-->

Tuesday, July 21, 2026

Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Kawasan Sungai Kubur, Kecamatan Tembilahan


RIAUFAKTA ID, TEMBILAHAN - Personel Polres Indragiri Hilir menindaklanjuti laporan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Sungai Kubur, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (21/7/26) sore.

Laporan diterima setelah seorang nelayan yang sedang dalam perjalanan pulang dari mencari ikan melihat sesosok pria tergantung pada batang pohon pidada di tepi sungai. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Pos Polair Polda Riau di Sungai Jepun, Kelurahan Sungai Perak, dan diteruskan kepada Satpolair Polres Indragiri Hilir.

Mendapat informasi tersebut, personel Satpolair Polres Indragiri Hilir berkoordinasi dengan Unit Samapta, Satreskrim, dan Polsek Tembilahan untuk mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Puri Husada Tembilahan guna dilakukan Visum et Repertum (VER).

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis RSUD Puri Husada, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, luka akibat benda tajam maupun benda tumpul, serta tidak terdapat indikasi keracunan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi.

Dari hasil olah TKP, petugas mendapati korban masih dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali yang terikat pada batang pohon pidada. Selain itu, tidak ditemukan adanya hal-hal yang mencurigakan di lokasi kejadian.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban berupa pakaian yang dikenakan, sebuah kalung berbahan stainless, serta seutas tali berwarna hijau yang digunakan di lokasi kejadian.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah beserta barang bukti diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim mengatakan telah melakukan olah TKP  dan evakuasi korban. 

Kami telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian mulai dari olah TKP, evakuasi korban, hingga pemeriksaan medis melalui Visum et Repertum bersama tim RSUD Puri Husada Tembilahan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi adanya tindak pidana."

Meskipun demikian, kami tetap melakukan pendalaman sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta yang ada. Kami juga menghormati keputusan pihak keluarga yang menolak dilakukannya autopsi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta menghormati privasi keluarga yang sedang berduka. Ujarnya.

Wednesday, April 8, 2026

Pasar Bom Pulau Kijang di Jalan Pahlawan Hangus Terbakar Si Jago Merah


















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Kebakaran hebat terjadi di kawasan Pasar Bom, Pulau Kijang, pada Pukul 11.10 wib, Rabu (8/4/26).

Kejadian kebakaran Jalan Pahlawan Pasar Bom RT 01 dan 02 RW 04 kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Jalan tengah RT 01 dan 02 RW 0 4 kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, dan Jalan.Tepi laut RT 01 dan 02 RW 04 kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, sekitar 80 unit rumah masyarakat terbakar .

Api yang berkobar besar disertai asap pekat terlihat membumbung tinggi dan dapat disaksikan dari jarak cukup jauh oleh warga sekitar.

Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian masyarakat. Sejumlah warga tampak memadati lokasi kejadian, baik untuk menyaksikan maupun berupaya membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api serta tebalnya asap menjadi kendala utama dalam upaya penanganan awal.

Pukul 14.00 wib api berhasil di padamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan oleh Damkar Inhil dan Balakar Reteh dibantu warga dan Pukul 16.00 wib masih dilakukan pendinginan.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Begitu pula dengan jumlah kerugian yang ditimbulkan, yang masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan, sekaligus memberikan ruang bagi petugas dalam menjalankan tugasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Diharapkan api dapat segera dipadamkan dan situasi kembali terkendali.

Tuesday, March 3, 2026

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Warga di Concong Luar, 26 Rumah Termasuk Kantor Polsek dan Pos Babinsa




















RIAUFAKTA.ID, CONCON LUAR - Musibah kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Kelurahan Concong Luar, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (3/3/26) pagi.

"Telah terjadi musibah kebakaran pemukiman di Kelurahan Concong Luar, Kecamatan Concong. Api mulai sekitar pukul 06.30 WIB dan berhasil dipadamkan kurang lebih pukul 11.30 WIB,”ungkap Camat Concong Ahmad Bahrin ketika dihubungi wartawan, Selasa (3/3/26).

Adapun bangunan yang terbakar mayoritas merupakan bangunan berbahan dasar kayu, sehingga api dengan cepat menyebar ke bangunan lainnya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ari Surya menjelaskan dalam musibah tersebut, sebanyak 26 unit rumah dilaporkan terbakar. 

"Termasuk Kantor Polsek dan Pos Babinsa setempat. Selain itu, 7 unit gudang turut hangus dilalap api, serta 3 unit rumah terpaksa dirubuhkan," jelasnya. 

Beruntung, dalam musibah ini tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa. Sementara itu, kerugian dan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Indragiri Hilir langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman serta mendata para korban terdampak kebakaran.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada kawasan permukiman yang didominasi bangunan kayu.

