,” tambah Datuk Seri Muammar Khadafi.

LAMR Inhil juga meminta kepada pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan pembenahan, pengawasan, serta penertiban terhadap aktivitas di lokasi wisata, agar tetap berjalan sesuai dengan norma yang berlaku.

“Kami mendorong adanya langkah konkret, baik berupa regulasi, pengawasan lapangan, maupun pembinaan kepada masyarakat dan pelaku kegiatan. Ini penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah Datuk Seri Asmadi.

Selain itu, LAMR Inhil mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga marwah daerah dengan tetap menjunjung tinggi nilai adat, budaya, dan agama dalam setiap aktivitas, khususnya di ruang publik.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga negeri ini tetap beradab. Mari kita rawat bersama nilai-nilai luhur Melayu sebagai jati diri daerah,” tutup Datuk Seri Muammar Khadafi.

© Copyright 2019 Riaufakta.id | All Right Reserved