-->

Thursday, July 23, 2026

Pemerintah Daerah Gencar Lakukan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni, Demi Wujudkan Hunian Sehat Warga



RIAUFAKTA.ID, CONGONG LUAR - Komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang layak terus diwujudkan. Salah satunya melalui kegiatan pendataan rumah tidak layak huni di wilayah pesisir dan pemukiman rawan, seperti yang dilakukan petugas di Kelurahan Congong Luar, Kecamatan Congong.

Dari hasil penelusuran di lapangan, tim pendata harus menelusuri jalan setapak dari papan kayu yang kondisinya sudah lapuk dan berada di atas perairan berlumpur. Hal ini dilakukan agar data yang masuk benar-benar valid dan tepat sasaran.

Dalam salah satu dokumentasi, terlihat Pak Sekcam kecamatan concong berjalan hati-hati di atas jembatan kayu sempit di antara rumah-rumah panggung. Di foto lain, petugas bersama warga berdiri di depan rumah panggung dengan dinding dari anyaman daun nipah dan atap seng yang sebagian sudah ditutup terpal. Kondisi bangunan tersebut masuk dalam kategori rumah tidak layak huni karena rawan, tidak permanen, dan berisiko terhadap kesehatan penghuni. 

"Pendataan ini penting sebagai dasar kami mengusulkan bantuan bedah rumah dan program perumahan untuk masyarakat. Kami harus turun langsung ke lapangan, tidak bisa hanya dari data di meja," ujar salah satu petugas saat melakukan verifikasi.

Lurah Congong Luar menyampaikan bahwa pendataan ini menjadi prioritas pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup warga pesisir. Data yang dikumpulkan nantinya akan digunakan untuk pengajuan bantuan ke pemerintah provinsi dan pusat melalui program rumah layak huni.

Warga menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap hasil pendataan ini segera ditindaklanjuti agar hunian yang selama ini ditempati bisa direnovasi menjadi lebih aman dan sehat.

Pemerintah daerah menargetkan seluruh data rumah tidak layak huni di kecamatan pesisir rampung pada tahun 2026. Setelah data terkumpul, tahap selanjutnya adalah verifikasi dan pengusulan penerima bantuan.

Dengan semangat "tidak ada warga yang tertinggal", upaya pendataan ini menjadi langkah awal perjuangan pemerintah daerah untuk memastikan setiap keluarga di Congong Luar memiliki rumah yang layak, aman, dan sehat untuk ditempati.

Monday, July 13, 2026

Bea Cukai Tembilahan Mencatat Capaian Kinerja yang Positif Hingga Triwulan II Tahun 2026


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tembilahan mencatat capaian kinerja yang positif hingga Triwulan II Tahun 2026. Berbagai indikator menunjukkan peningkatan, mulai dari penerimaan negara, penguatan pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai, hingga asistensi serta fasilitasi kepada pengguna jasa sebagai upaya mendukung kelancaran perdagangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hingga 30 Juni 2026, realisasi penerimaan negara yang berhasil dihimpun Bea Cukai Tembilahan mencapai Rp17.242.639.000 atau 149,33 persen dari target sebesar Rp12.434.681.651. Penerimaan tersebut berasal dari Bea Masuk sebesar Rp9.383.486.000, Bea Keluar Rp6.713.472.000, Cukai Rp863.557.000, serta penerimaan dari denda sebesar Rp282.124.000.

Di bidang pengawasan, Bea Cukai Tembilahan berhasil melakukan berbagai penindakan terhadap barang ilegal. Barang hasil penindakan meliputi 2.330.840 batang rokok ilegal, 1.118,23 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal, 82 unit telepon seluler, 20 buah tas, satu potong pakaian, lima unit alat kesehatan, delapan set alat perkapalan, lima ampul narkotika, tujuh ampul obat ilegal, 920 tablet, tujuh botol obat ilegal, serta 16 unit perkakas.

Dari seluruh kegiatan penindakan tersebut, nilai barang hasil penindakan mencapai Rp5.061.842.400 dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp2.077.517.501. Capaian ini menjadi bukti komitmen Bea Cukai Tembilahan dalam melindungi masyarakat sekaligus mengamankan penerimaan negara dari peredaran barang ilegal.

Sementara itu, pada aspek asistensi dan fasilitasi kepabeanan, Bea Cukai Tembilahan turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan daya saing pelaku usaha. Hingga akhir Juni 2026, nilai devisa yang difasilitasi mencapai Rp624.292.220.891. Selain itu, terdapat fasilitas Bea Masuk Ditangguhkan sebesar Rp32.362.201.790, BMAD Ditangguhkan Rp5.095.131.669, PPh Tidak Dipungut Rp17.002.660.309, dan PPN Tidak Dipungut sebesar Rp74.425.158.421.

Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Eko Budi Setiawan, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Bea Cukai Tembilahan yang didukung oleh sinergi dengan instansi pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya diukur dari tingginya penerimaan negara, tetapi juga dari efektivitas pengawasan serta kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dan pengguna jasa.

"Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Bea Cukai Tembilahan dalam menjalankan fungsi sebagai trade facilitator, industrial assistance, community protector, dan revenue collector secara seimbang. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengawasan, serta memberikan kepastian hukum demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan penerimaan negara," ujar Eko Budi Setiawan.

Melalui capaian kinerja Triwulan II Tahun 2026 tersebut, Bea Cukai Tembilahan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, pengawasan yang efektif, serta membangun sinergi dengan seluruh pihak. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola kepabeanan dan cukai yang semakin baik, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional dengan semangat "Bea Cukai Makin Baik."

