Sunday, August 2, 2026
Kepala Kaban Kesbangpol Inhil Zailani Antar Rinawal Zuqni Izzan Ikuti Pusdiklat Paskibraka Provinsi Riau 2026
Thursday, July 30, 2026
Kodim 0314 Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kapolda Riau di Lapangan Kantor Bupati
Wednesday, July 29, 2026
Pemerintah Daerah Melalui Bakesbangpol Inhil Zailani Mendukung Program Pencegahan IRET dan NVE
RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri bersama Satgas Cegah IRET Polres Indragiri Hilir memperkuat sinergi pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) serta Nihilistic Violent Extremism (NVE) melalui koordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu 29 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kesbangpol Kabupaten Indragiri Hilir itu dihadiri personel Satgaswil Riau, Satgas Cegah IRET Polres Inhil, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Indragiri Hilir beserta jajaran, serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir.
Koordinasi tersebut merupakan bagian dari langkah Kolaborasi, Integrasi, dan Sinkronisasi (KIS) antarinstansi untuk memperkuat sistem pencegahan penyebaran paham IRET dan NVE melalui peningkatan koordinasi, pertukaran informasi, serta penguatan peran masing-masing pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh peserta menekankan pentingnya membangun deteksi dini, memperluas edukasi kepada masyarakat, serta memperkuat peran keluarga, lingkungan, dan lembaga pemerintah dalam menciptakan daya tangkal terhadap penyebaran paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Indragiri Hilir, Zailani, menyatakan pihaknya siap mendukung program pencegahan yang dilaksanakan secara terpadu bersama seluruh pemangku kepentingan.
"Pencegahan penyebaran paham IRET dan NVE membutuhkan kolaborasi yang kuat. Kesbangpol Kabupaten Indragiri Hilir siap bersinergi dengan Densus 88 AT Polri, Polres Inhil, serta seluruh stakeholder untuk memperkuat edukasi, deteksi dini, dan menjaga kondusivitas daerah," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
"Melalui koordinasi yang berkelanjutan, kami berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dalam memperkuat literasi masyarakat, meningkatkan kewaspadaan bersama, serta mencegah berkembangnya paham IRET dan NVE di Kabupaten Indragiri Hilir," ungkap perwakilan Satgaswil Riau.
Menurutnya, peningkatan literasi masyarakat dan penguatan kewaspadaan bersama menjadi langkah penting untuk membangun ketahanan sosial, terutama di tengah perkembangan ruang digital yang semakin cepat dan terbuka.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara Satgaswil Riau, Satgas Cegah IRET Polres Indragiri Hilir, dan Kesbangpol Kabupaten Indragiri Hilir untuk terus memperkuat koordinasi, berbagi informasi, serta melaksanakan langkah-langkah preventif secara berkesinambungan guna mewujudkan masyarakat yang aman, toleran, dan tangguh terhadap penyebaran paham IRET dan NVE.
Dandim 0314 Inhil Bersama Bupati Inhil Meninjau Lokasi Rencana Pembangunan Jembatan Garuda
RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Wujud nyata sinergitas TNI dan Pemerintah Daerah dalam melepaskan keterisoliran wilayah kembali ditunjukkan di Kabupaten Indragiri Hilir. Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., bersama Bupati Indragiri Hilir H. Herman, S.E., M.T., turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan garuda yang akan menghubungkan Desa Tekulai Hilir dengan Desa Tanjung Baru.
Jembatan garuda yang direncanakan memiliki panjang 150 meter ini diproyeksikan menjadi jalur vital penghubung dua desa. Selama ini, mobilitas masyarakat antarwilayah tersebut sangat bergantung pada jalur perairan atau memutar dengan jarak yang cukup jauh.
Dandim 0314/Inhil menyampaikan bahwa peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis, kondisi geografis, serta keamanan area pembangunan agar proses pengerjaan nantinya berjalan lancar.
