-->

Wednesday, March 5, 2025

Polres Inhil Berhasil Aman Seorang Tersangka Pengedar Narkoba 19,77 Gram disebuah Wisma Tembilahan









RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Indragiri Hilir (Inhil) berhasil menangkap seorang tersangka pengedar narkoba berinisial R di sebuah wisma di Tembilahan, Kabupaten Inhil, pada Selasa (4/3/2025). 

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 19,77 gram.

Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa tersangka R sering melakukan penyalahgunaan narkoba di wisma tersebut. 

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Sat Resnarkoba Polres Inhil melakukan penggeledahan di wisma tersebut dengan disaksikan oleh dua orang saksi dari pegawai wisma.

"Dari hasil penggeledahan, kami menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 19,77 gram. Tersangka R mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya," ujar Kasat Resnarkoba Polres Inhil, IPTU Gerry Agnar Timur.

Tersangka R beserta barang bukti langsung dibawa ke Mako Polres Inhil untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus ini.

"Kami akan terus berupaya memberantas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Inhil. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut memberikan informasi kepada polisi jika mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba," tegasnya.

Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya Polres Inhil dalam memerangi peredaran narkoba yang semakin meresahkan masyarakat. 

Pihaknya juga berharap, dengan penangkapan ini, dapat memberikan efek jera kepada para pelaku dan mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.(***)

Bupati Inhil Ikuti Peluncuran Indikator MCP Tahun 2025 Secara Virtual Bersama KPK RI










RIAUFAKTA.ID, ADV  - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, mengikuti peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. 

Acara ini diadakan secara serentak dengan mengundang berbagai kepala daerah di seluruh Indonesia dan pejabat penting dari berbagai instansi terkait.

Peluncuran yang berlangsung pada tanggal 5 Maret 2025 ini digelar melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh Bupati secara langsung dari Ruang E-Bilik Diskominfopers Inhil.

Selain Ketua KPK RI Setyo Budiyanto, acara ini juga diikuti pejabat tinggi lainnya serta perwakilan dari berbagai daerah yang turut serta secara virtual.

Dalam kesempatan ini, Bupati Inhil Haji Herman menyampaikan apresiasi tinggi atas diluncurkannya indikator MCP tahun 2025 yang menurutnya sangat penting dalam rangka meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan. 

"Pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab kita bersama. Saya sangat mendukung dan menyambut baik adanya inisiatif dari KPK yang bertujuan untuk memperkuat sistem pengawasan dan pencegahan korupsi di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Inhil," ujar Bupati Herman.

Peluncuran Indikator MCP Tahun 2025 ini bertujuan untuk mempermudah pemantauan terhadap tingkat integritas serta upaya pencegahan tindak pidana korupsi di sektor pemerintahan, yang mencakup berbagai aspek seperti perencanaan anggaran, pelaksanaan proyek, serta pengawasan internal di setiap instansi pemerintahan. 

Indikator MCP diharapkan dapat menjadi alat yang efektif bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi kinerja dan meningkatkan kepatuhan terhadap norma-norma anti-korupsi.

Acara ini diawali dengan sambutan dari Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Sang Made Mahendra Jaya, yang menyampaikan bahwa pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan KPK untuk memperkuat upaya preventif dalam memberantas korupsi di Indonesia. 

Menurutnya, kesuksesan pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada tindakan tegas, tetapi juga pada upaya pencegahan yang melibatkan seluruh pihak dalam pemerintahan.

“Peluncuran indikator MCP 2025 ini merupakan langkah strategis yang tidak hanya akan memperkuat pengawasan terhadap potensi korupsi, tetapi juga mendorong terciptanya pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel. Semua pihak harus berperan aktif dalam mendukung implementasi program ini,” tegas Sang Made Mahendra Jaya.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia yang ikut serta dalam peluncuran secara virtual. 

Keikutsertaan Bupati Inhil Haji Herman menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program-program KPK untuk menciptakan pemerintahan yang lebih bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Indikator MCP sendiri merupakan alat evaluasi yang disusun oleh KPK sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya praktik korupsi di setiap tahapan pemerintahan.

Dengan adanya indikator ini, setiap daerah dapat melakukan pemantauan terhadap upaya-upaya pencegahan korupsi, serta mengidentifikasi area-area yang perlu diperbaiki agar tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Peluncuran ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh daerah di Indonesia, khususnya dalam memperkuat sistem pengawasan dan mencegah potensi terjadinya tindak pidana korupsi.

Ke depannya, diharapkan MCP dapat menjadi acuan penting bagi setiap pemerintah daerah dalam merancang kebijakan dan program yang sesuai dengan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas.