Monday, February 23, 2026

Peristiwa, Puluhan Rumah Hangus Terbakar dilalap Si Jago Merah di Simpang Gaung


















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Kebakaran hebat kembali terjadi disaat semua umat muslim menjalankan ibadah puasa bulan Ramadhan 1447 Hijriyah, kali ini peristiwa itu menimpa warga Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Dari informasi yang berhasil awak media dapatkan sementara, diperkirakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 5.30 wib, Selasa pagi (24/02/2026), Di Dusun Pasar Lama, Desa Simpang Gaung.

Akibatnya, puluhan rumah hangus terbakar dilalap si jago merah dengan cepat, pasalnya lokasi kejadian tersebut tepat didekat Sungai Gaung yang apabila ada hembusan angin maka api semakin cepat melalap rumah-rumah tersebut.

Belum diketahui secara pasti apa penyebabnya dan darimana api berasal pertama kali, dugaan sementara warga setempat menyebut adanya korsleting listrik atau akibat arus pendek.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum mendapatkan laporan resmi dari Kepolisian Setempat maupun Pemerintah Desa Simpang Gaung terkait apakah ada korban jiwa ataupun tidak.

Ketua Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Gaung (HPPMKG-TEMBILAHAN), Aditya Ramadhan, saat dihubungi awak media terkait kebakaran tersebut, ia terkejut dan baru saja mendapatkan informasi.

“Inalillahi wa innailaihi raji’un, kita baru dapat informasi pagi ini. Kita akan upayakan cari informasi lebih jauh berapa jumlah warga yang menjadi korban, nanti kita diskusikan bagaimana dan apa yang bisa kita bantu secepatnya,” ujarnya.

Friday, January 30, 2026

Si Jago Merah Hanguskan Salah Satu Kafe Serta Rumah Warga di Jalan Gunung Daek Tembilahan

















RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Warga Jalan Gunung Daek, Gang Sulaiman, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, dikejutkan oleh peristiwa kebakaran hebat yang terjadi pada Jumat malam, pukul 7:00 wib, (30/1/26).

Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan permainan milik salah satu Kafe Talk serta sebuah rumah warga yang Masih direnovasi.

Peristiwa kebakaran terjadi pada malam hari. Kobaran api yang tiba-tiba membesar dengan cepat menyebar dan melahap bangunan di sekitarnya, sehingga menimbulkan kepanikan warga. Sejumlah warga tampak berupaya menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa dijangkau sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Beberapa unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas mengalami kendala serius akibat keterbatasan pasokan air di sekitar lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra keras dan membutuhkan waktu lebih lama untuk menjinakkan “si jago merah”.

“Sulitnya air membuat pemadaman agak terhambat, tapi petugas tetap berupaya maksimal agar api tidak merembet ke bangunan warga lainnya,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan parah pada bangunan kafe dan rumah warga, sehingga kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Aparat juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk.


Friday, December 26, 2025

Warga Kecamatan Gaung dihebohkan Dengan Penemuan Sesosok Jasad Wanita di Perairan















RIAUFAKTA.ID, GAUNG - Seorang perempuan bernama Asmah Laili alias Semah (50), warga Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, ditemukan meninggal dunia di perairan Sungai Parit Burung, Desa Lahang Tengah, Jumat (26/12/25) pagi.

Kapolsek Gaung melaporkan, jasad korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh warga yang melintas menggunakan perahu bermotor di aliran sungai tersebut. Penemuan itu selanjutnya dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat.

Korban diketahui sebelumnya meninggalkan rumahnya di Parit Mesjid, Desa Lahang Hulu, pada Rabu malam (24/12/25) sekitar pukul 22.00 WIB, dan sejak saat itu tidak diketahui keberadaannya.

Berdasarkan keterangan saksi, saat melintas di Sungai Parit Burung, salah seorang warga melihat bagian tubuh manusia muncul di permukaan air. Setelah memastikan temuan tersebut, saksi kemudian menghubungi warga lain dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Menerima laporan tersebut, aparat kepolisian bersama petugas medis dari Puskesmas setempat mendatangi lokasi penemuan. Proses penanganan di lapangan turut dihadiri anggota Polsek gaung, Bhabinkamtibmas Desa Lahang Hulu, Aiptu Heriyanto, Danposramil Gaung, Serma Tota Simbolon. Selanjutnya, jenazah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Parit Mempelam, Desa Lahang Hulu, untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Dari keterangan keluarga, sebelum meninggalkan rumah korban diketahui sedang menjalani perawatan medis akibat penyakit tekanan darah tinggi dan masih terpasang infus. Kepergian korban tidak diketahui anggota keluarga karena suami korban sedang beristirahat, sementara anaknya berada di luar rumah.

Hasil visum et repertum yang dilakukan petugas medis menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak medis memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 24 jam sebelum ditemukan.

Keluarga korban menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dalam penanganan peristiwa ini, kepolisian telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya mendatangi tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, melakukan visum et repertum, serta menyelesaikan administrasi penolakan autopsi dan serah terima jenazah kepada keluarga.

© Copyright 2019 Riaufakta.id | All Right Reserved