”Pembangunan jembatan garuda ini merupakan bentuk komitmen bersama antara Kodim 0314/Inhil dan Pemkab Inhil untuk menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat mempermudah akses pendidikan, kesehatan, serta mempercepat perputaran roda perekonomian warga Desa Tekulai Hilir dan Tanjung Baru,” ujar Dandim.
Sementa itu, Bupati Inhil mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran Kodim 0314/Inhil yang senantiasa hadir mengawal dan membantu percepatan pembangunan di daerah.
”Kerja sama dan kemunggalan TNI dengan rakyat serta Pemkab menjadi kunci utama percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan. Kita berharap proses perencanaan hingga eksekusi pembangunan jembatan ini dapat berjalan sesuai target,” ungkap Bupati.
Warga setempat menyambut baik peninjauan ini dan berharap pembangunan jembatan garuda dapat segera terealisasi demi kelancaran aktivitas sehari-hari anak sekolah maupun pengangkutan hasil pertanian warga.
Tuesday, July 28, 2026
Kepala Kaban Kesbangpol Inhil Zailani Ikuti Evaluasi SAKIP Bersama KemenPAN-RB, Perkuat Kinerja Pemerintah Daerah
RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Zailani, mengikuti Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bersama Tim Evaluator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) secara virtual di Aula Rapat Kantor Bapperida Inhil, Selasa (28/07/26).
Kegiatan tersebut turut diikuti Asisten II dan Asisten III Setda Inhil, seluruh kepala perangkat daerah, serta para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akuntabilitas, efektivitas kinerja, serta kualitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, Bupati Herman menegaskan bahwa evaluasi SAKIP merupakan momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus memastikan setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan benar-benar berorientasi pada hasil dan kebutuhan masyarakat.
"Evaluasi SAKIP bukan hanya menjadi proses penilaian, tetapi juga momentum untuk terus memperbaiki kinerja, memperkuat akuntabilitas, dan memastikan setiap program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Bupati Herman juga menyampaikan bahwa seluruh masukan dan rekomendasi dari Tim Evaluator KemenPAN-RB akan menjadi acuan dalam menyempurnakan perencanaan, pelaksanaan program, pengukuran kinerja, hingga pelaporan pembangunan daerah.
"Seluruh rekomendasi yang diberikan akan kami tindak lanjuti sebagai dasar penyempurnaan tata kelola pemerintahan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan," tambahnya.
Sementara itu, Tim Evaluator KemenPAN-RB menjelaskan bahwa evaluasi SAKIP bertujuan untuk mengukur tingkat penerapan sistem akuntabilitas kinerja di lingkungan pemerintah daerah. Hasil evaluasi diharapkan menjadi bahan perbaikan berkelanjutan guna mewujudkan birokrasi yang semakin efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil pembangunan.
Peringati Hari Mangrove Sedunia, Kodim 0314 Inhil Laksanakan Penanaman Pohon Mangrove di Kuindra
RIAUFAKTA.ID, TEMBILAHAN - Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia sekaligus mendukung aksi nyata pelestarian lingkungan, Komandan Kodim (Dandim) 0314/Indragiri Hilir Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., mendampingi Bupati Indragiri Hilir H. Herman, S.E., M.T., melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (28/07/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 14.30 WIB tersebut diawali dengan prosesi penanaman bibit mangrove secara serentak oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indragiri Hilir.
Selain Dandim dan Bupati Inhil, kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Budi Setiawan, S.I.K., M.I.K., serta jajaran instansi terkait dan elemen masyarakat setempat.
Di sela kegiatan, Dandim 0314/Inhil menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam aksi pelestarian lingkungan ini merupakan bentuk komitmen sinergi dalam menjaga ekosistem pesisir serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
”Penanaman mangrove ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di Indragiri Hilir. Selain mencegah abrasi, mangrove yang terjaga dengan baik juga mampu menunjang perekonomian warga pesisir melalui potensi budi daya dan olahan lokal,” tegas Dandim.
Seluruh rangkaian kegiatan penanaman mangrove dan peninjauan selesai pada pukul 16.30 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan tertib.








FOLLOW THE Riaufakta.id AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Riaufakta.id on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram