-->

Tuesday, July 14, 2026

Pelajar Asal Siak dan Inhil Terpilih Wakili Riau Untuk Paskibraka Tingkat Nasional

 


RIAUFAKTA.ID, PEKANBARU - Pelajar asal Kabupaten Siak atas nama Rizqy Aditya Siregar dari MAN Insan Cendekia dan Arifa Rahma Maulydha asal Kabupaten Indragiri Hilir dari SMAN 1 Keritang, terpilih menjadi wakil provinsi Riau sebagai Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibra) tingkat nasional. Keduanya akan bertugas pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Kepala Badan Kesbangpol kabupaten Indragiri hilir, Zailani mengatakan, pada awalnya pihaknya mengirimkan enam orang perwakilan untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional. Dari enam orang tersebut, kemudian dipilih dua orang yang terbaik untuk mewakili Riau ditingkat nasional.

“Petugas Paskibraka tingkat nasional perwakilan provinsi Riau sudah dipilih dan diumumkan. Satu orang dari pelajar asal Siak dan satu lagi asal Inhil,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Zailani juga menyampaikan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian para pelajar Riau tersebut. Ia juga menitipkan pesan agar para pelajar yang terpilih tersebut dapat menjalan tugas dengan baik. 

"Adik-adik sekalian harus menanamkan di dalam dada bahwa kalian kini bukan lagi hanya membawa nama pribadi, keluarga, atau sekolah asal. Kalian memikul kehormatan dan nama baik seluruh masyarakat Provinsi Riau di kancah nasional. Jaga kebugaran fisik, kemantapan mental, kuatkan ibadah, dan tunjukkan karakter asli Bumi Lancang Kuning yang dikenal berintegritas, berdisiplin tinggi, serta santun berbudaya," tegas Zailani.

Lebih lanjut, Zailani juga menyuarakan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat aktif dalam ekosistem pembinaan dan seleksi dini di tingkat akar rumput. Ucapan terima kasih secara khusus dialamatkan kepada jajaran administrasi Kesbangpol Kabupaten/Kota dan tim pelatih.

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada para orang tua yang tiada henti mengalirkan dukungan moral dan doa terbaik demi mengantarkan putra-putri mereka ke gerbang prestasi nasional,” ujarnya.

Adapun enam utusan provinsi Riau yang sebelumnya dikirimkan yakni Calon Paskibraka (Capaska) Putra Riau 2026: 1. Arkananta Fatih Dinata – Berasal dari sekolah MAN 2 Pekanbaru (Utusan Kota Pekanbaru). 2. M. Alexandreano Ramadhan – Berasal dari sekolah MAN 1 Kuantan Singingi (Utusan Kabupaten Kuantan Singingi). 3. Rizqy Aditya Siregar – Berasal dari sekolah MAN IC Siak (Utusan Kabupaten Siak).

Calon Paskibraka (Capaska) Putri Riau 2026: 

1. Arifa Rahma Maulydha – Berasal dari sekolah SMAN 1 Keritang (Utusan Kabupaten Indragiri Hilir). 2. Nadya Dwi Putri Andani – Berasal dari sekolah SMAN 2 Mandau (Utusan Kabupaten Bengkalis). 3. Raisa Dinda Agnia – Berasal dari sekolah SMAN 2 Pekanbaru (Utusan Kota Pekanbaru).


Sunday, July 12, 2026

Kepala Kaban Kesbangpol Inhil Ikuti Lepas Keberangkatan Arifa Rahma Maulydha ke Jakarta, Wakili Riau sebagai Paskibraka Nasional 2026



RIAUFAKTA.ID, PEKANBARU – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Zailani, menghadiri melepas keberangkatan Arifa Rahma Maulydha, anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026 yang mewakili Kabupaten Indragiri Hilir sekaligus Provinsi Riau, di Pekanbaru, Senin (13/7/26).

Pelepasan tersebut menjadi bentuk dukungan dan apresiasi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir kepada putri daerah yang berhasil mengharumkan nama Inhil hingga tingkat nasional. Arifa dijadwalkan bergabung bersama kontingen Provinsi Riau dan bertolak ke Jakarta pada Selasa (14/7/2026) untuk mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Nasional.

Bupati Herman menyampaikan rasa bangga atas capaian yang diraih Arifa. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang tinggi, sekaligus menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat kepada ananda Arifa Rahma Maulydha. Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan karena berhasil membawa nama Kabupaten Indragiri Hilir dan Provinsi Riau ke tingkat nasional. Semoga mampu memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional," ujar Bupati Herman.

Bupati juga berpesan agar Arifa senantiasa menjaga kesehatan, kedisiplinan, serta menjunjung tinggi sikap rendah hati selama mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan di Jakarta.