Thursday, July 2, 2026

Tren Aktivis Eskpor Kelapa Inhil ke Malaysia Melemah, Diprediksi Harga Kelapa Turun




RIAUFAKTA.ID, SUNGAI GUNTUNG - Aktivis ekspor kelapa bulat Indragiri Hilir ke Negara Malaysia cenderung dinamis dan mengalami penyesuaian volume atau mengalami penurunan.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan atau UPP Sungai Guntung, Capt. Yovan Siahaan, seperti dikutip dari goriau.

Menurutnya, arus keluar komoditas kelapa dari Pelabuhan Sungai Guntung dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan pola yang cenderung menurun. 

Berdasarkan pencatatan dokumen operasional pelabuhan, aktivitas ekspor kelapa bulat ke Malaysia menunjukkan tren penurunan sangat signifikan.

Namun, aktivitas pelayaran dan bongkar muat kelapa di Pelabuhan Sungai Guntung masih tetap berjalan, masih melayani pembelian komoditas kelapa.

Bahkan pelabuhan masih melayani pengiriman antarpulau dan ekspor dalam skala besar. Hanya saja permintaan dari Malaysia menunjukkan penurunan.

Data pelabuhan mencatat, volume ekspor kelapa tujuan Malaysia dari Maret ke April 2026, merosot sekitar 78,43 persen hanya dalam waktu satu bulan. 

Sedangkan pada Mei 2026, volume pengiriman turun sekitar 42,02 persen dibanding Maret 2026 lalu. Artinya permintaan luar negeri menurun.

Kurangnya permintaan pasar luar negeri tersebut, harga kelapa diprediksi akan mengalami pelemahan dan penurunan.

Tuesday, June 30, 2026

Kadis PMD Yuliargo Imbau Kades se-Inhil Sukseskan Sensus Ekonomi 2026


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Indragiri Hilir, Yuliargo, mengimbau seluruh kepala desa di wilayahnya untuk aktif mengajak masyarakat menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.  

Menurut Yuliargo, sensus yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi dunia usaha dan keluarga di Indonesia. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, khususnya di bidang ekonomi.  

“Dengan adanya data akurat dari Sensus Ekonomi, pemerintah dapat merancang program yang tepat sasaran, seperti pengembangan UMKM, penyediaan infrastruktur, hingga pembinaan usaha masyarakat. Jika dunia usaha berkembang, maka peluang kerja akan bertambah dan ekonomi daerah ikut tumbuh,” jelasnya.  

Yuliargo menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam memberikan data yang jujur kepada petugas sensus. Ia juga menegaskan bahwa BPS menjamin kerahasiaan data responden dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk pajak atau pemeriksaan lainnya.  

Ia berharap seluruh kepala desa di Indragiri Hilir dapat menjadi motor penggerak dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya sensus ini. “Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 sebagai wujud komitmen bersama membangun perekonomian yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Wednesday, May 27, 2026

Sekda Inhil Ajak Masyarakat Latih Keikhlasan dan Kepedulian Lewat Ibadah Kurban



















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Peringatan Hari Raya Idul Adha, ialah pemaknaan kisah teladan dari keikhlasan dan ketaatan Nabi Ibrahim a.s dan teguhnya pengorbanan sang anak, Nabi Ismail a.s . 

Demikian diutaran Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Tantawi Jauhari, saat laksanakan Salat Idul Adha di Masjid Agung Al Huda Tembilahan, pada Rabu (27/5) pagi.

Dari kisah keteguhan hati Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah SWT, umat muslim diwariskan ibadah kurban dalam melatih keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama. 

Sekda Inhil Tantawi Jauhari pun mengutip Hadist yang diriwayatkan Ibnu Majah dan Tirmidzi dari Sayyidah Aisyah r.a , tentang pentingnya ibadah kurban. 

“Tidak ada suatu amalan yang dilakukan anak Adam pada hari Nahr dan Tasyrik yang lebih dicintai Allah selain mengalirkan darah (hewan kurban). Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sesungguhnya darah kurban itu telah sampai kepada ridha Allah sebelum jatuh ke tanah, maka lapangkanlah jiwa kalian untuk berkurban," demikian disampaikan Sekda Inhil.

Sekda Inhil pun apresiasi pengetahuan masyarakat Inhil tentang keutamaan ibadah kurban, dibuktikan dengan meningkatnya jumlah hewan kurban pada tahun ini. 

“Berdasarkan data dari Dinas Pertanian, total jumlah hewan kurban di Kabupaten Inhil mencapai 3.194 ekor, terdiri dari 2.750 ekor Sapi, 417 ekor Kambing dan Domba sebanyak 27 ekor," Tantawi menyampaikan.

Selanjutnya Sekda berpesan agar pendistribusian daging kurban dilakukan dengan sebaik mungkin, agar keberkahannya dapat dirasakan masyarakat.

Monday, May 25, 2026

Camat Mandah dan LAMR Kecamatan Mandah Tegaskan Larangan Aktivitas Maksiat dan LGBT di Kawasan Wisata Pantai Solop


 














RIAUFKTA.ID, MANDAH – Dalam rangka menjaga keamanan, kenyamanan, serta nilai-nilai agama dan budaya masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, Camat Mandah Idrus, M. Pd. I, bersama Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Mandah, Raja Khairun, menegaskan larangan terhadap segala bentuk aktivitas maksiat, pergaulan bebas, penyalahgunaan minuman keras, narkoba, serta perilaku yang bertentangan dengan norma agama dan adat istiadat Melayu di kawasan wisata Pantai Solop, Desa Pulau Cawan.