Dengan demikian, peluncuran Indikator MCP 2025 ini merupakan langkah penting dalam upaya bersama mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Inhil, yang terus berkomitmen untuk menjalankan prinsip-prinsip pemerintahan yang bersih dan baik.

Monday, March 3, 2025

Bupati Inhil akan Evaluasi Belanja Dinas, yang Tidak Urgen Dicoret










RIAUFAKTA.ID, ADV - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, akan mengevaluasi semua anggaran belanja pada semua Dinas yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.

Hal tersebut disampaikan Haji Herman saat berpidato di Rapat Paripurna ke-7 dalam rangka serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Inhil masa jabatan 2025-2030 di Gedung DPRD) Inhil, Senin (3/3/2025).

“Belanja pada Dinas dan Badan serta hal lain yang masuk dalam APBD Inhil tahun 2025 akan dilihat ulang. Jika ditemukan ada yang tidak urgen atau yang tidak skala prioritas akan dicoret dan dipangkas," kata Haji Herman.

Kebijakan Haji Herman tersebut sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

"Prinsip asas manfaat dan skala prioritas wajib diterapkan dalam rangka mematuhi instruksi Presiden Prabowo tentan efesiensi anggaran," terangnya.

Haji Herman mengatakan, kondisi keuangan Kabupaten Inhil saat ini sangat kecil. Bahkan beberapa tahun belakang Pemkab Inhil  terus mengalami defisit anggaran yang tidak sedikit. Bahkan melebihi batas komulatif.

Haji Herman mengibaratkan, kesediaan anggaran Pemkab Inhil saat ini seperti besar pasak dari pada tiang. Maka dari itu Haji Herman mendorong Pemkab Inhil harus mendahulukan pembangunan prioritas.

"Artinya kita besar pengeluaran dari pada pendapatan. Maka dari itu kita akan mendahulukan yang berskala prioritas," tukasnya.

Bupati Herman Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi 2025 Secara Virtual










RIAUFAKTA.ID, ADV – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) rutin terkait pengendalian inflasi tahun 2025 secara virtual.

Kegiatan ini berlangsung di ruang video conference (vidcon) Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfops) Kabupaten Inhil, Selasa (4/3/2025) pagi. 

Turut hadir mendampingi Bupati Inhil, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Inhil, Ketua DPRD Inhil, Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Inhil, beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, serta pihak terkait lainnya.

Rakor ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dari Ruang Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara daring. 

Dalam pemaparannya, Mendagri menyampaikan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 3 Maret 2025. 

Data tersebut menunjukkan bahwa perkembangan inflasi nasional pada Februari 2025 mengalami deflasi sebesar -0,09% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan Februari 2024, serta -0,48% secara bulanan (month-to-month) dibandingkan Januari 2025.

Mendagri menilai bahwa meskipun terjadi deflasi, kondisi daya beli masyarakat masih berada dalam kategori cukup baik. 

“Secara pribadi, saya melihat data ini tidak mengkhawatirkan, karena kemampuan daya beli masyarakat relatif cukup baik,” ujar Tito Karnavian.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan deflasi pada Februari 2025. 

Beberapa di antaranya adalah adanya diskon tarif listrik, peningkatan produksi cabai merah dan cabai rawit, penurunan harga jagung di tingkat peternak, penyesuaian tarif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di beberapa wilayah, serta penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram. 

“Kondisi ini menunjukkan bahwa penyesuaian harga komoditas dan kebijakan pemerintah turut berperan dalam tren deflasi bulan ini,” jelas Amalia.

Dengan adanya rakor ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin solid dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, terutama di Kabupaten Indragiri Hilir.

Polisi Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jenis Sabu Seberat 1 Kg dan Satu Pelaku diamankan


 







RIAUFAKTA.ID, BENGKALIS – Tim Opsnal Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1 kg yang rencananya akan dikirim ke Padang, Sumatera Barat. Dalam operasi tersebut, seorang pria berinisial JT (45) ditangkap di Kabupaten Bengkalis, Senin (3/3/2025).

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengungkap bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan transaksi narkoba di sebuah pondok di Gang Mawar, Jalan Jenderal Sudirman, Desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

"Mendapat informasi tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi," ujarnya.

Saat berada di lokasi, Kombes Pol Putu melanjutkan, petugas mencurigai dua pria yang terburu-buru masuk ke dalam sebuah mobil. Melihat gelagat mencurigakan, tim segera melakukan pengejaran dan penyergapan.

"Satu tersangka berinisial JT berhasil diamankan, sementara satu orang lainnya melarikan diri," jelasnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu bungkus plastik sabu merek Guan Yin Wang warna kuning seberat 1 kg, yang diduga berasal dari jaringan narkoba internasional Malaysia-Indonesia.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, JT mengaku diperintahkan oleh seseorang berinisial JBL untuk mengantarkan sabu tersebut ke Kota Padang," tambah Kombes Pol Putu.