"Tetaplah menjadi pribadi yang disiplin, menjaga akhlak, sopan santun, serta menjalin persaudaraan dengan seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga untuk terus belajar, berkembang, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Indragiri Hilir," pesannya.

Keberangkatan Arifa menuju Jakarta menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang yang telah dilaluinya, mulai dari seleksi tingkat kabupaten, provinsi, hingga berhasil lolos sebagai anggota Paskibraka Nasional Tahun 2026.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berharap Arifa dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi, mengembangkan potensi, dan membawa nama baik daerah di tingkat nasional.

Monday, July 6, 2026

Kepala Kaban Kesbangpol Inhil Zailani Hadiri Membuka Pelatihan Manajemen Risiko Eksekutif


RIAUFAKTA.ID, PEKANBARU - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Zailani, hadiri membuka Pelatihan Manajemen Risiko Eksekutif di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir yang digelar di Aula Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Riau, Senin (6/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama 25 jam pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia pada level pimpinan perangkat daerah dalam penerapan manajemen risiko guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Turut hadir Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau, Dr. Evenri Sihombing, S.E., M.Si., beserta jajaran, Widyaiswara Utama Pusdiklatwas BPKP Danang Wijayanto, Ak., M.Si., Staf Ahli Bupati dan para Asisten Sekretaris Daerah, kepala Kaban Kesbangpol Inhil Zailani, Inspektur Daerah, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir sebagai peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yuliantini menegaskan bahwa pelatihan manajemen risiko memiliki arti strategis karena para peserta merupakan pengambil keputusan yang bertanggung jawab atas pencapaian sasaran organisasi di unit kerja masing-masing. Menurutnya, penerapan manajemen risiko merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Ia juga menekankan bahwa manajemen risiko bukan hanya menjadi tanggung jawab Inspektorat atau perangkat tertentu, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh pimpinan perangkat daerah. Setiap kebijakan, program, dan kegiatan harus mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak awal, menyusun langkah mitigasi yang tepat, serta melakukan pemantauan secara berkelanjutan agar tujuan pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal.

Thursday, June 11, 2026

Kepala Kaban Kesbangpol Inhil Zailani Mengikuti Tertibkan Kios di Kawasan Eks Air Mancur dan Pasar Tengah




















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Zailani, mengikuti kegiatan yustisi berupa penertiban dan pembongkaran kios yang masih berdiri di kawasan Eks Air Mancur Jalan Jenderal Sudirman dan Pasar Tengah Jalan Kahuripan, Kecamatan Tembilahan, Kamis (11/6/26).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam mewujudkan penataan kawasan perdagangan yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Penertiban dipimpin oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Indragiri Hilir, H. Ahmad Khusairi, S.Sos., MM, dan melibatkan unsur TNI, Polri, Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, Dinas Perhubungan, Kesbangpol, Bagian Hukum, Subdenpom, serta instansi terkait lainnya yang tergabung dalam Tim Terpadu Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah Kabupaten Indragiri Hilir.

Sebelum pelaksanaan penertiban, Satpol PP bersama instansi terkait telah melakukan pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan imbauan kepada para pedagang yang masih menempati kawasan tersebut agar mengosongkan lokasi dan membongkar kios secara mandiri. Namun hingga batas waktu yang telah diberikan, masih terdapat sejumlah kios yang belum dibongkar sehingga dilakukan tindakan penertiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Satpol PP Kabupaten Indragiri Hilir, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan aturan sekaligus mendukung penataan kawasan pasar yang lebih baik.

"Penertiban ini bukan semata-mata tindakan pembongkaran, melainkan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam menata kawasan perdagangan agar lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman. Sebelumnya kami telah memberikan sosialisasi dan imbauan kepada para pedagang untuk melakukan pembongkaran secara mandiri. Namun karena masih terdapat kios yang belum dibongkar, maka dilakukan penertiban sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa penataan tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam mendukung pembangunan dan pengembangan kawasan perdagangan yang lebih representatif bagi masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen melakukan penataan kawasan pasar dan ruang publik secara bertahap. Langkah ini dilakukan untuk mendukung terwujudnya kawasan perdagangan yang lebih tertata sekaligus mendukung rencana pembangunan pasar yang lebih representatif bagi masyarakat. Pemkab melalui DKUPP (Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian) telah menyiapkan lokasi Tempat Pasar Sementara (TPS) agar aktivitas ekonomi para pedagang tetap berjalan selama proses penataan berlangsung," tambahnya.

Kasatpolpp juga menyampaikan apresiasi kepada para pedagang dan masyarakat yang telah menunjukkan sikap kooperatif selama proses penertiban berlangsung sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para pedagang dan seluruh pihak yang telah bekerja sama serta mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Sikap kooperatif yang ditunjukkan menjadi salah satu faktor penting sehingga proses penertiban dapat berjalan dengan baik dan kondusif," katanya.