Penegasan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat himbauan Kecamatan Mandah Nomor 71/MDH-TRANTIBUM/V/2026 tentang pengamanan wilayah dan arena destinasi pariwisata menjelang dan selama Hari Raya Idul Adha Tahun 2026. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa seluruh aktivitas hiburan dan kegiatan di destinasi wisata harus sesuai dengan norma agama, sosial, budaya, dan adat istiadat masyarakat Mandah. 

Camat Mandah Idrus, M. Pd. I, mengatakan bahwa Pantai Solop merupakan salah satu ikon wisata Kabupaten Indragiri Hilir yang harus dijaga bersama agar tetap menjadi destinasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi keluarga.

> "Kami mengajak seluruh pengunjung untuk menghormati nilai-nilai agama, adat Melayu, serta menjaga ketertiban selama berada di Pantai Solop. Tidak diperkenankan adanya aktivitas maksiat, pesta minuman keras, penyalahgunaan narkoba maupun perilaku yang bertentangan dengan norma masyarakat dan budaya Melayu yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Mandah," tegas Idrus.

Senada dengan itu, Ketua LAMR Kecamatan Mandah Raja Khairun menegaskan bahwa masyarakat Melayu Mandah sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama Islam dan adat istiadat Melayu. Oleh karena itu, segala bentuk perilaku yang dianggap merusak moral generasi muda dan mengganggu ketertiban umum tidak akan ditoleransi.

> "Kami dari LAMR Kecamatan Mandah mendukung penuh langkah Pemerintah Kecamatan dalam menjaga marwah daerah. Pantai Solop adalah kebanggaan masyarakat Mandah. Karena itu seluruh pengunjung diharapkan menjaga sikap, berpakaian sopan, serta tidak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan norma agama dan adat Melayu," ujar Raja Khairun.

Selain itu, pengelola destinasi wisata dan petugas keamanan diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pengunjung selama libur Hari Raya Idul Adha. Langkah ini sejalan dengan arahan Dinas Pariwisata Kabupaten Indragiri Hilir yang mengharuskan setiap pengelola objek wisata menjaga norma agama, adat, budaya dan kearifan lokal di kawasan wisata. 

Pemerintah Kecamatan Mandah bersama unsur TNI, Polri, pemerintah desa, pengelola wisata dan tokoh masyarakat akan terus melakukan pemantauan guna memastikan suasana Pantai Solop tetap kondusif selama Hari Raya Idul Adha maupun pada hari-hari lainnya.

Dengan adanya komitmen bersama tersebut, diharapkan Pantai Solop tetap menjadi destinasi wisata unggulan yang memberikan kenyamanan bagi wisatawan sekaligus tetap menjaga nilai-nilai religius, budaya dan adat istiadat masyarakat Melayu di Kecamatan Mandah.

Wednesday, May 20, 2026

CSR dari PT RSUP untuk Pembangunan Jalan Poros Desa Pulau Burung















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Sambu Group melalui salah satu entitas usahanya, PT Riau Sakti United Plantations (PT RSUP), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Sebagai perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, Sambu Group terus mendorong berbagai program pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan. 

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan pembangunan Jalan Poros Desa Pulau Burung yang bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR).

Program pembangunan jalan tersebut dibahas dalam rapat perencanaan yang dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Pulau Burung pada Selasa, 19 Mei 2026, bertempat di Aula Desa Pulau Burung, Jalan Km. 02, Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Pulau Burung Razali, S.E, Danramil 11/Pulau Burung yang diwakili Sertu Siswanto, Kapolsek Pulau Burung yang diwakili Aipda Yanser Lase, Kepala Desa Pulau Burung Riswan Haidir, Amd., Ketua BPD H. Amir, serta para Ketua RW dan RT Desa Pulau Burung.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa pembangunan Jalan Poros Desa Pulau Burung akan didukung melalui dana CSR PT RSUP Tahun 2026 dengan nilai sebesar Rp1.856.442.500. Adapun pekerjaan pembangunan meliputi jalan sepanjang 1.115 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan cor 15 sentimeter.

Camat Pulau Burung, Razali, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan kebutuhan prioritas masyarakat yang diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

“Pembangunan jalan poros ini merupakan kebutuhan masyarakat yang sangat prioritas. Dengan kondisi jalan yang baik, mobilitas warga akan lebih lancar dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Pulau Burung,” ujar Razali.

Sementara itu, Sertu Siswanto yang mewakili Danramil 11/PBR turut menyampaikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami dari Koramil 11/PBR siap mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga pembangunan jalan ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat besar bagi warga,” Sertu Siswanto.

Humas PT RSUP, Sumardi, menjelaskan “Kami meyakini bahwa pembangunan infrastruktur desa memiliki peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui program CSR ini, perusahaan berharap keberadaan jalan poros desa dapat memberikan manfaat nyata bagi mobilitas warga, distribusi hasil usaha masyarakat, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi di Desa Pulau Burung,” jelas Sumardi.

PT RSUP sendiri memberikan kontribusi terhadap pembangunan jalan poros desa merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung konektivitas wilayah dan aktivitas masyarakat. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, kegiatan simbolis dimulainya dukungan pembangunan Jalan Poros Desa Pulau Burung telah dilaksanakan pada 18 Mei 2026 sebagai bentuk sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.


Melalui dukungan terhadap pembangunan infrastruktur desa ini, PT RSUP berharap terciptanya akses transportasi yang lebih baik sehingga mampu mendukung kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal di Kecamatan Pulau Burung.

Thursday, May 14, 2026

Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar



















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN – Bupati Inhil memberikan apresiasi terhadap kehadiran pedagang subuh dalam pencabutan undian tempat diaula Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) atas kebijakan Pemkab. Inhil melakukan penataan Pasar Induk Jalan Yos Sudarso Tembilahan. Rabu 13/5/26

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh secara tegas menyatakan dan menandatangani siap direlokasi demi mendukung program penataan pasar yang digagas Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir di bawah kepemimpinan Bupati Inhil, H. Herman.

Bupati Herman mengatakan, sikap para pedagang tersebut menjadi sinyal kuat bahwa keinginan menghadirkan pasar yang lebih tertata, bersih, nyaman dan bebas dari kesemrawutan merupakan harapan bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga para pelaku usaha yang selama ini menggantungkan penghidupan di kawasan pasar induk.

"Selama bertahun-tahun, Pasar Induk Tembilahan memang dinilai sudah jauh dari kata layak. Kondisi bangunan yang sebagian besar rusak, lapak yang tidak tertata, lingkungan pasar yang kumuh dan becek, hingga munculnya keluhan praktik pungutan liar menjadi persoalan yang terus berulang tanpa penyelesaian menyeluruh", Ujar Herman melalui seluler.

Bagi para pedagang, relokasi bukanlah ancaman, melainkan langkah awal menuju perubahan besar yang selama ini dinantikan.

“Kalau untuk kebaikan bersama, tentu kami mendukung. Pasar memang sudah harus dibenahi. Kami ingin tempat berdagang yang lebih nyaman, tertata dan aman,” ujar salah seorang pedagang usai mengikuti pengundian lapak.

Pedagang lainnya juga berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan agar wajah baru Pasar Induk Tembilahan segera terwujud.

“Kami siap pindah. Yang penting setelah selesai nanti pasar induk tentu menjadi lebih bagus, pembeli nyaman dan pedagang juga tenang berjualan,” ungkapnya.

Kepala DKUPP Inhil, Dr. Trio Beni Putra, menambahkan bahwa mayoritas pedagang mendukung penuh kebijakan relokasi dari kawasan sekitar Lapangan Ex-Air Mancur Tembilahan menuju Lapangan RTH Tembilahan Inhil.

Menurut Trio, dukungan ratusan pedagang tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat pasar memahami pentingnya pembenahan total terhadap pasar induk yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Tembilahan.

“Relokasi ini bukan penggusuran. Ini tahapan penataan untuk mendukung proses pembangunan pasar induk agar lebih baik, lebih tertata dan lebih manusiawi bagi pedagang maupun masyarakat,” tegas Trio.

Ia menjelaskan, penataan ulang pasar juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan sistem pengelolaan pasar yang lebih profesional dan transparan, termasuk meminimalisir praktik pungutan liar yang selama ini dikeluhkan sebagian pedagang.

Pemerintah Kabupaten Inhil, lanjut Trio, telah menjamin seluruh pedagang yang direlokasi akan mendapatkan lapak dagangan secara gratis. Selain itu, pemerintah juga memastikan aktivitas perdagangan tetap berjalan sehingga pedagang tetap bisa mencari nafkah dengan aman dan nyaman.

“Kebijakan ini semata-mata untuk kepentingan pedagang dan masyarakat luas. Pemerintah ingin menghadirkan pasar yang lebih bersih, tertib, nyaman dan mampu menjadi pusat ekonomi yang membanggakan bagi Kabupaten Indragiri Hilir,” pungkasnya.

Tuesday, April 28, 2026

Bupati Inhil Ikuti Musrenbang Riau 2026 Secara Virtual, Perkuat Sinergi Pembangunan



















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Pemerintah Provinsi Riau menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Riau Tahun 2026 di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang partisipatif, terarah, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Musrenbang diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, baik secara langsung maupun virtual, mulai dari unsur pemerintah, DPRD, kepala daerah, hingga tokoh masyarakat.

Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan mampu memastikan perencanaan pembangunan benar-benar berpijak pada kebutuhan riil serta aspirasi masyarakat.

Dari Kabupaten Indragiri Hilir, Bupati yang diwakili oleh Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Inhil, H. Dwi Budiyanto, S.Sos., M.Si., mengikuti kegiatan secara virtual dari ruang rapat Bappeda Inhil di Tembilahan, didampingi oleh Kepala Bappeda beserta jajaran.

Musrenbang dibuka dan dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya keselarasan perencanaan pembangunan antar tingkat pemerintahan agar program yang disusun tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa perencanaan pembangunan harus berbasis data, adaptif terhadap dinamika daerah, serta mampu menjawab tantangan ke depan, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi yang solid antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencapai target pembangunan serta mewujudkan Riau yang maju dan berdaya saing.

Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan


















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Sering dikeluhkan karena kondisi bangunan yang menua dan banyak mengalami kebocoran saat hujan, sehingga sangat memprihatinkan, Bupati Indragiri Hilir H. Herman memperjuangkan pembangunan pasar yang megah pada tahun 2026 agar tercipta pasar yang nyaman, bersih, tertib, aman, dan kompetitif. Hal ini juga dalam rangka penguatan ekonomi kerakyatan melalui penyediaan infrastruktur fisik yang layak, manajemen profesional, serta lokasi yang strategis.

