-->

Monday, March 10, 2025

Sepasang Suami istri ditangkap Polisi Karena Kedapatan Membawa 10 Butir Pil Ekstasi


 








RIAUFAKTA.ID, PEKANBARU – Sepasang suami istri muda yang tengah mengungsi akibat banjir di Pekanbaru ditangkap polisi karena kedapatan membawa 10 butir pil ekstasi. Keduanya diamankan saat perjalanan menuju rumah keluarga di Jalan Sudirman, Minggu (3/3/25) dini hari.

Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Oka M. Syahrial, melalui Kanit Reskrim, Iptu Dodi Vivino, mengungkapkan bahwa pasangan tersebut berinisial NS (20) dan GM (16).

Mereka diketahui telah delapan bulan mengedarkan narkotika dengan sistem transaksi tunai di tempat (COD).

"Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas keduanya. Setelah penyelidikan, tim mendapati mereka hendak mengungsi, lalu melakukan pemeriksaan dan menemukan pil ekstasi dalam tas masing-masing," ujar Iptu Dodi Vivino, Senin (10/3/25).

Dalam pemeriksaan, polisi menemukan enam butir ekstasi di dalam tas NS dan empat butir lainnya di tas GM.

Keduanya mengaku memperoleh barang tersebut dari seorang narapidana yang masih dalam penyelidikan asal-usulnya.

"Saat ini, keduanya beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tenayan Raya untuk proses lebih lanjut," ungkap Dodi.

Akibat perbuatannya, NS dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) Jo 132 (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman lebih dari tujuh tahun penjara. Sementara itu, GM yang masih di bawah umur akan diproses sesuai Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

"Kami mengimbau masyarakat untuk terus bekerja sama dalam memberantas peredaran narkoba. Jika ada informasi, segera laporkan kepada pihak kepolisian," tutup Iptu Dodi Vivino.

Sumber : https://riauaktual.com/news/detail/104654/pasangan-muda-pengungsi-banjir-di-pekanbaru-ditangkap-kedapatan-bawa-pil-ekstasi

Sunday, March 9, 2025

Bupati Inhil Kumpulkan Mobil Dinas Pejabat, Dicek dan Diperiksa








RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Demi tertibnya administrasi barang milik Pemerintah Daerah (Pemda), Bupati Indragiri Hilir, Haji Herman lakukan pemeriksaan langsung mobil dinas Aparatur Sipil Negara se Kabupaten Inhil. 

Terdapat 160 unit kendaraan plat merah terparkir di halaman kantor bupati pada Senin (10/3) pagi, guna diperiksa oleh Bupati Inhil yang dalam hal ini didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Tantawi Jauhari dan stakeholder terkait.

“Memang yang ada hari ini baru 160 unit, belum terkumpul semua karena masih ada kendaraan yang sedang beroperasi di lapangan dan adapula yang mengalami rusak berat”, ungkap Bupati Inhil, Haji Herman.

Orang nomor satu di Inhil ini menjelaskan, dikumpulkannya kendaraan dinas tersebut demi pengelolaan aset pemda yang efektif dan efisien.

“Kita ingin lihat jumlah kendaraan yang siap untuk beroperasi. Setelah kita cek, akan kita diskusikan untuk pemeretaan pada masing-masing  perangkat daerah,"

"Kalau ada yang layak untuk dilelang sesuai penilaian Tim Independent, tak menutup kemungkinan akan kita lelang”, Bupati Herman melanjutkan.

Tak hanya kendaraan roda 4 dan 6 , selanjutnya Pemkab Inhil akan melakukan pemeriksaan untuk kendaraan roda dua. Dengan adanya pemeriksaan ini, selain untuk tertib administrasi tetapi juga meningkatkan rasa tanggung jawab bagi pengguna kendaraan dinas tersebut.

Wabup Inhil Ajak Masyarakat Teluk Belengkong Rutin Cek Kesehatan










RIAUFAKTA.ID, ADV - Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil),  Yuliantini, ajak masyarakat Teluk Belengkong untuk rutin screening kesehatan.

Ajakan tersebut disampaikan Wabup saat agenda Safari Ramadhan di Kecamatan Teluk Belengkong, Minggu (9/3/2025).