Ia juga berharap masyarakat senantiasa mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam menjalankan aktivitas usaha maupun kegiatan sehari-hari demi terciptanya ketenteraman dan ketertiban umum di tengah masyarakat.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku. Kepatuhan terhadap peraturan merupakan tanggung jawab bersama guna menciptakan lingkungan yang tertib, aman, nyaman, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan," pungkasnya.

Sebagai bentuk perhatian terhadap keberlangsungan usaha para pedagang, Pemkab melalui DKUPP (Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian) telah menyediakan Tempat Pasar Sementara (TPS) yang berlokasi di Jalan Kapten Mukhtar, tepatnya di lapangan belakang Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Indragiri Hilir. Lokasi tersebut disiapkan sebagai tempat relokasi sementara bagi para pedagang yang terdampak penataan kawasan pasar.

Penataan kawasan Eks Air Mancur dan Pasar Tengah diharapkan dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta aktivitas perekonomian masyarakat.

Monday, June 1, 2026

Kepala Kaban Kesbangpol Inhil Zailani Ikuti Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila 2026






















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Inhil, Zailani ikuti Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir, Jalan Akasia, Tembilahan, Senin (1/6/26).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam amanatnya disampaikan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban dalam mewujudkan perdamaian dunia yang abadi.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang penuh ketidakpastian,” ujarnya.

Indonesia, lanjutnya, tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang bersatu meskipun memiliki keberagaman yang sangat besar dengan lebih dari 17 ribu pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Nilai-nilai Pancasila telah menjadi perekat yang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa hingga saat ini.

Pancasila juga disebut sebagai kompas moral dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik dunia. Sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, bangsa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“Pancasila juga menjadi landasan kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung di dalamnya merupakan instrumen diplomasi yang efektif dalam membangun kerja sama dan menjaga perdamaian antarbangsa,” ungkapnya.

Sebagai negara besar, Indonesia terus menunjukkan kepemimpinan dan kontribusi nyata dalam berbagai upaya perdamaian dunia, termasuk melalui partisipasi aktif di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Peran Indonesia dalam menyelesaikan konflik regional serta menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa di dunia merupakan wujud nyata pengamalan sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Menutup amanatnya, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda sebagai penjaga masa depan Indonesia, diajak untuk terus menjadikan Pancasila sebagai ideologi dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral dapat menyesatkan. Karena itu, generasi muda harus menjadikan Pancasila sebagai ideologi dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tambahnya.

Friday, May 15, 2026

Berangkatkan 4 Siswa Menuju Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi, Kepala Badan Kesbangpol Inhil Inhil Harap Berhasil Hingga Nasional


















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - M. Shabbillah Riadi asal SMA Negeri 1 Tanah Merah, Intan Puji Lestari asal SMA Negeri 1 Tembilahan, Arifa Rahma asal SMA Negeri 1 Keritang dan Rinawal dari SMA Negeri 1 Tempuling, ialah Putera - Puteri terbaik asal Indragiri Hilir (Inhil) yang mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Riau.

Keempat nama ini, sebelumnya telah lolos dalam sejumlah tes tingkat kabupaten dan memenuhi persyaratan termasuk usia yang sesuai dengan ketentuan Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP) Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 tahun 2022 tentang Program Paskibraka.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Zailani pun, menyampaikan dukungannya terhadap empat orang siswa berprestasi ini. 

"Kita telah lakukan pembinaan lanjutan dan pemeriksaan kesehatan selama dua hari di Hotel Inhil Pratama Tembilahan, agar anak-anak kita ini siap berjuang di tingkat Provinsi, dan Alhamdulillah malam ini akan kita dampingi keberangkatannya ke Pekanbaru," ujar Zailani 

Pembekalan tersebut adalah upaya pemerintah daerah dan lembaga terkait, demi maksimalnya hasil seleksi yang terjadwal pada tanggal 16-21 Mei di Kota Pekanbaru. 

"Tentunya kita berharap, pada tahun ini 4 orang yg kita antar semuanya berhasil pada seleksi tingkat provinsi, bahkan bisa melaju menjadi paskibra tingkat nasional," harap Kepala Badan Kesbangpol Zailani.

Agar mendapat hasil yang diharapkan, Kepala Badan Kesbangpol Inhil Zailani berpesan peserta seleksi dapat menjaga kesehatan dan kedisiplinan serta terus berdoa, kepala Badan Kesbangpol Inhil Zailani juga mohon dukungan dari masyarakat Inhil demi keberhasilan 4 putera - puteri daerah tersebut .