“Pembangunan pasar ini harus terlaksana pada tahun 2026. Kita ingin menghadirkan pasar yang nyaman, bersih, tertib, aman, dan mampu bersaing, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Herman.

Pedagang menyambut positif rencana pembangunan pasar yang megah, estetik, dan sesuai kearifan lokal. Pasalnya, kondisi saat ini dinilai jauh dari aspek kenyamanan, keamanan, dan kelangsungan usaha mereka. Para pedagang pun antusias mendukung rencana Bupati Herman saat menyampaikan akan membangun Pasar Induk Yos Sudarso, Senin, 27/4/26.

Rencana pembangunan pasar induk ini akan dilakukan melalui skema lelang terbuka, dimulai bulan Agustus dan ditargetkan rampung pada akhir 2026.

Sebagai tahap awal, pemerintah daerah kini tengah merampungkan penyusunan Detail Engineering Design (DED), yang akan menjadi acuan teknis pembangunan pasar baru dengan konsep bercorak lokal khas Indragiri Hilir.

Nantinya, bangunan Pasar Induk sepanjang 860 meter dengan lebar 11,5 meter akan dibagi ke dalam beberapa bagian sesuai klasifikasi jenis dagangan, serta dilengkapi MCK, pos keamanan, dan kantor pengelola. Selain itu, akan disediakan jalan selebar 4 meter dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) selebar 4,5 meter.

Gedung baru ini dirancang mampu menampung sekitar enam ratus lebih pedagang. Selama proses pembangunan berlangsung, lokasi harus bersih dan steril demi keamanan pekerja dan masyarakat pedagang. Oleh karena itu, para pedagang akan direlokasi ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang telah disiapkan. Diharapkan, saat pemindahan tidak ada unsur pemaksaan.

Salah satu pedagang, Fandy, mengaku menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai pembangunan sudah sangat dibutuhkan karena kondisi pasar saat ini sering mengalami kebocoran saat hujan sehingga mengganggu aktivitas berdagang.

“Kami sangat mendukung rencana pembangunan ini. Kondisi pasar sekarang sering bocor saat hujan, jadi sangat mengganggu kami saat berjualan. Harapannya pasar baru nanti lebih nyaman dan aman,” ungkap Fandy.

Fandy berharap proyek revitalisasi ini dapat segera direalisasikan dan berjalan lancar hingga selesai tepat waktu, sehingga Pasar Induk Yos Sudarso bisa menjadi pusat perdagangan tradisional yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat Indragiri Hilir.

Monday, April 27, 2026

Bupati Inhil Herman Lepas 307 JCH Kloter 7 di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan






















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi melepas 307 jamaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter 7, Selasa (28/4/2026) pagi, di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan.

Pelepasan berlangsung khidmat sekaligus penuh haru. Ratusan keluarga dan kerabat memadati kawasan masjid untuk mengantar keberangkatan para jamaah menuju Tanah Suci. Isak tangis dan doa mengiringi langkah para calon haji yang akan menunaikan rukun Islam kelima.

Dalam sambutannya, Bupati Herman menyampaikan bahwa pemberangkatan jamaah calon haji Kabupaten Indragiri Hilir tahun ini dilakukan dalam dua tahap. Kloter 7 sebanyak 307 orang diberangkatkan pada 28 April, sementara Kloter 11 sebanyak 173 orang dijadwalkan menyusul pada 3 Mei mendatang.

“Jamaah calon haji yang kita lepas hari ini merupakan orang-orang yang beruntung karena mendapat kesempatan memenuhi panggilan Allah SWT. Gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Herman.

Ia menegaskan pentingnya meluruskan niat dalam beribadah haji. Menurutnya, keikhlasan menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian ibadah bernilai dan diterima oleh Allah SWT.

“Jadikan ibadah haji sebagai momentum untuk meningkatkan iman dan takwa serta mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tambahnya.

Selain itu, Herman mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan dan keselamatan, serta mematuhi seluruh ketentuan selama berada di Tanah Suci. Ia juga mengimbau agar jamaah memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk beribadah dan turut mendoakan keluarga, daerah, serta bangsa.

Dalam keterangannya kepada awak media, Herman menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memfasilitasi transportasi domestik jamaah, mulai dari Tembilahan menuju Batam, dilanjutkan perjalanan ke Asrama Haji hingga ke bandara keberangkatan.

“Untuk perjalanan jamaah dari Tembilahan menuju Batam, kemudian dilanjutkan ke Asrama Haji hingga ke bandara, semuanya difasilitasi oleh pemerintah daerah melalui APBD. Ini bentuk komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah,” jelas Herman.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan, Bupati Herman juga turut mendampingi jamaah dalam perjalanan menuju Batam menggunakan kapal yang sama.

Pelepasan ditutup dengan doa bersama dan ucapan selamat jalan, dengan harapan seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

Hari Otonomi Daerah ke 30, Bupati Inhil Sampaikan Pesan Mendagri Ajak Selaraskan Program dan Wujudkan Kemandirian Fiskal
















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, menyampaikan Pidato Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026, yang menekankan pentingnya keselarasan kebijakan pusat dan daerah dalam mewujudkan Asta Cita Indonesia.

Bupati sampaikan, Hari Otonomi Daerah yang dalam sejarahnya sebagai momen pemberi kewenangan kepada Pemda untuk mengatur urusan pemerintahnnya sendiri, hendaknya menjadi pengingat bahwa keberhasilan program nasional bergantung pada kemajuan daerah.