Wabup Yuliantini bahkan ikut mencoba rangkaian tes kesehatan gratis yang digelar di Kantor Camat Teluk Belengkong ini, untuk memotivasi masyarakat.

“Kalau diperiksa rutin, kita akan tahu penyakit yang dialami dan akan cepat penanganannya. Jadi masyarakat jangan takut untuk screening, ya”, ujar Wakil Bupati.

Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salahsatu sektor yang diperhatikan Bupati dan Wabup Inhil. 

Yuliantinipun berdialog dengan Kepala Puskesmas dan Camat untuk mencermati persoalan kesehatan di Teluk Belengkong.

Ada tiga persoalan kesehatan yang terjadi di Teluk Belengkong, pertama kurangnya tenaga dokter, di sini hanya ada 1 dokter umum dan 1 dokter gigi. 

"Kedua, perlunya ambulans air yang memenuhi standar kesehatan untuk mengangkut pasien rujukan ke kabupaten dan yang ketiga pembangunan puskesmas”, jelas Yuliantini.

Persoalan tersebut akan dibahas bersama Bupati Inhil, dengan menghubungi perangkat daerah terkait. 

Selain pelayanan pada bidang kesehatan, di kantor Camat Teluk Belengkong juga dilaksanakan pelayanan publik lainnya berupa Perekaman Kartu Tanda Penduduk Eletronik.

TMMD ke-123 Kodim 0314/Inhil, Pembangunan Sumur Bor Terus Dikebut Hingga Rampung








RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN – Personel Kodim 0314/Inhil yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 terus menggesa penyelesaian sasaran fisik guna memastikan seluruh program rampung sesuai target yang telah ditetapkan.

Salah satu sasaran utama yang tengah dikebut adalah pembangunan lima unit sumur bor yang tersebar di Desa Mumpa dan Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling. 

Pembangunan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat dan meningkatkan kualitas hidup warga.

Saat ini, proses pembangunan telah memasuki tahap akhir, yang mencakup pemasangan komponen sumur, pembukaan papan mal dan pemelasteran tiang tower, pengecatan, serta pemasangan kerangkeng pelindung mesin sumur bor. Pekerjaan ini merupakan bagian dari proses finishing sebelum sumur bor dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Komandan Kodim 0314/Inhil, Letkol Inf Fikky Nur Kuncoro Jati, S.H., M.Han., mengatakan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih yang layak.

"Saat ini, progres pembangunan sumur bor ini telah mencapai lebih kurang 95 persen. Kami terus berupaya agar seluruh pekerjaan dapat rampung tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Dandim.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga, terutama dalam meningkatkan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebanyak lima unit sumur bor dibangun dalam program TMMD ke-123 Kodim 0314/Inhil tahun anggaran 2025 yang tersebar di desa Mumpa dan Karya Tunas Jaya, kecamatan Tempuling.

Saturday, March 8, 2025

Wabup Inhil Yuliantini Serahkan Bantuan Kepada Kaum Dhuafa









RIAUFAKTA.ID, ADV -  8 Maret 2025– Dalam rangka safari Ramadhan, Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yulintini, melaksanakan solat zuhur berjamaah di Masjid Nurul Muslimin, Desa Teluk Nibung. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat setempat, serta diisi dengan laporan dari Kepala Desa Teluk Nibung, Sucipto, S.Pd.

Dalam sambutannya, Plt Camat Pulau Burung, Razali, S.Sos, mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati dan menyampaikan pentingnya kegiatan seperti ini untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga menekankan komitmennya dalam mendukung program-program pemerintah daerah.

Wakil Bupati Yulintini, S.Sos, M.Si, memulai sambutannya dengan penyerahan bantuan dhuafa yang didampingi oleh Ketua Baznas Indragiri Hilir. Dalam sambutannya, Yulintini menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama di bulan suci Ramadhan. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban yang dihadapi oleh masyarakat yang kurang mampu.

Acara dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz H. Syaiful Anwar, M.Pd, yang juga merupakan Ketua Dewan Masjid Kabupaten Indragiri Hilir. Dalam tausiah tersebut, Ustadz Syaiful mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan ibadah dan keimanan di bulan Ramadhan.

