-->

Thursday, July 23, 2026

Pemerintah Daerah Gencar Lakukan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni, Demi Wujudkan Hunian Sehat Warga



RIAUFAKTA.ID, CONGONG LUAR - Komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang layak terus diwujudkan. Salah satunya melalui kegiatan pendataan rumah tidak layak huni di wilayah pesisir dan pemukiman rawan, seperti yang dilakukan petugas di Kelurahan Congong Luar, Kecamatan Congong.

Dari hasil penelusuran di lapangan, tim pendata harus menelusuri jalan setapak dari papan kayu yang kondisinya sudah lapuk dan berada di atas perairan berlumpur. Hal ini dilakukan agar data yang masuk benar-benar valid dan tepat sasaran.

Dalam salah satu dokumentasi, terlihat Pak Sekcam kecamatan concong berjalan hati-hati di atas jembatan kayu sempit di antara rumah-rumah panggung. Di foto lain, petugas bersama warga berdiri di depan rumah panggung dengan dinding dari anyaman daun nipah dan atap seng yang sebagian sudah ditutup terpal. Kondisi bangunan tersebut masuk dalam kategori rumah tidak layak huni karena rawan, tidak permanen, dan berisiko terhadap kesehatan penghuni. 

"Pendataan ini penting sebagai dasar kami mengusulkan bantuan bedah rumah dan program perumahan untuk masyarakat. Kami harus turun langsung ke lapangan, tidak bisa hanya dari data di meja," ujar salah satu petugas saat melakukan verifikasi.

Lurah Congong Luar menyampaikan bahwa pendataan ini menjadi prioritas pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup warga pesisir. Data yang dikumpulkan nantinya akan digunakan untuk pengajuan bantuan ke pemerintah provinsi dan pusat melalui program rumah layak huni.

Warga menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap hasil pendataan ini segera ditindaklanjuti agar hunian yang selama ini ditempati bisa direnovasi menjadi lebih aman dan sehat.

Pemerintah daerah menargetkan seluruh data rumah tidak layak huni di kecamatan pesisir rampung pada tahun 2026. Setelah data terkumpul, tahap selanjutnya adalah verifikasi dan pengusulan penerima bantuan.

Dengan semangat "tidak ada warga yang tertinggal", upaya pendataan ini menjadi langkah awal perjuangan pemerintah daerah untuk memastikan setiap keluarga di Congong Luar memiliki rumah yang layak, aman, dan sehat untuk ditempati.

Monday, July 13, 2026

Bea Cukai Tembilahan Mencatat Capaian Kinerja yang Positif Hingga Triwulan II Tahun 2026


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tembilahan mencatat capaian kinerja yang positif hingga Triwulan II Tahun 2026. Berbagai indikator menunjukkan peningkatan, mulai dari penerimaan negara, penguatan pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai, hingga asistensi serta fasilitasi kepada pengguna jasa sebagai upaya mendukung kelancaran perdagangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hingga 30 Juni 2026, realisasi penerimaan negara yang berhasil dihimpun Bea Cukai Tembilahan mencapai Rp17.242.639.000 atau 149,33 persen dari target sebesar Rp12.434.681.651. Penerimaan tersebut berasal dari Bea Masuk sebesar Rp9.383.486.000, Bea Keluar Rp6.713.472.000, Cukai Rp863.557.000, serta penerimaan dari denda sebesar Rp282.124.000.

Di bidang pengawasan, Bea Cukai Tembilahan berhasil melakukan berbagai penindakan terhadap barang ilegal. Barang hasil penindakan meliputi 2.330.840 batang rokok ilegal, 1.118,23 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal, 82 unit telepon seluler, 20 buah tas, satu potong pakaian, lima unit alat kesehatan, delapan set alat perkapalan, lima ampul narkotika, tujuh ampul obat ilegal, 920 tablet, tujuh botol obat ilegal, serta 16 unit perkakas.

Dari seluruh kegiatan penindakan tersebut, nilai barang hasil penindakan mencapai Rp5.061.842.400 dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp2.077.517.501. Capaian ini menjadi bukti komitmen Bea Cukai Tembilahan dalam melindungi masyarakat sekaligus mengamankan penerimaan negara dari peredaran barang ilegal.

Sementara itu, pada aspek asistensi dan fasilitasi kepabeanan, Bea Cukai Tembilahan turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan daya saing pelaku usaha. Hingga akhir Juni 2026, nilai devisa yang difasilitasi mencapai Rp624.292.220.891. Selain itu, terdapat fasilitas Bea Masuk Ditangguhkan sebesar Rp32.362.201.790, BMAD Ditangguhkan Rp5.095.131.669, PPh Tidak Dipungut Rp17.002.660.309, dan PPN Tidak Dipungut sebesar Rp74.425.158.421.

Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Eko Budi Setiawan, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Bea Cukai Tembilahan yang didukung oleh sinergi dengan instansi pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya diukur dari tingginya penerimaan negara, tetapi juga dari efektivitas pengawasan serta kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dan pengguna jasa.

"Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Bea Cukai Tembilahan dalam menjalankan fungsi sebagai trade facilitator, industrial assistance, community protector, dan revenue collector secara seimbang. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengawasan, serta memberikan kepastian hukum demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan penerimaan negara," ujar Eko Budi Setiawan.

Melalui capaian kinerja Triwulan II Tahun 2026 tersebut, Bea Cukai Tembilahan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, pengawasan yang efektif, serta membangun sinergi dengan seluruh pihak. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola kepabeanan dan cukai yang semakin baik, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional dengan semangat "Bea Cukai Makin Baik."

Thursday, July 2, 2026

Tren Aktivis Eskpor Kelapa Inhil ke Malaysia Melemah, Diprediksi Harga Kelapa Turun




RIAUFAKTA.ID, SUNGAI GUNTUNG - Aktivis ekspor kelapa bulat Indragiri Hilir ke Negara Malaysia cenderung dinamis dan mengalami penyesuaian volume atau mengalami penurunan.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan atau UPP Sungai Guntung, Capt. Yovan Siahaan, seperti dikutip dari goriau.

Menurutnya, arus keluar komoditas kelapa dari Pelabuhan Sungai Guntung dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan pola yang cenderung menurun. 

Berdasarkan pencatatan dokumen operasional pelabuhan, aktivitas ekspor kelapa bulat ke Malaysia menunjukkan tren penurunan sangat signifikan.

Namun, aktivitas pelayaran dan bongkar muat kelapa di Pelabuhan Sungai Guntung masih tetap berjalan, masih melayani pembelian komoditas kelapa.

Bahkan pelabuhan masih melayani pengiriman antarpulau dan ekspor dalam skala besar. Hanya saja permintaan dari Malaysia menunjukkan penurunan.

Data pelabuhan mencatat, volume ekspor kelapa tujuan Malaysia dari Maret ke April 2026, merosot sekitar 78,43 persen hanya dalam waktu satu bulan. 

Sedangkan pada Mei 2026, volume pengiriman turun sekitar 42,02 persen dibanding Maret 2026 lalu. Artinya permintaan luar negeri menurun.

Kurangnya permintaan pasar luar negeri tersebut, harga kelapa diprediksi akan mengalami pelemahan dan penurunan.

Tuesday, June 30, 2026

Kadis PMD Yuliargo Imbau Kades se-Inhil Sukseskan Sensus Ekonomi 2026


RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Indragiri Hilir, Yuliargo, mengimbau seluruh kepala desa di wilayahnya untuk aktif mengajak masyarakat menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.  

Menurut Yuliargo, sensus yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi dunia usaha dan keluarga di Indonesia. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, khususnya di bidang ekonomi.  

“Dengan adanya data akurat dari Sensus Ekonomi, pemerintah dapat merancang program yang tepat sasaran, seperti pengembangan UMKM, penyediaan infrastruktur, hingga pembinaan usaha masyarakat. Jika dunia usaha berkembang, maka peluang kerja akan bertambah dan ekonomi daerah ikut tumbuh,” jelasnya.  

Yuliargo menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam memberikan data yang jujur kepada petugas sensus. Ia juga menegaskan bahwa BPS menjamin kerahasiaan data responden dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk pajak atau pemeriksaan lainnya.  

Ia berharap seluruh kepala desa di Indragiri Hilir dapat menjadi motor penggerak dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya sensus ini. “Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 sebagai wujud komitmen bersama membangun perekonomian yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Wednesday, May 27, 2026

Sekda Inhil Ajak Masyarakat Latih Keikhlasan dan Kepedulian Lewat Ibadah Kurban



















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Peringatan Hari Raya Idul Adha, ialah pemaknaan kisah teladan dari keikhlasan dan ketaatan Nabi Ibrahim a.s dan teguhnya pengorbanan sang anak, Nabi Ismail a.s . 

Demikian diutaran Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Tantawi Jauhari, saat laksanakan Salat Idul Adha di Masjid Agung Al Huda Tembilahan, pada Rabu (27/5) pagi.

Dari kisah keteguhan hati Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah SWT, umat muslim diwariskan ibadah kurban dalam melatih keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama. 

Sekda Inhil Tantawi Jauhari pun mengutip Hadist yang diriwayatkan Ibnu Majah dan Tirmidzi dari Sayyidah Aisyah r.a , tentang pentingnya ibadah kurban. 

“Tidak ada suatu amalan yang dilakukan anak Adam pada hari Nahr dan Tasyrik yang lebih dicintai Allah selain mengalirkan darah (hewan kurban). Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sesungguhnya darah kurban itu telah sampai kepada ridha Allah sebelum jatuh ke tanah, maka lapangkanlah jiwa kalian untuk berkurban," demikian disampaikan Sekda Inhil.

Sekda Inhil pun apresiasi pengetahuan masyarakat Inhil tentang keutamaan ibadah kurban, dibuktikan dengan meningkatnya jumlah hewan kurban pada tahun ini. 

“Berdasarkan data dari Dinas Pertanian, total jumlah hewan kurban di Kabupaten Inhil mencapai 3.194 ekor, terdiri dari 2.750 ekor Sapi, 417 ekor Kambing dan Domba sebanyak 27 ekor," Tantawi menyampaikan.

Selanjutnya Sekda berpesan agar pendistribusian daging kurban dilakukan dengan sebaik mungkin, agar keberkahannya dapat dirasakan masyarakat.

Monday, May 25, 2026

Camat Mandah dan LAMR Kecamatan Mandah Tegaskan Larangan Aktivitas Maksiat dan LGBT di Kawasan Wisata Pantai Solop


 














RIAUFKTA.ID, MANDAH – Dalam rangka menjaga keamanan, kenyamanan, serta nilai-nilai agama dan budaya masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, Camat Mandah Idrus, M. Pd. I, bersama Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Mandah, Raja Khairun, menegaskan larangan terhadap segala bentuk aktivitas maksiat, pergaulan bebas, penyalahgunaan minuman keras, narkoba, serta perilaku yang bertentangan dengan norma agama dan adat istiadat Melayu di kawasan wisata Pantai Solop, Desa Pulau Cawan.

Penegasan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat himbauan Kecamatan Mandah Nomor 71/MDH-TRANTIBUM/V/2026 tentang pengamanan wilayah dan arena destinasi pariwisata menjelang dan selama Hari Raya Idul Adha Tahun 2026. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa seluruh aktivitas hiburan dan kegiatan di destinasi wisata harus sesuai dengan norma agama, sosial, budaya, dan adat istiadat masyarakat Mandah. 

Camat Mandah Idrus, M. Pd. I, mengatakan bahwa Pantai Solop merupakan salah satu ikon wisata Kabupaten Indragiri Hilir yang harus dijaga bersama agar tetap menjadi destinasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi keluarga.

> "Kami mengajak seluruh pengunjung untuk menghormati nilai-nilai agama, adat Melayu, serta menjaga ketertiban selama berada di Pantai Solop. Tidak diperkenankan adanya aktivitas maksiat, pesta minuman keras, penyalahgunaan narkoba maupun perilaku yang bertentangan dengan norma masyarakat dan budaya Melayu yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Mandah," tegas Idrus.

Senada dengan itu, Ketua LAMR Kecamatan Mandah Raja Khairun menegaskan bahwa masyarakat Melayu Mandah sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama Islam dan adat istiadat Melayu. Oleh karena itu, segala bentuk perilaku yang dianggap merusak moral generasi muda dan mengganggu ketertiban umum tidak akan ditoleransi.

> "Kami dari LAMR Kecamatan Mandah mendukung penuh langkah Pemerintah Kecamatan dalam menjaga marwah daerah. Pantai Solop adalah kebanggaan masyarakat Mandah. Karena itu seluruh pengunjung diharapkan menjaga sikap, berpakaian sopan, serta tidak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan norma agama dan adat Melayu," ujar Raja Khairun.

Selain itu, pengelola destinasi wisata dan petugas keamanan diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pengunjung selama libur Hari Raya Idul Adha. Langkah ini sejalan dengan arahan Dinas Pariwisata Kabupaten Indragiri Hilir yang mengharuskan setiap pengelola objek wisata menjaga norma agama, adat, budaya dan kearifan lokal di kawasan wisata. 

Pemerintah Kecamatan Mandah bersama unsur TNI, Polri, pemerintah desa, pengelola wisata dan tokoh masyarakat akan terus melakukan pemantauan guna memastikan suasana Pantai Solop tetap kondusif selama Hari Raya Idul Adha maupun pada hari-hari lainnya.

Dengan adanya komitmen bersama tersebut, diharapkan Pantai Solop tetap menjadi destinasi wisata unggulan yang memberikan kenyamanan bagi wisatawan sekaligus tetap menjaga nilai-nilai religius, budaya dan adat istiadat masyarakat Melayu di Kecamatan Mandah.

© Copyright 2019 Riaufakta.id | All Right Reserved