“Selain menyelaraskan program pembangunan dengan visi pemerintah pusat, daerah diminta untuk tetap fokus meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, penyediaan air bersih dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Inhil dalam Upacara berlangsung Senin (27/4) pagi di Halaman Kantor Bupati Inhil.

Mendagri juga menyoroti pentingnya pengelolaan potensi daerah dalam mewujudkan kemandirian fiskal. 

“Inovasi diperlukan dalam pengelolaan potensi lokal guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah , pengelolaan energi, mencapai swasembada pangan serta meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” lanjut Bupati Inhil.

Namun, dalam pelaksanaan berbagai kebijakan tersebut, Mendagri berpesan harus mengedepankan prinsip efisiensi, demi menghindari pemborosan, meningkatkan kualitas layanan publik dan mendorong keberlanjutan pembangunan.

Bupati Inhil, Herman Buka MUSKAB VII PWRI Inhil, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan “Inhil Hebat”




















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) VII Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026, yang digelar di Gedung 3 Putri Tembilahan, Senin (27/4/26).

Kegiatan yang mengusung tema “PWRI Bersama Pemda Kabupaten Inhil Siap Bersinergi Menuju Inhil Hebat” ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran para pensiunan sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Herman menegaskan bahwa Muskab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk merumuskan langkah dan program kerja yang berdampak nyata.

“Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan organisasi, melainkan ajang untuk saling bertukar pikiran, menyusun langkah kerja, serta memperkuat jalinan kerja sama antara PWRI dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir,” tegas Herman.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pensiunan yang tergabung dalam PWRI. Menurutnya, pengalaman dan dedikasi para purnabakti merupakan aset berharga dalam mendorong kemajuan daerah.

“Kemajuan dan kesejahteraan daerah tidak dapat diwujudkan hanya oleh satu pihak saja. Diperlukan dukungan, partisipasi, dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para pensiunan yang memiliki pengalaman dan wawasan yang sangat berharga,” tambahnya.

Bupati Herman turut mengapresiasi kontribusi besar para pensiunan dalam membangun Indragiri Hilir dari masa ke masa. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian dan membuka ruang seluas-luasnya bagi PWRI untuk menyampaikan aspirasi serta gagasan konstruktif.

“Pemerintah daerah akan terus membuka ruang bagi PWRI untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan usulan-usulan demi kemajuan Kabupaten Indragiri Hilir,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWRI Provinsi Riau, Saleh Djasit, dalam sambutannya mengingatkan bahwa makna “Wredatama” adalah sosok yang utama dan mulia, sehingga semangat pengabdian tidak boleh berhenti meski telah purna tugas.

“Kita ini adalah abdi negara yang sudah menyelesaikan tugas secara kedinasan, tetapi semangat pengabdian kepada bangsa harus tetap berjalan sampai akhir hayat. PWRI menjadi wadah untuk itu,” ungkap Saleh.

Ia juga mendorong para anggota PWRI untuk terus aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti berkurban, mengunjungi panti asuhan, hingga berbagi keterampilan kepada masyarakat di desa.

Muskab VII PWRI Kabupaten Indragiri Hilir ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan strategis yang memperkuat peran organisasi serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya, sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.

Saturday, April 25, 2026

Bupati Herman Tekankan Komitmen Pelayanan Kesehatan saat Pelantikan Pengurus IDI Inhil 2025–2028


















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN, (25/4/2026) - Bupati Indragiri Hilir, Herman, menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Indragiri Hilir masa bakti 2025–2028 yang digelar pada Sabtu, 25 April 2026, di Gedung Engku Kelana. Pelantikan ini dilakukan oleh dr. Marhan Effendi selaku Ketua IDI Provinsi Riau, serta menetapkan dr. Rahmatsyah sebagai Ketua Pengurus IDI Kabupaten Indragiri Hilir masa bakti 2025-2028. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Inhil, pengurus IDI Provinsi Riau, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herman menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus IDI yang baru dilantik, seraya berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, khususnya dalam memberikan pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini terus memfokuskan upaya pembenahan di sektor kesehatan, terutama terkait peningkatan infrastruktur, fasilitas penunjang, serta pemerataan tenaga medis di berbagai wilayah guna memastikan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

“Pemerintah daerah terus berupaya membenahi berbagai persoalan di bidang kesehatan, sekaligus mendorong tenaga medis, khususnya para dokter, untuk bekerja dengan tulus, penuh dedikasi, dan berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan ini menjadi langkah nyata memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi profesi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir.

Monday, April 6, 2026

Rapat Internal Pengurus KONI Inhil Bahas Persiapan PORPROV XI Tahun 2027


















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar persiapan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XI Riau Tahun 2027.

Ketua KONI Inhil, Zainuddin Acang, mengatakan persiapan tersebut sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan diri untuk meraih prestasi disemua Cabang Olah Raga (Cabor).

"Kita persiapan untuk mengikuti PORPROV XI Riau Tahun 2027 dengan matang agar atlet-atlet kita meraih prestasi," kata Acang, Selasa (7/4/26).

PORPROV XI Riau yang awalnya dijadwalkan pada Tahun 2026 ditunda pada Tahun 2027 yang direncanakan dilaksanakan di Kota Dumai dan Kabupaten Siak karena masalah anggaran.

Dengan diundurnya pelaksanaan PORPROV, Acang mengatakan, KONI Inhil masih memiliki kesempatan untuk melakukan evaluasi agar Cabor dapat melakukan pembinaan ke semua atletnya.

"Kita masih ada kesempatan waktu untuk melakukan pembinaan ke seluruh atlet disemua cabor," sebutnya.