Monday, May 4, 2026

Kepala Badan Kesbangpol Inhil Zailani Hadiri Pengukuhan HIMA Persis Inhil





















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Inhil, Zailani, menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Pimpinan Daerah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA Persis) Inhil yang digelar di Gedung Top 5 Tembilahan, Selasa (5/5/26).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ketua, pengurus, dan anggota HIMA Persis Inhil.

Dalam sambutan Bupati Indragiri Hilir yang dibacakan oleh Zailani, pemerintah daerah menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh pengurus Pimpinan Daerah HIMA Persis Inhil masa jihad 2025–2027 yang baru saja dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah titik awal dari perjuangan dan pengabdian, melainkan bagian dari proses panjang dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir sangat mendukung langkah-langkah inovatif dari kalangan mahasiswa. Mari kita berkolaborasi untuk membangun daerah yang lebih baik,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Lebih lanjut, pemerintah daerah mengajak HIMA Persis Inhil untuk tidak hanya cakap dalam berorganisasi, tetapi juga mampu menangkap peluang di era ekonomi digital demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir.

Kepada para pengurus yang baru dilantik, Bupati berpesan agar segera menyusun program kerja yang realistis, terukur, dan memberikan dampak langsung bagi umat. Selain itu, pengurus diharapkan mampu menjadi intelektual yang berintegritas, berilmu, serta berakhlakul karimah.

“Ke depan, tantangan yang dihadapi akan semakin kompleks. Oleh karena itu, kita dituntut untuk adaptif terhadap perubahan, namun tetap kokoh dalam memegang prinsip dan nilai-nilai keislaman,” tutupnya.

Thursday, April 23, 2026

Kepala Badan Kesbangpol Inhil Zailani, S, Sos Hadiri Rakor Pengawasan Orang Asing
















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Indragiri Hilir, Zailani, S,Sos menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Rabu, (22/4/26).

Pertemuan ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas instansi guna mengawasi keberadaan 41 Warga Negara Asing (WNA) yang saat ini terdeteksi berada di wilayah Inhil.

Kepala Kantor Imigrasi Tembilahan, Caven Jonathan, menekankan bahwa letak strategis Inhil menjadikannya wilayah dengan potensi kerawanan keimigrasian yang tinggi. 

"Pengawasan orang asing bukan hanya tugas Imigrasi, melainkan tanggung jawab bersama anggota TIMPORA untuk menjaga kedaulatan negara melalui deteksi dini dan pertukaran informasi," tegasnya saat membuka acara.

Selain pengawasan rutin, rapat ini juga menyoroti pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM). Salah satu strategi yang diusung adalah pembentukan Desa Binaan Imigrasi, dengan Desa Mumpa sebagai pilot project karena adanya indikasi kerawanan TPPO di wilayah tersebut.

Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Junior Manarep Sigalingging, menjelaskan bahwa program ini bertujuan melibatkan aparatur desa dan masyarakat dalam melaporkan aktivitas WNA.

"Desa Mumpa terpilih karena memiliki indikasi kerawanan TPPO. Melalui pembinaan ini, masyarakat diharapkan lebih mawas diri," ungkapnya.

Kaban Kesbangpol Inhil, Zailani, S.Sos, menambahkan bahwa pengawasan ini penting untuk memastikan aktivitas orang asing memberikan manfaat positif bagi daerah tanpa mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.

Dalam menutup rangkaian agenda kegiatan rapat koordinasi ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan, Caven Jonathan, A.Md.Im, M.PA, menegaskan komitmen instansinya melalui pernyataan berikut:

"Keberadaan 41 warga negara asing di Indragiri Hilir adalah bukti dinamika ekonomi kita yang berkembang. 

Namun, luasnya wilayah dan letak strategis kita jangan sampai menjadi celah bagi pelanggaran hukum. 

Kami di Imigrasi tidak bisa bekerja sendirian; sinergi dalam wadah TIMPORA adalah kunci. 

Melalui Desa Binaan Imigrasi, kami memperluas 'mata dan telinga' negara hingga ke tingkat akar rumput.

Pesan kami jelas: kami sangat terbuka bagi mereka yang patuh, namun tidak ada ruang bagi siapapun yang mencoba menyalahgunakan izin tinggal atau terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang di wilayah ini."

Ke depannya, sinergi yang telah terjalin diharapkan mampu menciptakan iklim investasi dan pariwisata yang aman serta kondusif. 

Dengan keterlibatan aktif masyarakat melalui program Desa Binaan Imigrasi, diharapkan kesadaran hukum masyarakat akan meningkat, sehingga potensi pelanggaran keimigrasian maupun kejahatan lintas negara seperti TPPO dapat dideteksi dan dicegah sejak dini.

© Copyright 2019 Riaufakta.id | All Right Reserved