Di akhir acara, Wakil Bupati Yulintini meluangkan waktu untuk berdialog dengan masyarakat. Dialog ini menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan harapan mereka kepada pemerintah. Kehangatan suasana dan antusiasme masyarakat menandakan hubungan yang baik antara pemerintah dan warga Desa Teluk Nibung.

Friday, March 7, 2025

Persoalan Hama Kumbang, Bupati Inhil Saksikan Proses Mediasi Masyarakat dengan PT THIP









RIAUFAKTA.ID, ADV - Persoalan antara masyarakat dengan PT THIP akibat serangan hama kumbang terhadap kebun masyarakat Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran akibat replanting dari perusahaan, kini menemukan jalan tengah. 

Melewati berbagai proses mediasi, kedua belah pihakpun menandatangani kesepakatan bersama pada Jumat 7 Maret 2025, yang disaksikan langsung oleh Bupati Indragiri Hilir, Haji Herman, Kapolres, Pejabat Pemkab Inhil, Camat dan Forkopimcam Pelangiran, serta unsur terkait. 

Selain penandatanganan kesepakatan, dalam pertemuan di Gedung Olahraga Desa Tanjung simpang kecamatan pelangiran ini, juga dilaksanakan penyerahan tali asih dari PT.THIP kepada masyarakat.

Bupati Hermanpun apresiasi langkah tanggungjawab perusahaan, dengan harapan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh penerima.

"Di Desa Tanjung Simpang ini ada 46 batang parit kebun yang terserang hama kumbang dan tanaman yang mati kurang lebih 22 ribu tanaman. Karena itu PT. THIP akan memberi bantuan bertahap mulai dari Maret hingga bulan Juni", ujar Bupati

Dengan proses 4 tahapan ini, masyarakat diharapkan Bupati dapat bersabar menunggu giliran bantuan. 

"Saya rasa ini adalah solusi untuk kebaikan bersama, dan tentunya perlu waktu untuk menyelesaikan semua bantuan ini. Saya harap masyarakat dapat bersabar dan tenang, Insyaallah semua dapat", tutup Herman.

Thursday, March 6, 2025

Dekranasda Inhil Promosikan Kerajinan Lokal ke Hotel-Hotel di Tembilahan










RIAUFAKTA.ID, ADV – Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Indragiri Hilir, Hj Katerina Susanti Herman, mulai aktif mempromosikan berbagai produk kerajinan khas Inhil, seperti batik, songket, dan anyaman, Kamis (06/03/25)

Kegiatan ini dilakukan dengan mengunjungi beberapa hotel di Tembilahan, sebagai upaya memperkenalkan hasil karya pengrajin lokal kepada masyarakat, khususnya para tamu dan wisatawan yang datang ke Inhil.

"Hari ini, saya dan tim Dekranasda langsung turun ke lapangan, mendatangi beberapa hotel di Tembilahan," ujar Hj Katerina Susanti Herman.

"Saya ingin memastikan bahwa produk-produk kerajinan khas Inhil bisa mendapat tempat, tidak hanya di kalangan masyarakat lokal tetapi juga bagi pendatang," sambungnya.

Menurutnya, keterlibatan pihak hotel dalam memajukan industri kerajinan daerah sangat penting. 

"Kami berharap hotel-hotel di Tembilahan bisa menjadi salah satu sarana untuk mempromosikan hasil karya pengrajin kita,"

"Dengan begitu, wisatawan yang menginap di sini bisa lebih mengenal keunikan dan keindahan kerajinan khas Indragiri Hilir," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Dekranasda Inhil juga ingin membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan pemerintah daerah, guna memperluas jangkauan pemasaran produk lokal. 

"Kami tidak hanya ingin mengenalkan, tetapi juga mendorong agar produk-produk ini bisa lebih bernilai jual dan menjadi kebanggaan daerah," kata Katerina.

Dekranasda Inhil berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor ekonomi kreatif dengan memperluas pemasaran produk lokal. 

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya daerah serta membuka peluang ekonomi bagi para perajin di Kabupaten Indragiri Hilir.

© Copyright 2019 Riaufakta.id | All Right Reserved