Pengurus KONI Inhil akan menyurati seluruh cabor untuk melakukan pendataan nama-nama atlet yang akan ikut PORPROV XI Riau nantinya. Sekaligus mendata para pelatih dan tempat latihan para cabor.

"Kita minta Bidang Pembinaan dan Prestasi mendata atlet secara detail dan rinci, pelatih yang sudah bersertifikat dan yang belum, serta lokasi tempat latihan agar bisa dipantau," pintanya.

Melalui pendataan tersebut, dikatakan Acang, pengurus Cabor bersinergi dengan KONI dapat mengutus atlet-atlet yang memiliki potensi yang akan diikutsertakan pada PORPROV nantinya.

"Target kita di PORPROV diharapkannya atlet-atlet kita meraih prestasi dan mendapatkan mendali sebanyak-banyaknya," sambungnya.

Acang berharap 100 persen semua atlet-atlet yang dibina oleh 39 Cabor dibawah naungan KONI diusahakan murni putra asal Inhil, baik yang punya prestasi atau yang belum meraih prestasi.

"Kita minta semua Cabor diusahakan mengutus atlet putra kelahiran Inhil yang akan diikutsertakan diajang olahraga bergengsi ini nantinya," tegasnya.

Terakhir Acang menyampaikan mengenai persiapan anggaran untuk mengikuti PORPROV, ia meminta kepada unsur pimpinan, Sekretaris dan Bendahara KONI untuk segera mengusulkan proposal dan pengajuan pencarian secepatnya.

"Paling penting, terkait persoalan anggaran, secepat-cepatnya diajukan pencairan untuk mendukung PORPROV." Tutupnya.

Sunday, March 15, 2026

Mengenang Sang Pejuang Infrastruktur Selatan, Ruas Jalan Kota Baru-Pulau Kijang, Terukir Dedikasi Abadi Sirajuddin Sayuthi















RIAUFAKTA.ID, RETEH
– Menjelang Idul Fitri 2026, denyut nadi arus mudik di wilayah selatan Indragiri Hilir kembali menjadi sorotan. Akses jalan yang menghubungkan Kota Baru menuju Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, saat ini dilaporkan mengalami kendala fisik yang cukup berat. 

Di tengah kubangan lumpur dan peliknya medan jalan tersebut, ingatan masyarakat seolah ditarik kembali pada sosok "Sang Pengabdi" yang kini telah tiada, Almarhum Sirajuddin Sayuthi.

Almarhum bukan sekadar pejabat di Bappeda Indragiri Hilir pada masanya, Sirajuddin adalah putra daerah yang mewakafkan sisa umurnya untuk memastikan tanah kelahirannya tidak terisolasi.

Sejarah mencatat, melalui kedekatan dan kepercayaan yang diberikan oleh Bupati Inhil periode tersebut, H Wardan, Almarhum Sirajuddin Sayuthi bersama Almarhum Mok Rafi menjadi motor penggerak pembangunan di Kecamatan Keritang dan Reteh sepanjang tahun 2016 hingga 2023.

Salah satu momen paling heroik yang tak terlupakan adalah keberhasilannya membuka akses jalan Pulau Kijang yang dulunya "mustahil" dilewati kendaraan roda empat. Berkat tangan dingin dan pengawasan ketatnya, jalan tersebut akhirnya bisa dilalui Mobil hingga Bupati H. Muhammad Wardan dapat meresmikan MTQ ke-47 tahun 2017 di Reteh.

Bahkan, pada Ramadan 2023—tahun terakhir pengabdiannya sebelum berpulang—beliau tertangkap kamera turun langsung ke lapangan. Di bawah sengatan matahari yang mencapai 39°C, dalam kondisi berpuasa, ia mengawasi pengerjaan scarf jalan demi memastikan masyarakat bisa mudik dengan nyaman.

Meski anggaran telah dikucurkan melalui APBD berkat usulan dan perjuangan beliau, manusia hanya bisa berencana. Beberapa titik jalan saat ini masih terkendala teknis dan belum sepenuhnya tuntas, meninggalkan tantangan bagi para pemudik tahun ini. Namun, hal itu sedikitpun tidak mengurangi nilai heroisme perjuangan yang telah ia torehkan.

"Beliau tidak hanya bekerja di belakang meja. Beliau adalah orang yang paling depan memastikan alat berat bekerja benar agar orang Reteh dan Keritang tidak lagi merasa dianaktirikan," ujar salah satu warga mengenang jasa almarhum.

Di pengujung Ramadan 1447 H ini, di saat kita mempersiapkan diri merayakan kemenangan, mari sejenak menundukkan kepala. Mengingat setiap jengkal aspal dan jembatan yang pernah ia perjuangkan, marilah kita hadiahkan Suratul Al-Fatihah untuk Almarhum Sirajuddin Sayuthi.


Semoga segala peluh dan pengabdiannya menjadi amal jariyah yang tak terputus, dan semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dalam keadaan Husnul Khatimah. Amin Ya Rabbal Alamin.

Thursday, March 12, 2026

Lebaran Sudah Dekat, TPP dan THR ASN Inhil Belum Cair





















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Penyaluran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga kini masih belum menemui kejelasan.

Sejumlah pegawai mengaku masih menunggu kepastian terkait realisasi pembayaran TPP dan THR tersebut. “Informasi resmi memang tidak ada. Yang kami dengar untuk TPP ASN dua bulan, yakni Januari dan Februari masih dalam proses,” ujar salah seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya, Kamis (12/3/2026). 