Saat ini, tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Mapolda Riau untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih memburu pelaku lain yang berhasil melarikan diri.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau seumur hidup," tutupnya. 

Sumber : https://riauaktual.com/news/detail/104457/polda-riau-gagalkan-penyelundupan-1-kg-sabu-ke-padang-satu-pelaku-ditangkap

Bupati Inhil Hadiri Press Release Statistik Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi











RIAUFAKTA.ID, ADV - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, menghadiri acara press release resmi data statistik inflasi Kota Tembilahan untuk bulan Februari 2025 serta pertumbuhan ekonomi Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2024. 

Acara yang dilaksanakan di Aula Bappeda Inhil, Jalan Akasia, Tembilahan, ini juga dihadiri oleh Penjabat Sekda Inhil, Ketua BPS Inhil, Kepala Bappeda Inhil, serta pejabat terkait lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten  Inhil.

Dalam sambutannya, Bupati Inhil Haji Herman menyampaikan pentingnya informasi terkait inflasi dan pertumbuhan ekonomi bagi perencanaan pembangunan daerah. 

"Data inflasi dan pertumbuhan ekonomi ini sangat penting untuk merancang kebijakan yang tepat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hilir," kata Haji Herman, Senin (3/3/2025).

Acara ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi ekonomi daerah, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi inflasi dan pertumbuhan ekonomi. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BPS Inhil juga memaparkan hasil survei dan analisis terkini yang menunjukkan tren inflasi di Kota Tembilahan serta sektor-sektor yang menjadi pendorong utama dalam pertumbuhan ekonomi Kabupaten Indragiri Hilir.

Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta dapat mengajukan pertanyaan terkait data dan kebijakan ekonomi yang dibahas dalam press release tersebut.

DPRD Inhil Gelar Agenda Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Inhil Terpilih Periode 2025-2030










RIAUFAKTA.ID, ADV - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil menggelar rapat paripurna ke-7 tahun 2025 di gedung DPRD Inhil Jalan Soebrantas Senin,03/02/2025.

Masa sidang ke-2 tahun 2025 yang di pimpin oleh ketua DPRD Inhil Iwan Taruna tersebut berisi agenda serah terima jabatan bupati dan wakil bupati terpilih periode 2025-2030 sekaligus penyampaian pidato bupati Indragiri hilir terpilih.

Herman yang didampingi Yuliantini dalam pidatonya menyampaikan ucapan terima kasih kepada penjabat bupati Erisman Yahya yang telah mengabdikan diri sebagai penjabat bupati Inhil.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pj bupati Erisman atas dedikasinya dalam membangun indragirihilir selama menjabat sebagai Pj bupati,"ucap Herman.

Sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih Herman mengungkapkan akan bekerja secara maksimal untuk pembangunan Inhil 5 tahun mendatang.

"Sebagai petugas dan Pelayan masyarakat, kami akan bekerja maksimal.Kami memiliki prinsip sedikit bicara banyak bekerja,"paparnya.

Pasca dilantik sebagai bupati dan wakil bupati terpilih, Herman memaparkan beberapa fokus  utama yang akan di laksanakan di bawah kepemimpinan nanti di antaranya :

1. Program cetak sawah seluas 14 ribu hektar sesuai instruksi presiden RI untuk ketahanan pangan daerah dan nasional.

2. Efisiensi serta efektifitas belanja daerah harus tepat sasaran guna meminimalisir defisit anggaran.

3. Percepatan pembangunan  infrasturktur Kabupaten Kota, Kecamatan hingga Desa.

4.Pelayanan publik dan kesehatan secara maksimal.

5. Memperkuat sosial kemasyarakatan guna membangun citra kabupaten Inhil menjadi lebih baik.

Herman melanjutkan Visi misi yang pernah di rencanakan saat kampanye akan terus dilakukan secara bertahap dan konsisten selama 5 tahun kedepan mengingat tofograpi wilayah Inhil begitu luas.

"Kami akan mewujudkan visi misi kami secara bertahap, konsisten dan fokus untuk membangun Indragiri hilir 5 tahun kedepan," pungkasnya.

Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna turut menyampaikan dukungan terhadap rencana serta program yang akan di laksanakan oleh bupati dan wakil bupati terpilih. Iwan menyebut DPRD pada prinsipnya akan mendukung upaya pemerintah guna melanjutkan pembangunan di kabupaten Indragiri hilir.

"Kami di DPRD siap mendukung kebijakan pemerintah demi kemajuan bersama untuk membangun daerah menjadi lebih baik,"ucapnya.***

© Copyright 2019 Riaufakta.id | All Right Reserved