Sementara itu, terkait THR bagi ASN, disebutkan masih menunggu kesiapan regulasi dari Pemerintah. "Alhamdulillah untuk TPP Guru sudah dibayarkan, tinggal menunggu THR dan Kesra,"sebut,. 

Namun disayangkan, di tengah tuntutan keterbukaan informasi publik, Feri Irawan selaku Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Indragiri Hilir terkesan menutup rapat informasi terkait kepastian penyaluran TPP dan THR tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi yang dikirim awak media melalui aplikasi WhatsApp kepada bersangkutan belum mendapatkan balasan.

Wednesday, February 4, 2026

Bupati Indragiri Hilir Hadiri Konferensi Kerja Kabupaten I PGRI Tahun 2026




















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN -  (4/2/2026) - Bupati Indragiri Hilir, Herman, yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan, T.M. Syaifullah, menghadiri Konferensi Kerja Kabupaten I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Tembilahan, Selasa 4 Februari 2026.

Konferensi kerja ini mengusung tema “Guru Bangkit, Pulihkan Pendidikan untuk Inhil Lebih Maju” sebagai bentuk komitmen PGRI dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bupati T.M. Syaifullah menyampaikan sambutan tertulis Bupati Indragiri Hilir. Dalam sambutannya, Bupati Herman menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini.

“Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengapresiasi setinggi-tingginya dedikasi dan pengabdian para guru yang telah berperan besar dalam mencerdaskan generasi penerus daerah. Diharapkan PGRI terus menjadi wadah aspirasi guru serta mitra strategis pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan demi Indragiri Hilir yang lebih maju,” ujar Bupati Herman.

Kegiatan Konferensi Kerja Kabupaten I PGRI Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026 ini juga menjadi forum strategis dalam menyusun program kerja organisasi ke depan, sekaligus memperkuat komitmen bersama antara insan pendidikan dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hilir.

Saturday, January 24, 2026

Menjelang Haul ke-89 Syekh Abdurrahman Siddiq, Ekonomi Masyarakat Inhil Alami Peningkatan














RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN – Menjelang pelaksanaan Haul ke-89 Syekh Abdurrahman Siddiq, denyut ekonomi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir terlihat semakin menggeliat. Aktivitas jual beli di pasar tradisional, UMKM, hingga usaha musiman mengalami peningkatan yang signifikan, menghadirkan senyum dan harapan baru bagi masyarakat.

Momentum haul ulama besar Indragiri ini bukan hanya menjadi agenda keagamaan yang sarat nilai spiritual, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian kerakyatan. Para pedagang makanan, minuman, perlengkapan ibadah, hingga jasa transportasi merasakan langsung manfaat dari meningkatnya jumlah jamaah yang datang dari berbagai daerah.

Seorang pedagang mengungkapkan rasa syukurnya atas berkah haul ini. “Alhamdulillah, menjelang haul rezeki terasa lebih lancar. Banyak jamaah yang berbelanja, semoga ini menjadi keberkahan dari doa dan perjuangan Syekh Abdurrahman Siddiq,” ujarnya.

Syekh Abdurrahman Siddiq dikenal sebagai ulama yang mengajarkan keseimbangan antara ibadah dan muamalah. Semangat itulah yang kini terasa hidup di tengah masyarakat, di mana kegiatan keagamaan mampu menggerakkan roda ekonomi tanpa meninggalkan nilai kejujuran, kebersamaan, dan keberkahan.

Tokoh masyarakat menilai bahwa peningkatan ekonomi menjelang haul merupakan bukti nyata bahwa tradisi keislaman yang dijaga dengan niat yang ikhlas akan menghadirkan maslahat bagi umat. Haul menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus membuka pintu rezeki bagi banyak orang.

Masyarakat berharap, keberkahan Haul ke-89 Syekh Abdurrahman Siddiq tidak hanya terasa sesaat, tetapi mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, adil, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dengan doa dan dzikir yang terus mengalir, semoga Kabupaten Indragiri Hilir senantiasa dilimpahi keberkahan, ketenteraman, serta rezeki yang halal dan thayyib. Aamiin ya Rabbal ‘alamin

Saturday, November 15, 2025

Bupati Inhil di Wakilkan oleh Asisten II Setda Inhil, H. Dwi Budiyanto Hadiri Acara Silaturahmi Musisi Inhil















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, H. Herman yang diwakili oleh Asisten II Setda Inhil, H. Dwi Budiyanto menghadiri acara Silaturahmi Musisi Indragiri Hilir (Inhil) Tahun 2025 bertajuk “Satu Nada Beribu Cerita”, bertempat di Best Cafe, Jl. Soebrantas, Tembilahan, sabtu (15/11/25) malam.

Kegiatan ini ditaja oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Indragiri Hilir sebagai ruang kolaborasi, edukasi, dan apresiasi bagi para pelaku seni musik.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Kadis Parporabud, Kadisduk Capil, Kadis Perizinan, Kabag Prokopim Setda Inhil serta para musisi Inhil dan undangan lainnya.

Bupati Inhil dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten II, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para musisi Inhil yang selama ini aktif menjaga kreativitas dan memperkuat persatuan melalui seni. 

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan seni dan budaya di Inhil.

Dalam momen silaturahmi ini yang menyita perhatian adalah hadirnya GGS Band, band legendaris Inhil asal Kuala Enok yang sejak era 90-an dikenal sebagai pelopor pergerakan musik lokal.

© Copyright 2019 Riaufakta.id | All Right Reserved